Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Korban Merupakan Mahasiswa PTS, Polisi Tangkap Dua Pelaku Mutilasi di Sleman

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
16 Juli 2023
A A
Korban Merupakan Mahasiswa PTS, Polisi Tangkap Dua Pelaku Mutilasi di Sleman. MOJOK.CO

Kedua pelaku mutilasi di Sleman dihadirkan di Mapolda DIY, Minggu (16/07/2023). (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Penemuan potongan tubuh korban mutilasi di Sleman, Yogyakarta akhirnya menemui titik terang. Polisi berhasil menangkap dua pelaku yang membuang beberapa bagian tubuh korban di sejumlah tempat. Korban merupakan mahasiswa yang kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

Polisi mengamankan dua pelaku, laki-laki berinisial W dan RD saat kabur ke Bogor, Jawa Barat. Polisi meringkus  kedua laki-laki tersebut saat bersembunyi di rumah RD.

Pelaku merupakan kenalan korban

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya kompor satu tungku, pisau, cangkul, palu, baskom, dua ember, serbet dan handphone. 

Polisi menemukan barang bukti tersebut di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Triharjo, Sleman. Tempat ini merupakan kos salah satu pelaku, W.

“Lalu hasil analisa sementara kemudian disimpulkan bahwa pelaku tersebut ada di daerah wilayah Jawa Barat, tim opsnal beserta perangkatnya. [Tim] melakukan pengejaran dan akhirnya kami berhasil mengamankan dan menangkap terduga pelaku,” ungkap Dirreskrimum Polda DIY Kombes FX Endriadi kepada wartawan di Mapolda DIY, Minggu (16/07/2023).

Menurut Endriadi, kedua pelaku merupakan kenalan korban. W  berasal dari Magelang, sedangkan RD memiliki kartu identitas beralamatkan di DKI Jakarta.

Dari keterangan, W merupakan salah seorang karyawan di sebuah usaha kuliner. Sedangkan RD merupakan pedagang kue.

“Terduga pelaku W ini KTP warga Magelang, kemudian RD KTP-nya warga DKI Jakarta,” jelasnya.

Korban mutilasi mahasiswa PTS

Endriadi menambahkan, selain pelaku, polisi juga sudah memastikan identitas korban mutilasi. Korban adalah seorang laki-laki R yang merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di  Yogyakarta.

“Tim menemukan identitas korban. Identitas korban tersebut atas nama inisial R. Yang bersangkutan adalah mahasiswa yang berkuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta,” jelasnya.

Polisi saat ini masih menelusuri motif pelaku melakukan pembunuhan dan mutilasi terhadap korban. R merupakan warga Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Iya [warga pangkalpinang]. Nanti [keluarganya akan kita informasikan,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan polisi menemukan sejumlah  potongan tubuh di kawasan Kapanewon Turi, Sleman sejak Rabu (12/07/2023) kemarin. Polisi juga menemukan beberapa potongan tubuh manusia di daerah lain seperti Kalurahan Merdikorejo, Tempel, Sleman. Ada beberapa bagian tubuh yang ditemukan. Seperti kepala, kaki dan juga bagian tangan korban.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA Warga Temukan Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Sleman

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2023 oleh

Tags: Mahasiswamutilasipelaku mutilasisleman
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)
Pojokan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Anak rantau di Jogja pilih jadi marbot. MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid

6 Maret 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co
Pojokan

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO

Sisi Lain Penerima KIP Kuliah yang Tak Dipahami Para Mahasiswa “Polisi Moral”, Dituntut Untuk Selalu Terlihat Miskin dan Menderita

12 Maret 2026
Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Seorang kakak (anak perempuan pertama) kerja keras jadi tulang punggung keluarga gara-gara ortu miskin dan adik tidak tahu diri MOJOK.CO

Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga

11 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.