Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Bolu Kelapa Putat, Bisnis Kuliner Jogja yang Berdayakan Ibu-Ibu Desa hingga Punya Omzet Ratusan Juta

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
8 Juni 2024
A A
Bolu Kelapa Putat Berdayakan Ibu-Ibu Jogja MOJOK.CO

Ibu-ibu Kelurahan Putat, Gunungkidul, Jogja, berdaya dengan produksi Bolu Kelapa beromzet ratusan juta. (Dok. Rumah Produksi Bolu Kelapa Putat)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kelapa produksi Desa Prima Gumregah menjadi produk istimewa bagi warga Kelurahan Putat, Gunungkidul, Jogja. Perempuan atau ibu-ibu di Kelurahan Putat kini bisa berdaya lewat produksi Bolu Kelapa tersebut. Lebih dari itu, produksi Bolu Kelapa ini bahkan bisa menghasilkan omzet hingga ratusan juta.

Pendampingan di balik Bolu Kelapa Putat

Berkembangnya Bolu Kelapa Keluarah Putat, Gunungkidul, tentu tidak bisa dilepaskan dari turut andilnya Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk  (DP3AP2)  DIY, warga Putat mendapat pelatihan dan pendampingan. Di samping juga mendapat alokasi Dana Keistimewaan (Danais) sejak 2019 silam.

Iklan

Pada masa itu, memang belum ditemukan formula untuk produksi Bolu Kelapa. Namun, warga Putat mempunyai tekad kuat untuk mempunyai satu produk yang diproduksi oleh masyarakat (ibu-ibu) secara bersama-sama.

“Sebelum kami menggeluti bolu kelapa ini, kami mencoba berbagai macam usaha seperti aneka kue kering dan olahan kakao, yang pada akhirnya kami mendapatkan pelatihan untuk membuat bolu kelapa ini,” ungkap Kamituwo Kalurahan Putat, Sri Wahyuni dalam talkshow Rembag Kaistimewan: Rumah Produksi Kue Bolu Kelapa Kalurahan Putat, Kamis (16/5/2024) yang tayang YouTube Paniradya Kaistimewan.

Bolu Kelapa Putat Berdayakan Ibu-Ibu Jogja MOJOK.CO
Ibu-ibu Kelurahan Putat, Gunungkidul, Jogja, berdaya dengan produksi Bolu Kelapa beromzet ratusan juta. (Dok. Rumah Produksi Bolu Kelapa Putat)

“Kami dibelikan oven juga pakai danais dan didampingi oleh (Desa Prima dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk) DP3AP2 DIY,” sambungnya. Sampai kemudian ibu-ibu Kelurahan Putat, Jogja, berhasil menemukan formula untuk produksi Bolu Kelapa.

Bolu Kelapa Putat bromzet ratusan juta

Bolu Kelapa produksi Desa Prima Gumregah Kelurahan Putat mulai produksi sejak pertengahan 2022. Saat itu sasaran awalnya adalah untuk hajatan warga setempat sendiri.

Ada salah satu warga yang menadi percobaan. Saat memiliki hajatan, ia memesan Bolu Kelapa produksi ibu-ibu Kelurahan Putat, Jogja. Ternyata Bolu Kelapa sangat diminati. Banyak yang menyebut rasanya sangat enak.

Sejak saat itu, Bolu Kelapa mulai dipasarkan secara luas. Tidak hanya di warung-warung dan penjualan pribadi oleh anggota, produk Bolu Kelapa warga Putat juga sudah bisa ditemukan di beberapa pasar di sekitaran Patuk. Antara lain di Pasar Piyungan, Pasar Wage, dan pasar-pasar di sekitarnya.

“Bolu Kelapa lalu mulai naik daun di akhir 2022. Waktu itu dapat omzet Rp40 juta. Kemudian tahun 2023 setahun dapat omzet Rp990 juta atau nyaris Rp1 miliar,” ungkap Sri Wahyuni.

Atas hal tersebut, seiring waktu, Sri Wahyuni optimis kalau Bolu Kelapa akan terus berkembang sebagai oleh-oleh khas Jogja. Secara omzet pun ia yakin bisa terus bertambah. Sebab, di beberapa bulan pertama 2024 ini saja per bulannya bisa meraup omzet ratusan juta: bulan April Rp295 juta, lalu Maret sebesar Rp243 juta.

Baca halaman selanjutnya…

Harga murah tapi tahan lama, cocok buat oleh-oleh

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 Juni 2024 oleh

Tags: bolu kelapabolu kelapa desa primabolu kelapa putatgunungkidulKuliner Jogjaoleh-oleh Jogjaoleh-oleh khas Jogja
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Tips Meningkatkan Kenikmatan Ayam Goreng Olive Chicken Jogja (Mojok/Agung)

Tips Meningkatkan Kenikmatan Rasa Ayam Goreng Olive Chicken Jogja yang Sudah Menjadi Legenda Kuliner Itu

3 Juli 2026
Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Hadirkan Rasa Takut MOJOK.CO

Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Menghadirkan Rasa Takut tapi Ternyata Menjadi Simbol Perjuangan yang Tak Pernah Diceritakan

7 Mei 2026
3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Grup WhatsApp keluarga, tempat menghakimi hidup orang lain (Unsplash)

Grup WhatsApp keluarga bukan tempat silaturahmi, tapi sumber stres baru ketika berubah menjadi ruang sidang untuk menghakimi hidup orang lain

18 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026
Ambarukmo dan Cerita Panjang yang Tak Sekadar Soal Hotel

Ambarukmo dan Cerita Panjang yang Tak Sekadar Soal Hotel

28 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.