Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Dari Persma ke Persma

Gita Wiryawan oleh Gita Wiryawan
24 November 2014
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jika mata dibalas mata, seluruh dunia akan buta. Itu kata Mahatma Gandhi, seorang yang terkenal dengan ajaran non-violence untuk melawan segala bentuk kezaliman. Karena ajarannya itu pula, saya yang tadinya akan membalas celaan-celaan Prima Sulistya di salah satu artikel di mojok.co memilih untuk mengenyahkan segala niat jelek tersebut.

Alih-alih mencela balik, saya malah ingin memuji Prima setinggi langit. Karena setitik pencemaran nama baik yang dilakukan olehnya tidaklah ada apa-apanya mengingat semua kebaikan yang pernah dia timpakan kepada saya yang berlumur dosa. Apalagi, semua yang Prima tuduhkan di tulisan itu hanya fakta-fakta belaka, atau anggap saja begitu.

Iklan

Dibandingkan Prima, saya bukanlah apa-apa. Ini juga fakta. Ketika saya tergagap menyesuaikan ritme perkuliaan di semester awal, Prima sudah langsung tancap gas. Kemampuannya sebagai penulis handal terbukti dengan lolosnya dia sebagai finalis Kompetisi Esai Mahasiswa yang pertama kali diadakan Tempo.

Latar belakangnya sebagai awak lembaga pers mahasiswa di kampusnya membuat kemampuannya semakin terasah. Sering dia mengunggah notes di facebook yang begitu menggugah nafsu makan: menyelami Kundera, mengkaji semiotika, hingga menelaah isu-isu yang sedang panas. Saat itu apalah saya, hanya update status curhat, menyemangati diri sendiri agar hasil kuliah tidak mengecewakan orang tua.

Kegiatan Prima terbaru juga membuat saya kaget untuk sejenak. Lama tidak bertanya kabar, rupanya dia tengah menyusun sebuah buku tentang konflik agraria. Aktivitasnya sebagai penggerak media koperasi mendukung dia memperoleh banyak data. Dia rela meninggalkan skripsinya—kepentingan pribadi—sejenak, demi buku yang berguna buat peradaban tersebut. Buku yang saat ini dia susun akan bermanfaat bagi kemaslahatan umat, menolong banyak rakyat kecil yang terkena sengketa tanah. Sungguh mulia sekali. Jangan lagi-lagi membandingkan dia dengan saya. Membikin buku menye-menye, berisi tulisan sok romantis yang dihadiahkan kepada orang terkasih. Prima sama sekali bukan tandingan.

Dengan sedemikian banyak jurang pembeda, lalu apa yang dapat dicela dari seorang Prima Sulistya? Mau ngenyek soal kisah cinta? Ah, apalagi! Itu sih sama kaya membandingkan anak SD yang baru pernah mendengar lagu Kerispatih dengan AA Gym yang telah terbukti menaklukkan hati banyak perempuan.

Riwayat berpacaran Prima sudah banyak. Kalau status hubungan dapat diibaratkan sebagai album sebuah band, Prima tentu sudah bisa membikin album best of the best. Mana orang-orang terbaik yang pernah berpacaran dengannya.

Dan istimewanya, hampir semua lelaki yang pernah berpacaran dengan Prima adalah anak persma. Di Ekspresi—lembaga pers mahasiswanya sendiri, Prima sudah khatam. Banyak yang pernah jadi pacarnya. Ini fakta loh, saya bukan Jonru yang suka main pelintir. Silakan tanya teman-temannya. Atau kerahkan intel dan gunakan segala telik sandi.

Tapi rasanya tidak perlu saya bikin daftar karena hanya akan membuat tulisan ini panjang bukan kepalang. Itu baru yang berpacaran resmi. Belum yang sembunyi-sembunyi atau hanya numpang jadi gebetan.

Di lembaga pers mahasiswa kampus-kampus lain juga dia sudah berpengalaman. Dari ujung barat hingga ujung timur. Dia mungkin terlalu terinspirasi dari perjuangan Tan Malaka. Membaca sejarah hidup Tan Malaka yang diasingkan, ditahan dari penjara ke penjara dan menjadikannya sebuah buku, Prima pun tak mau kalah hebat. Dia berniat menulis buku-buku tentang pengalamannya berpacaran dengan judul: Dari Persma ke Persma.

Hebat sekali, kan?

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2021 oleh

Tags: Ekspresi UNYMahasiswaPersmaUKM
Gita Wiryawan

Gita Wiryawan

Artikel Terkait

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik MOJOK.CO

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik

26 Agustus 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan MOJOK.CO

Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan

25 Mei 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026
Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

fotografer wisuda

Suka Duka Fotografer Wisuda: Senang Mengabadikan Momen Bahagia Tapi Sial Karena ‘Harga Teman’

23 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
Ide bisnis sewa HP flagship, ide aneh raup omzet 20 juta per bulan MOJOK.CO

Ide bisnis sewa HP flagship ternyata begitu menguntungkan, modal 3 HP bisa raup omzet 20 juta per bulan

20 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.