Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

5 Fakta Menarik Terpilihnya Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti Sebagai Ketum dan Sekum PP Muhammadiyah 2022-2027

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
20 November 2022
A A
Haedar Nashir dan Abdul Mu'ti berfoto bersama usai terpilih menjadi Ketum dan Sekum PP Muhammadiyah. (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Haedar Nashir dan Abdul Mu'ti berfoto bersama usai terpilih menjadi Ketum dan Sekum PP Muhammadiyah. (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Panitia Pemilihan Muktamar ke-48 Muhammadiyah telah menetapkan Ketua dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027 pada Minggu (20/11) siang. Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti kembali terpilih sebagai Ketum dan Sekum setelah melalui berbagai proses sidang.

Pada pemilihan 13 formatur semalam sebelumnya, Haedar Nashir mendapatkan 2.203 suara dan menjadi peraih suara terbanyak. Sedangkan Abdul Mu’ti meraih 2.159 suara dan menempati posisi kedua. Kendati begitu, pemilihan Ketum dan Sekum ditentukan lewat rapat 13 formatur terpilih bukan berdasarkan perolehan suara terbanyak.

Ada sejumlah fakta menarik dari terpilihnya dua figur tersebut pada muktamar yang diselenggarakan di Surakarta ini. Berikut Mojok rangkumkan fakta menarik tersebut :

#1 Sejarah pasangan Ketum dan Sekum terpilih dua periode beruntun

Sepanjang sejarah Muhammadiyah, beberapa Ketum pernah menjabat dua periode. Namun, baru kali ini terjadi pasangan Ketum dan Sekum yang berbarengan terpilih dalam dua periode beruntun.

Salah satu Ketum PP Muhammadiyah yang menjabat lama, AR Fakhruddin, selalu memiliki Sekum yang berbeda. Sedangkan ada sosok Rosyad Sholeh yang pernah menjabat Sekum dua kali namun dengan Ketum yang berbeda.

#2 Terpilih lebih cepat

Penetapan Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027 dilakukan tiga jam lebih cepat dari waktu yang ditetapkan. Efisiensi waktu ini terjadi salah satunya karena proses pemilihan dan penghitungan dilakukan memakai sistem e-voting.

Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027 dipilih pada (19/11/2022), proses pemilihan dimulai pukul 19.52 dan berakhir pukul 23.45 WIB. Jumlah suara masuk pada pemilihan ini sebanyak 2.519 suara.

#3 Haedar siap menjaga kepemimpinan kolektif kolegial Muhammadiyah

Setelah terpilih, Haedar Nashir menyampaikan menyampaikan bahwa amanah tersebut diemban 13 orang terpilih secara kolektif kolegial sebagai bagian dari sistem kepemimpinan di oersyarikatan. Haedar menyampaikan kedepannya kepemimpinan terpilih akan menjalankan program yang arahnya lebih transformatif baik untuk program secara umum maupun bidang-bidang yang arahnya pada unggul berkemajuan terhadap segala aspek.

“Saya sebagai ketum posisinya hanya sejengkal didepankan dan seiinci ditinggikan tetapi pada intinya tetap pada kolektif kolegial dan sesuai sistem Persyarikatan,” ungkap Haedar Nashir, Ahad (20/11).

Haedar juga mengapresiasi Sekum pendampingnya. Ia menganggap Abdul Mu’ti sebagai sosok yang lincah dan cair. Namun, tetap menjadi sosok pemimpin yang produktif,

#4 Abdul Mu’ti siap melanjutkan jadi makmum Pak Haedar

Sekum terpilih Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa dirinya merasa lebih tepat menjadi pendamping Haedar Nashir. Mu’ti mengaku siap untuk melanjutkan apa yang sudah dilakukan pada periode sebelumnya.

“Soal bagaimana saya mendampingi pak Haedar saya kira saya ini lebih tepat jadi second line pak Haedar. Tingginya (badan) saja lebih tinggi  Pak Haedar. Jadi saya akan menjadi ma’mum bagi Pak Haedar sebagai imam di PP Muhammadiyah,” jelas Abdul Mu’ti jenaka.

#5 Aisyiah punya Ketum baru

Sementara itu, Muktamar Aisyiah menetapkan sosok Salmah Orbayinah sebagai Ketum barunya. Sementara sosok Sekum terpilih yakni Tri Hastuti Nur Rochimah.

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA: Berkah Tukang Ojek yang Jadi Saksi Sejarah Muktamar Muhammadiyah

 

Terakhir diperbarui pada 20 November 2022 oleh

Tags: Haedar NashirMuhammadiyahmuktamar muhammadiyah
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO
Esai

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
AI Mengancam Orang Malas Berpikir, Tak Sesuai dengan Ajaran Muhammadiyah MOJOK.CO
Ragam

AI Mengancam Orang Malas Berpikir, Tak Sesuai dengan Ajaran Muhammadiyah

29 Januari 2026
Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan MOJOK.CO
Catatan

Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan

29 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO
Kampus

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis MOJOK.CO

Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis

31 Januari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.