Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

7 Jurusan ITS yang Sepi Peminat dan Persaingannya Tak Begitu Ketat

Kenia Intan oleh Kenia Intan
17 Maret 2023
A A
Mahasiswa PTN Surabaya Lulus Sarjana di Semester 14, Berhasil Melawan Depresi Meski Wisuda Sendirian Karena Teman Seangkatan Sudah Habis.MOJOK.CO

Mahasiswa Surabaya ini merayakan wisuda dengan penuh kesediahan karena lulus menjelang droup out (DO) --Ilustrasi wisuda sarjana (Photo by Cole Keister on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Institut Sepuluh Nopember (ITS) adalah salah satu perguruan tinggi yang menjadi incaran calon mahasiswa. Lulusan SMA atau sederajat dari berbagai penjuru negeri berebut kursi agar bisa melanjutkan pendidikan tinggi di kampus negeri ini. 

Peminat ITS yang begitu besar tercermin dari jalur SBMPTN 2022 yang mencapai 19.778 pendaftar. Padahal daya tampung yang tersedia pada saat itu hanya 1.646 kursi. Tidak mengherankan, persaingan agar bisa diterima di institut yang terletak di Surabaya ini begitu tinggi.

Iklan

Melihat peminatnya yang selalu mencapai puluhan ribu setiap tahunnya, persaingan penerimaan mahasiwa baru ITS tahun ini diperkirakan masih akan ketat. Asal tahu saja, tahun ini ITS membuka penerimaan mahasiswa baru untuk 37 prodi yang tersebar di 6 fakultas. Adapun daya tampung untuk tahun 2023 ini mencapai 1.934 kursi untuk program sarjana(S1) dan sarjana terapan (D4).

Di tengah jumlah pendaftar ITS yang tinggi tahun lalu, terdapat beberapa jurusan yang tidak begitu diminati. Jumlah pendaftarnya memang sudah mencapai ratusan, tetapi angka itu tergolong minim apabila dibandingkan dengan jurusan-jurusan favorit yang bisa menyentuh ribuan pendaftar. Misalnya saja Teknik Informatika (2.564 perndaftar), Sistem Informatika (1.358 pendaftar), dan Teknik Industri (1.225 pendaftar).

Mojok sudah merangkum tujuh jurusan di ITS yang sepi peminat dan memiliki persaingan tidak begitu ketat. Walau perhitungan ini tidak menjamin pendaftar bisa lolos ke ITS, setidaknya selektivitas ini bisa menjadi pertimbangan pendaftar dalam memilih jurusan di kampus favorit itu.

Teknik Transportasi Laut

Daya tampung 2023: 15
Peminat 2022: 100
Selektivitas : 1 banding 6,6

Teknik Sistem Perkapalan

Daya tampung 2023: 18
Peminat 2022: 101
Selektivitas: 1 banding 5,6

Teknik Lepas Lepas Pantai

Daya tampung 2023: 12
Peminat 2022: 138
Selektivitas: 1 banding 11,5

Teknik Keluatan

Daya tampung 2023: 32
Peminat 2022: 178
Selektivitas: 1 banding 5,56

Desain Produk Industri

Daya tampung 2023: 36
Peminat 2022: 199
Selektivitas: 1 banding 5,52

Teknik Sistem Perkapalan

Daya tampung 2023: 42
Peminat 2022: 210
Selektivitas : 1 banding 5

Teknik Fisika

Daya tampung 2023: 42
Peminat 2022: 210
Selektivitas : 1 banding 5

Selain juruasan-jurusan sepi peminat itu, ada beberapa prodi lain yang tergolong baru sehingga peluang diterimanya juga cukup besar. Tiga prodi itu adalah Teknik Telekomunikasi, Teknologi Kedokteran, dan Sains Analitik dan Instrumen Kimia, berikut daya tampungnya di SNBT 2023.

Teknik Telekomunikasi

Daya tampung 2023: 24

Iklan

Teknologi Kedokteran

Daya tampung: 36

Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia

Daya tampung: 18

Di atas adalah beberapa jurusan di ITS yang cenderung sepi peminat. Apabila kalian ingin mengulik lebih lanjut mengenai selektivitas prodi-prodi di ITS bisa kunjungi laman resminya di sini.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 10 Prodi UNAIR yang Sepi Peminat dan Persaingannya Tidak Ketat

 

Terakhir diperbarui pada 17 Maret 2023 oleh

Tags: ITSjurusanKampusPTNSNBT
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO
Esai

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO
Sekolahan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO
Sekolahan

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO
Tajuk

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja.MOJOK.CO

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja

6 Agustus 2026
Mahasiswa KKN UGM dan LPS berkolaborasi hadirkan edukasi literasi keuangan di desa terluar Mentawai MOJOK.CO

Literasi Keuangan untuk Desa Terluar di Mentawai: Jadi Bekal Masyarakat Desa Hadapi Ragam Persoalan Finansial

10 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
Tinggal di kos dekat kampus niat cari kemudahan di awal menjadi mahasiswa baru (maba), malah jadi pemicu konflik sosial yang merepotkan diri sendiri MOJOK.CO

Kos Dekat Kampus Memang Beri Kemudahan, Tapi Jadi Pemicu Rangkaian Konflik Sosial yang Merepotkan Diri Sendiri

10 Agustus 2026
ngaji al-qur'an.MOJOK.CO

Promosi Miras Pakai Hafalan Al-Qur’an: Diklaim Lecehkan Agama, Berpotensi Mengulang Blunder Hollywings 

11 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.