Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gadjah Mada Intellectual Club Kritisi Program MBG yang Menyedot Anggaran Pendidikan

Redaksi oleh Redaksi
28 November 2025
A A
UGM MBG Mojok.co

Gadjah Mada Intellectual Club 2025.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – Gadjah Mada Intellectual Club mengkritisi kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyedot anggaran pendidikan. Sementara kesejahteraan guru masih memprihatinkan. Perlu reformasi struktural dan mendesak negara untuk kembali pada filosofi pendidikan yang membebaskan, setara, dan menghentikankan komersialisasi pendidikan yang merugikan rakyat.

BK MWA-UM UGM, Formad UGM, Forkom UKM UGM dan Anstrat BEM KM UGM sukses menggelar diskusi publik Gadjah Mada Intellectual Club (GIC) 2025 bertajuk “Anggaran Pendidikan Tak Terarah, Negara Harus Berbenah”. Acara ini berlangsung pada Minggu, 23 November 2025 di UGM Shop, GIK UGM.

Sejumlah tokoh hadir sebagai narasumber, antara lain Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudin, M.P.P. ;Dewan Pendidikan DIY Timotius Apriyanto; Direktur Caksana Institute Wasingatu Zakiyah; Head of Training NALAR Institute Joko Susilo; serta Wakil Rektor Keuangan dan SDM UGM Prof. Supriyadi, M.Sc., Ph.D., CMA., CA., Ak.

Isu soal anggaran pendidikan ini bermula dari keresahan terhadap tata kelola anggaran pendidikan nasional (Mandatory Spending 20%) yang dinilai tidak tepat sasaran dan mengalami disorientasi dalam pelaksanaannya. Salah satu sorotan utama dalam diskusi ini adalah perihal masuknya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sangat membebani pos anggaran pendidikan hingga ratusan triliun rupiah.

Timotius Apriyanto dari Dewan Pendidikan DIY menyoroti ketidakjelasan kebijakan nasional, khususnya anggaran pendidikan sebesar 757,8 Triliun justru tergerus oleh program MBG yang mengambil porsi sangat besar, sementara kesejahteraan guru, khususnya guru PAUD dan honorer masih sangat memprihatinkan dengan upah yang jauh dibawah kata “layak”.

Tiga dosa negara

Senada dengan hal tersebut, Direktur Caksana Institute, Wasingatu Zakiyah, mengkritik keras fenomena yang ia sebut sebagai “Tiga Dosa Negara di Ranah Pendidikan” yaitu manipulasi anggaran, pengaburan mandat, dan ketidakjujuran fiskal. Menurutnya pendidikan adalah barang publik yang tidak boleh dijadikan ladang keuntungan.

“Pendidikan gratis adalah hak setiap warga negara, Jika pendidikan telah dikomodifikasi, tindakan itu adalah pengkhianatan terhadap konstitusi. Program MBG harusnya masuk pos kesehatan dan tidak seharusnya memakan anggaran pendidikan. Ini adalah bentuk manipulasi negara yang harus kita gugat” tegas Zakiyah.

Dari sisi pengelola perguruan tinggi, Prof. Supriyadi memaparkan tantangan berat yang dihadapi oleh PTN Berbadan Hukum (PTN-BH) seperti UGM, beliau mengungkapkan bahwa subsidi pemerintah atau BPOTN BH hanya menutup sebagian kecil kebutuhan operasional, sekitar 5,8% hingga 12% dari total penerimaan.  Hal ini memaksa kampus untuk mandiri secara finansial, ya akibatnya, seringkali berdampak pada beban biaya kuliah mahasiswa.

Dalam diskusi ini, Joko Susilo juga turut memberikan kritik tajam mengenai ketidakjelasan identitas institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Mas Joko, membandingkan dengan negara-negara Skandinavia sampai Jerman yang mana Universitas sebagai (Public State University) ini di gratiskan atau sangat murah karena disokong penuh oleh negara.

“Di Indonesia, ‘tiga jenis kelamin’ universitas ini tidak pernah jelas. Apakah Public State, Non-Profit, atau For-Profit? Ketidakjelasan ini membuat pendidikan tingkat tinggi diposisikan sebagai jasa dagang” ujarnya.

Forum ini menyimpulkan perlunya reformasi struktural dan mendesak negara untuk kembali pada filosofi pendidikan yang membebaskan, setara, dan menghentikankan komersialisasi pendidikan yang merugikan rakyat.

BACA JUGA Tutup Dapur SPPG dan Libatkan Kantin Sekolah adalah Solusi Atasi Krisis MBG atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

Terakhir diperbarui pada 28 November 2025 oleh

Tags: MBGUGM
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO
Edumojok

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Anselmus Way, lulusan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) pilih usaha keripik singkong hingga ayam geprek, tapi sukses MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan FISIPOL UGM Jualan Keripik dan Ayam Geprek, Tapi Jadi Penopang Ekonomi Keluarga usai Nyaris Putus Asa

7 Maret 2026
Anak Akuntansi UGM burnout. MOJOK.CO
Edumojok

Anak dari Pulau Bangka Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Jadi Wisudawan Terbaik, bikin Orang Tua Bangga dengan Gelar Sarjana Akuntansi

6 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.