Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Kronologi Polisi Grebeg Pabrik Keripik Pisang Rasa Narkoba di Bantul yang Dijual Rp6 Juta Per Bungkus

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
4 November 2023
A A
Kronologi Poligi Grebeg Keripik Pisang Rasa Narkoba di Bantul yang Dijual Rp6 Juta Per Bungkus MOJOK.CO

Polisi memperlihatkan pelaku penjualan keripik pisang narkoba di Banguntapan, Bantul, Jumat (03/11/2023). (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bareskrim Polri dan Polda DIY menggerebeg pabrik keripik pisang rasa narkoba di Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Berawal dari patroli siber Mabes Polri yang curiga ada keripik pisang yang dijual Rp6 juta per bungkus. 

Bareskrim Mabes Polri dan Polda DIY menggerebeg pabrik pembuatan keripik pisang dan happy water yang dicampur narkoba. Ini merupakan modus baru karena pelaku mencampur narkoba dengan makanan dan menjualnya dengan harga mahal di media sosial.

“Di [medsos] situ dicantumkan kok keripik pisang harganya tinggi kan tidak masuk akal. Sehingga kita curiga dan dilakukan tracing, pemantauan terkait penjualan [narkoba] tersebut,” ungkap Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada dalam keterangannya kepada wartawan di Banguntapan, Bantul, Jumat (03/11/2023).

Kronologi kejadian

Menurut Wahyu, terbongkarnya kasus narkoba tersebut bermula saat Bareskrim Polri melakukan operasi siber di akun-akun media sosial (medsos) yang menjual keripik pisang dengan harga yang sangat tinggi. Dalam penyelidikan, polisi pun menemukan penjualan keripik pisang dengan harga yang tinggi hingga mencapai Rp6 juta. Sedangkan harga happy water mencapai Rp1,2 juta.

“Selanjutnya oleh teman-teman Direktorat narkoba Bareskrim Polri melakukan penyelidikan selama satu bulan, mengikuti dinamikanya,” jelasnya.

Pabrik keripik pisang narkoba ternyata ada di Bantul dan Magelang

Setelah penyelidikan, polisi melakukan penangkapan pelaku melalui undercover buy atau menyamar sebagai pembeli di medsos.

Selanjutnya pada Kamis (2/11/2023), polisi melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pengiriman barang di daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

“Dan kami menemukan barang bukti happy water dan keripik pisang. Dari jumlah total barang bukti yang kita amankan ada 426 bungkus keripik pisang berbagai ukuran dan 2.022 botol happy water dan masih ada 10 kilogram bahan baku narkobanya,” ucapnya.

Dari hasil operasi tersebut, polisi bisa menangkap tiga orang yang ada di Depok, yakni pemilik akun, pemilik rekening dan juga penjual barang-barang yang sampai di Depok. Setelah pengembangan lalu polisi mendatangi tiga TKP lainnya yaitu di Kaliaking, Magelang, Potorono dan Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Dari hasil pengembangan, pabrik keripik pisang tersebut ternyata berada di Banguntapan Bantul, Potorono Bantul. Selain itu di Kaliangking, Magelang, Jateng.

Amankan delapan pelaku

Dari hasil operasi tersebut, polisi bisa menangkap 8 orang pelaku. MAP bertindak sebagai pemilik akun, D sebagai pemilik rekening, BS sebagai pengolah keripik, AS sebagai pengambil hasil produksi dan penjaga gudang dan EH penjual atau distributor barang-barang tersebut.

“MRE, AR dan R sebagai pengolah atau koki. Empat orang masih DPO (daftar pencarian orang-red) yang berperan sebagai pengendali di setiap TKP. Dari delapan orang yang kita amankan ini masing-masing memiliki peran yang berbeda-beda seperti pengelola akun media sosial, pemegang rekening, pengambil hasil produksi, penjaga gudang pemasaran kemudian ada produsen atau pengolah dan distributor. Saat ini masih kita cari DPO lainnya,” paparnya.

Pabrik keripik pisang rasa narkoba berdiri sebulan

Wahyu menambahkan, para pelaku mendirikan usaha rumahan pembuatan keripik pisang narkoba tersebut sekitar satu bulan lalu. Mereka memasarkan dagangannya melalui medsos. Karenanya dengan adanya pengungkapan ini, polisi bisa menyelamatkan ribuan orang yang berpotensi melakukan penyalahgunaan narkoba.

“Dengan asumsi bahwa satu bungkus kripik pisang bisa beberapa orang, kita bisa menyelamatkan sekitar 72 ribu orang dari penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Iklan

Kepada pelaku dijerat beberapa pasal, yakni pasal 114 ayat (2) jo. pasal 132 ayat (1) subsider pasal 113 ayat (2) jo. pasal 132 ayat (1) lebih subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.=

“Untuk dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman mati serta denda minimal Rp 800 juta dan maksimal Rp 10 miliar,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA  Lurah Maguwoharjo Tersangkut Kasus Mafia Tanah, Kini Jadi Tahanan Kota

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 4 November 2023 oleh

Tags: Bantulkeripik pisangnarkobaPolisi
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO
Bidikan

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO
Jagat

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
bantul, korupsi politik, budaya korupsi.MOJOK.CO
Aktual

Raibnya Miliaran Dana Kalurahan di Bantul, Ada Penyelewengan

16 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wawancara beasiswa LPDP

Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

20 Februari 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Toyota Avanza Perusak Gengsi, Gak Waras Gak Berani Beli MOJOK.CO

Toyota Avanza Bekas Perusak Gengsi, tapi Orang Waras Pasti Tidak Ragu untuk Membeli Mobil yang Ramah Ekonomi Keluarga Ini

24 Februari 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.