Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Berperan dalam Bidang Kemanusiaan, GKR Mangkubumi Dianugerahi Gelar Doktor HC dari NIU

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
29 Juni 2023
A A
Berperan dalam Bidang Kemanusiaan, GKR Mangkubumi Dianugerahi Gelar Doktor HC dari NIU. MOJOK.CO

GKR Mangkubumi menyampaikan paparan dalam pemberian gelar DR HC bidang Humane Letters di Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Rabu (28/06/2023). (Yvesta Ayu:Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Northern Illinois University (NIU) memberikan penghargaan gelar Doktor Honoris Causa (DR HC) kepada puteri sulung Raja Keraton Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan HB X, GKR Mangkubumi. Penghargaan ini diberikan atas peran Mangkubumi di bidang Humane Letters atau kemanusiaan dan filantropi kepada masyarakat.

Executive Director for Global Initiatives of NIU, Eric Jones dalam penganugerahan gelar DR HC di Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Rabu (28/06/2023) mengungkapkan Mangkubumi dinilai mendukung visi dan misi NIU. Ketua Kadin DIY itu berperan aktif dalam pengembangan pendidikan yang inklusif. Mobilitas sosial dan pihak yang memiliki kepedulian dalam pelestarian budaya Jawa.

“Peran Gusti Mangkubumi dengan memberikan tanah milik keluarga keraton untuk dijadikan kampus Widya Mataram sangat besar, termasuk dalam mengembangkan fasilitas, program, inisiasi di tingkat global,” paparnya.

Dukung pengembangan pendidikan di jogja

Sementara Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Edy Suandi Hamid mengungkapkan GKR Mangkubumi sudah sejak lama mendukung pengembangan kampusnya. Bahkan saat ini berposisi sebagai Bendahara Yayasan Mataram.

Karenanya sepantasnya GKR Mangkubumi mendapat penghargaan dari sebuah perguruan tinggi yang cukup terkenal dan bereputasi global seperti NIU. Salah satunya gelar Doktor HC dari kampus bergensi.

“Mudah-mudahan penghargaan ini memberi manfaat bagi masyarakat luas, dan semakin meningkatkan kiprah GKR Mangkubumi di dunia akademis dan di masyarakat,” ungkapnya.

Pekerjaan yang dilakoni tiap hari

Mangkubumi mengungkapkan, penghargaan di bidang sosial dan budaya yang ia terima memang suatu hal yang ia tekuni dan kerjakan. Ia mengaku selama ini belajar menambah ilmu pengetahuan maupun pergaulan sosial melalui dinamika dalam berbagai macam organisasi/lembaga. 

Di antaranya Karang Taruna, KNPI, gerakan Pramuka, Kadin DIY, dan lain lain. Melalui organisasi dan lembaga tersebut, dia menyadari itulah dunianya.

“Inilah dunia saya, karena saya bisa mendalami masalah-masalah sosial yang ada, seperti kesetaraan gender dalam penguatan pemberdayaan perempuan, problematika UMKM, masalah lingkungan hidup, akses keadilan bagi masyarakat marginal, hingga isu-isu politik dan ketatanegaraan,” paparnya.

GKR Mangkubumi antusias kembangkan sektor pendidikan

Mangkubumi menambahkan, pendidikan fokus yang ia garap selama ini. Contohnya pada tahun 2000, dia bersama teman-teman mendirikan Yayasan Anak Bangsa Mandiri. Program ini fokus pada kurikulum sekolah agar para siswa dapat mempelajari Matematika dan Fisika dengan mudah dan menyenangkan. 

Dalam kegiatan kesehariannya, dia juga melakukan upaya pelestarian budaya Jawa. Kegiatan Mangkubumi bukan saja sekadar membina berbagai komunitas budaya di DIY. Namun, juga ikut terlibat langsung dalam aktivitas budaya, termasuk sebagai penari, yang tampil tidak hanya di Indonesia, namun hingga ke mancanegara. 

“Saya aktif mengajak pemuda untuk turut terlibat dalam aktivitas budaya dan menjaga kelestariannya, sehingga nilai-nilai luhur dan warisan nenek moyang ini tidak hilang digerus zaman,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Alasan Polres Bantul Punya Ide Ujian SIM tanpa Angka Delapan dan Zig-zag

Iklan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 29 Juni 2023 oleh

Tags: doktordoktor honoris causagkr mangkubumiWidya Mataram
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Doktor termuda di UGM, Jogja ingin jadi presiden. MOJOK.CO
Sosok

Doktor Termuda UGM Usia 25 Tahun Ingin Jadi Presiden RI, Meneruskan Sepak Terjang BJ Habibie di Bidang Eksakta

6 November 2025
Video

Membicarakan Ratusan Ribu Lulusan Sarjana hingga Doktor yang Sulit Mencari Pekerjaan

17 Oktober 2024
perbedaan sarjana, magister, dan doktoral mojok.co
Pendidikan

Perbedaan Jenjang Pendidikan Sarjana, Magister, dan Doktoral

8 Maret 2023
sayur lodeh
Kilas

Makna Filosofi dalam Sayur Lodeh, Anak Muda Harus Tahu

28 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi bapak kerja habis-habisan 60 jam agar anak tak susah finansial. Tapi peran sebagai ayah dipertanyakan karena anak mengaku fatherless MOJOK.CO

Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

26 Februari 2026
Omong kosong menua dengan bahagia di desa: menjadi orang tua di desa harus memikul beban berlipat dan bertubi-tubi tanpa henti MOJOK.CO

Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti

21 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026
merantau di Jogja.MOJOK.CO

Cerita Perantau Jatim: Diremehkan karena Tinggal di Kos Kumuh Jogja, Bungkam Mulut Tetangga dengan Membangun Rumah Besar di Desa

25 Februari 2026
orang tua.MOJOK.CO

35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga

24 Februari 2026
Toxic sibling relationship antar saudara kandung karena rebutan sertifikat tanah. Saudara kandung bisa jadi mafia tanah soal warisan MOJOK.CO

Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri

20 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.