Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Strategi dan Panduan dari Saya ketika Berkunjung ke Tunjungan Plaza Surabaya Supaya Hemat Waktu dan Ratusan Ribu Rupiah

Tiara Uci oleh Tiara Uci
9 Maret 2025
A A
Strategi Hemat Ratusan Ribu Rupiah di Tunjungan Plaza Surabaya MOJOK.CO

Ilustrasi Strategi Hemat Ratusan Ribu Rupiah di Tunjungan Plaza Surabaya. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tunjungan Plaza Surabaya 4 dan TP 5 memang tempat belanja dan nongkrongnya orang kaya

Kamu bisa melihat wujud strata dan kesenjangan sosial di Surabaya lewat kebiasaan masuk mall. Kalau pendatang dan orang dari kabupaten, biasanya ke Royal Plaza, Cito, atau Kanza. 

Kalau ibu-ibu biasanya ke BG Junction ataupun PGS. Sementara anak indie dan tukang dugem umumnya nongkrong di Sutos (tapi sekarang sudah tutup). Nah, khusus untuk kaum kantong tebal dan sultan, mereka akan ke Pakuwon Trade Center, Galaxy mall, dan Tunjungan Plaza Surabaya 4 dan 5. 

Memang tidak ada aturan tertulis orang miskin dilarang masuk TP 4 dan 5. Namun, dari suasana dan penampilan pengunjungnya saja, sobat kantong tipis bakalan minder sendiri. 

Apalagi, ada larangan sepeda motor menurunkan penumpang di depan lobi. Tapi kalau mobil boleh. Seolah-olah hanya orang berduit dengan kendaraan roda 4 yang boleh masuk TP 4 dan 5. Aturan ini benar-benar membuat mental sobat miskin makin ciut saja. Nelum masuk mal sudah kena mental duluan. 

Kalau berkunjung ke Tunjungan Plaza Surabaya 1,2, dan 3, vibes kelas pekerja yang lelah dengan gajinya yang pas-pasan sangat kentara. Sementara kalau ke kafe di TP 4 dan 5, aura dan aroma orang kaya tercium di mana-mana. 

Jarang ada orang dengan tampilan gembel masuk TP 4 dan 5. Mayoritas pengunjungnya dress well dengan gaya berjalan yang khas (tegak dan tidak menunduk).

Tempat belanja “para sultan” 

Tunjungan Plaza Surabaya 4 dan 5 memang identik dengan tempat belanja “para sultan” atau orang-orang kaya. Gimana nggak, deretan tenant dan barang mewah mulai dari toko jam tangan Rolex, Bonia, Replica, toko kosmetik YSL, skincare kelas atas seperti Lamer, Estee Lauder, hingga klinik kecantikan seperti ZAP Premier dan ERHA adanya di TP 4 dan 5. 

Saking identiknya dengan mall orang kaya, desain kafe di sana dibuat berbeda meskipun dari merek dagang yang sama. Misalnya, Starbucks di TP 3 desainnya standar dan tempatnya sempit. Tapi di TP 5, Starbucks-nya reserve dengan area yang sangat luas dan desainnya lebih estetik. Kafe yang menjual makan mewah, steak wagyu yang di-pairing dengan wine mayoritas juga berada di TP 4 dan 5. 

Oleh karena itu, selama masih mempertimbangkan mana yang lebih murah saat sedang membeli baju dan makanan, TP 4 dan 5 nggak cocok buat kamu.

Tunjungan Plaza Surabaya 6 tempat banyak acara dan festival digelar

Tunjungan Plaza 6 dibangun paling terakhir sehingga bangunannya paling baru. Desainnya masih memiliki kemiripan dengan TP 5, tapi jauh berbeda dengan TP 1, 2, dan 3. 

Lantaran masih baru, jumlah tenant di TP 6 masih terbatas. Area TP 6 paling sering digunakan untuk festival dan bazar. Menjelang Lebaran seperti saat ini, brand besar kerap mengadakan bazar di TP 6. Kalau keperluan kamu ke TP sekedar ingin jalan-jalan dan melihat acara atau pameran, TP 6 adalah tempat pertama yang perlu kamu datangi. 

Kalau mencari sepatu olahraga, mending ke TP 3 lantai UG saja

Sebenarnya di TP 1 hingga TP 5 ada tenant yang menjual sepatu dan keperluan olahraga. Namun, jika kamu ingin membeli sneaker dari brand-brand besar seperti Adidas, NB, Puma, Hoka, Converse, FILA, Nike, hingga ASIC sebaiknya kamu langsung datang ke Tunjungan Plaza Surabaya 3 lantai UG saja. 

Semua brand olahraga yang sudah saya sebutkan tadi memiliki gerai di TP 3 UG. Lokasinya berjejeran sehingga kamu tidak perlu capek berkeliling dan hemat waktu saat belanja keperluan olahraga. 

Harga sepatu di area ini umumnya juga lebih murah ketimbang sepatu di TP 4, 5, dan 6 meskipun dari brand yang sama. Sebagai contoh, saya membeli Adidas Samba di store Adidas TP 3 dengan harga yang lebih murah. Selisihnya sampai Rp300 ribu dari Samba yang dijual di Adidas TP 6.  

Iklan

Manfaatkan HP supaya tidak kesasar

Kesasar di Tunjungan Plaza Surabaya tidak hanya dialami oleh pendatang. Warga lokal sendiri juga banyak yang kesasar. Biasanya kami lupa lokasi parkir mobil karena parkirannya sangat luas dan bertingkat. Untuk mengatasi hal tersebut, saya selalu foto dulu area parkir sebelum masuk. 

Lantaran sudah sering ke TP, saya sudah akrab dengan jalan dan lokasi atau toko-toko yang ada. Namun, bagi kamu yang baru pertama kali dan bingung, memanfaatkan aplikasi Google Map di smartphone adalah solusi. 

Saat ini, Google Map di Tunjungan Plaza sudah sangat lengkap dan mendata semua area di TP hingga per lantainya. Misalnya, mau ke musala di TP 2, kamu cukup ketik di Google Map dan otomatis akan mengarahkan jalannya. 

Aplikasi tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mencari area parkir dan pintu keluar. Cukup dengan memanfaatkan aplikasi map di HP, jalan-jalan di Tunjungan Plaza bisa dilakukan dengan nyaman, tanpa takut kesasar.  

Akhir kata, bagi kamu yang berniat ke Tunjungan Plaza Surabaya di bulan Ramadan, siapkan banyak uang dan mental. Sebab, di bulan ini, Tunjungan Plaza menjadi destinasi utama untuk berbuka dan berbelanja lantaran ada banyak harga diskon menjelang Idul Fitri.

Penulis: Tiara Uci

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Terhina Saat Masuk Tunjungan Plaza Surabaya dan catatan menarik lainnya di rubrik ESAI.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2025 oleh

Tags: mall terbesar di SurabayaSurabayaTP 1TP 2TP 3TP 4TP 5TP 6Tunjungan Plazatunjungan plaza surabaya
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

Artikel Terkait

Salah kaprah pada orang yang kerja di Surabaya. Dikira gaji besar dan biaya hidup murah MOJOK.CO
Urban

Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan

4 Februari 2026
Ribuan istri di Surabaya minta cerai. MOJOK.CO
Ragam

Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup

30 Januari 2026
Kesedihan perantau yang merantau lama di Surabaya dan Jakarta. Perantauan terasa sia-sia karena gagal menghidupi orang tua MOJOK.CO
Ragam

Rasa Gagal dan Bersalah Para Perantau: Merantau Lama tapi Tak Ada Hasilnya, Tak Sanggup Bantu Ortu Malah Biarkan Mereka Bekerja di Usia Tua

29 Januari 2026
Orang Madura sudah banyak kena stigma buruk di Surabaya dan Jogja. Terselamatkan berkat dua hal MOJOK.CO
Ragam

2 Hal Sederhana yang Selamatkan Wajah Madura Kami dari Stigma Buruk Maling Besi, Penadah Motor Curian, hingga Tukang Pungli

28 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi jadi tempat jeda selepas lari MOJOK.CO

Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat

9 Februari 2026
Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026
Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.