Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Omzet Pameran UMKM Hari Jadi ke-80 Jateng Lampaui Target, Tembus Rp1,4 Miliar

Redaksi oleh Redaksi
23 Agustus 2025
A A
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di salah satu stand UMKM kuliner MOJOK.CO

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di salah satu stand peserta pameran UMKM kuliner. (Dok.Humas Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pameran UMKM yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah melampaui target. Selama tiga hari penyelenggaraan, 20–22 Agustus 2025, transaksi yang tercatat mencapai Rp1,4 miliar, jauh di atas target Rp600 juta.

Capaian ini jauh melampaui target awal Rp600 juta, sekaligus lebih dari dua kali lipat hasil tahun lalu yang hanya mencapai Rp560 juta.

“Tahun lalu omzetnya Rp560 juta, sekarang jadi Rp1,4 miliar,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, usai Closing Ceremony Pameran Hari Jadi Jawa Tengah, di Halaman Kantor Gubernur Jateng, Jumat (22/8/2025) malam.

Targetkan UMKM Jateng makin dikenal

Capaian transaksi itu, kata Sumarno, diharapkan benar-benar menjadi pemicu bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah bisa tumbuh. Sebab, salah satu tujuan digelarnya acara tersebut agar produk-produk UMKM di provinsi ini bisa dikenal masyarakat lebih luas.

Masih dalam satu rangkaian kegiatan tersebut, sebelumnya juga diadakan kegiatan kontak bisnis (business matching). Dalam acara itu, mempertemukan rantai pasok mulai dari pelaku UMKM dengan industri menengah hingga besar, sertifikasi produk, perizinan dari pemerintahan, serta sektor pembiayaan usaha.

“Kami berharap nanti akan terjadi hubungan transaksi berkelanjutan, dan tentu saja akan menjadikan UMKM di Jawa Tengah berkembang. Harapan besarnya, UMKM di Jawa Tengah ini bisa tumbuh lebih besar,” ucap Sumarno.

Lebih lanjut, dia mengatakan, makin tumbuh dan banyaknya UMKM akan berdampak pada perekonomian serta terbukanya lapangan pekerjaan.

Wakil Gubernur Taj Yasin di salah stand kerajinan kulit. MOJOK.CO
Wakil Gubernur Taj Yasin di salah stand kerajinan kulit. (Dok.Humas Jateng)

Pemprov Jateng fasilitasi usaha mikro kecil dan menengah

Dikatakan Sumarno, pelaku UMKM merupakan sektor usaha yang tahan terhadap banyak tantangan. Oleh karenanya, ia mengajak pelaku di sektor tersebut untuk terus berjuang agar usahanya semakin maju.

“Kami dari pemerintah mendukung UMKM. Nanti yang teman-teman UMKM butuhkan, mohon sampaikan kepada kami, apa yang bisa kita fasilitasi sesuai dengan kapasitas kemampuan kita,” ucapnya.

Sebagai informasi, pameran UMKM tersebut diikuti 228 gerai, yang menampilkan berbagai produk khas daerah, mulai dari kuliner, produk kerajinan, fesyen, dan lain sebagainya.

Gerai-gerai pameran itu meliputi: 30 gerai Kampung Halal dan BUMD, 35 gerai Kampung Dekranasda Expo, 50 gerai Kampung Kuliner dan Jamu, 77 gerai Kampung Program, 16 gerai Kampung Nostalgia Era 70-an, 20 gerai Kampung UMKM Milenial Bank Jateng, dan 7 mobil pelayanan. (Adv)

BACA JUGA: Rp180 Juta untuk Warga Korban Kebakaran Sumur Minyak di Blora  atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 23 Agustus 2025 oleh

Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co
Pojokan

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala 'Big Tech' MOJOK.CO
Esai

Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala ‘Big Tech’

25 Februari 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO
Edumojok

Mahasiswa KIP Kuliah Ikut Dihujat Imbas “Oknum” yang Foya-Foya Pakai Duit Beasiswa, Padahal Beneran Hidup Susah hingga Rela Makan Sampah di Kos

25 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)
Pojokan

Innova Reborn: Mobilnya “Orang Bodoh dan Pemalas”, Khususnya yang Nggak Paham Investasi

25 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

pendatang di jogja.MOJOK.CO

Nasib Menjadi “Pendatang” di Jogja: Selalu Disalahkan Atas Masalah yang Terjadi, padahal Menjadi Sumber Penghasilan Para Akamsi

18 Februari 2026
pertamina bikin mudik lewat jalan tol semakin mudah.MOJOK.CO

Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access

20 Februari 2026
KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO

Pengalaman Nekat 24 Jam Naik Kereta Api Jogja-Jakarta, Cuma Habis Rp80 Ribuan tapi Berujung Meriang dan Dihina “Miskin”

19 Februari 2026
Masjid Menara Kudus yang dibangun Sunan Kudus. MOJOK.CO

Menapaki Minaret Pertama di Indonesia untuk Mendalami Pesan Tersirat Sunan Kudus

19 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Omong kosong menua dengan bahagia di desa: menjadi orang tua di desa harus memikul beban berlipat dan bertubi-tubi tanpa henti MOJOK.CO

Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti

21 Februari 2026

Video Terbaru

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.