Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

4 Tempat Baca Asik di Yogyakarta, Numpang Ngelamun Juga Cocok

Viola Nada Hafilda oleh Viola Nada Hafilda
26 Juni 2023
A A
tempt baca di yogyakarta mojok.co

Perpustakaan IVAA (@ivaa_id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ada banyak tempat baca di Yogyakarta yang bisa kalian kunjungi. Mojok sudah merangkum empat di antaranya yang cocok untuk membaca, mengerjakan tugas, hingga melamun.

Kini membaca buku tidak hanya untuk menambah wawasan. Kegiatan yang satu ini sudah menjelma menjadi konten yang Instagram-able kata anak muda zaman sekarang. Apalagi kalau membaca buku di tempat yang aesthetic dan ada segelas kopi.

Iklan

Di Yogyakarta sebenarnya ada banyak tempat yang cocok untuk membaca, mengerjakan tugas, hingga melamun. Tempat-tempat itu tidak kalah aesthetic dengan kafe dan koleksi bacaan yang lengkap. Mojok sudah merangkaum empat di antaranya yang paling favorit:

Perpustakaan Kota Yogyakarta

https://www.instagram.com/p/CsKliDZgPYd/?hl=en

Warga Yogyakarta pasti tidak asing dengan perpustakaan yang terletak di Kotabaru ini. Perpustakaan Kota Yogyakarta atau yang sering disebut Puskot ini memang penjuru bagi berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, sampai pengangguran pun kumpul di sini.

Layanan yang tersedia di Puskot cukup banyak seperti koleksi buku, tempat membaca, wifi, ruang diskusi, ruang baca anak, bahkan ruang menonton film. Ditambah, Puskot juga kerap mengadakan lomba-lomba dan acara literasi bagi pelajar. Puskot sendiri buka setiap hari kecuali hari libur nasional. Seperti yang tertera di akun Instagram @puskotjogja, jam layanannya yakni Senin sampai Kamis pukul 08.00—17.00; Jumat pukul 08.00—14.30; Sabtu dan Minggu pukul 08.00—12.00.

Jogja Library Center

https://www.instagram.com/p/Ctp8YyXsF1c/?hl=en

Saat memasuki Jogja Library Center (JLC), pengunjung disuguhi pemandangan ribuan arsip tersusun di rak-rak raksasa. Tentu ini adalah pemandangan indah bagi para kolektor arsip dan penikmat sejarah. Sebab JLC menyediakan arsip-arsip pasca-kemerdekaan yang Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY kelola. Bukan hanya arsip daerah dan nasional, melainkan buku-buku bacaan juga tersedia di sini. Terlebih, terdapat Kyoto Book Corner yang menyajikan buku-buku hasil kerja sama Pemerintah Daerah DIY dengan Prefektur Kyoto, Jepang.

Arsitektur khas Belanda dan angin sepoi-sepoi yang masuk melalui celah jendela membuat pengunjung ingin berlama-lama di JLC. Perpaduan lantai yang dingin, keheningan yang bikin tenang, serta arsip berita-berita nasional era Orde Baru sangat mendukung imajinasi saya. Rasanya seperti menembus ruang dan waktu. Membaca berita-berita Reformasi 1998 membuat saya menggebu-gebu untuk menciptakan perubahan. Namun, setelah keluar dari JLC, lagi-lagi disadarkan bahwa saya masih harus mengubek-ubek laman Jobstreet ketimbang mengubah Indonesia.

Untuk mengunjungi JLC, kita harus cukup jeli saat menyusuri Jalan Malioboro. Perpustakaan ini seperti menyaru toko-toko di sepanjang jalan. Adapun jam kunjung JLC hanya hari Senin sampai Jumat pukul 08.00—15.30.

Indonesian Visual Art Archive (IVAA)

https://www.instagram.com/p/CtVZh1IyFuM/

Singgah di IVAA menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang tertarik memelajari seni rupa. Di sini, kamu dapat mengakses koleksi buku, katalog pameran, majalah seni, jurnal, naskah, sampai publikasi ihwal seni rupa Indonesia. Koleksi ini mencakup materi dari masa lalu hingga karya-karya terkini.

Berdasarkan yang tertera di sorotan Instagram @ivaa_id, layanan perpustakaan, dan ruangnya memiliki nama Rumah IVAA. Layanan ini sendiri bersifat publik dan terbuka pada hari Senin sampai Jumat pukul 09.00—17.00. Tidak sulit untuk menemukan lokasi IVAA sebab letaknya yang strategis. IVAA terletak di daerah Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta.

KUNCI Study Forum & Collective

https://www.instagram.com/p/CrELbk5S42J/

Iklan

Mengutip laman resminya, KUNCI adalah kelompok belajar yang juga mengelola ruang, diskusi, perpustakaan, penelitian, penerbitan, percetakan, dan pengorganisasian sekolah. Seperti yang telah tersebut sebelumnya, salah satu yang KUNCI kelola adalah perpustakaan.

Menurut kawan saya yang beberapa kali mengunjungi KUNCI, ia merasa bahwa tempat ini bukan sekadar menyediakan ruang secara fisik. Lebih dari itu, ia menemukan ruang yang supportif dan terbuka atas problem apapun dalam proses menjelajah ilmu.

KUNCI beralamat di Jl. Ngadinegaran No.100, Mantrijeron, Yogyakarta. Terkait waktu berkunjung, antara pukul 13.00—19.00.

Penulis: Viola N. Hafilda
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Segini Batasan Jumlah Rokok saat Haji yang Sering Dilanggar Jemaah Indonesia

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2023 oleh

Tags: membacaperpustakaanperpustakaan di Yogyakartaperpustakaan Yogyakartatempat bacaYogyakarta
Viola Nada Hafilda

Viola Nada Hafilda

Magang Mojok

Artikel Terkait

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO
Kabar

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO
Sekolahan

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO
Kabar

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.