Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Bila Audisi Marion Jola Dikomentari Jokowi dan Pesohor Lainnya

Haris Firmansyah oleh Haris Firmansyah
15 Januari 2018
A A
Juri-Indonesian-Idol-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK.CO] “Juri Indonesian Idol punya ciri khas mereka. Nah, sekarang bayangkan kalau kontestan asal NTT, Marion Jola, dikomentari Haji Bolot sampai Ivan Lanin.”

Setelah melejitkan Virzha Husein di season sebelumnya, akhirnya Indonesian Idol datang lagi. Sejak audisi saja sudah muncul nama-nama kontestan yang mencuri perhatian penonton (YouTube). Tak ketinggalan peserta audisi yang konyol dan minta dikatain, semacam Trio alias Gabe. Gabe sesumbar bisa nyanyi lagu Barat, malah jadinya begini,

“Timur ke barat, selatan ke utara, tak juga aku temukan. Oh Tuhan, inikah cobaan?”

Ternyata lagu “Cari Jodoh” dari Wali. Mungkin memang inilah cobaan bagi para juri.

Juri season kali ini tidak ada Ahmad Dhani, Agnes Monica, dan Anang Hermansyah—formasi juri di season terakhir yang saya tonton. Ahmad Dhani tidak ikut mungkin karena tidak mau satu meja juri dengan mantan istri, Maia Estianty. Agnes Monica sudah ganti nama jadi Agnez Mo. Anang? Saya tidak tahu kabarnya. Bisa cek IG Ashanti selaku istri. Atau Queenarsy sebagai putrinya yang lucu banget itu.

Formasi juri season ini ada lima orang. Tiga cowok, dua cewek, persis Power Rangers. Mereka adalah Armand Maulana, Bunga Citra Lestari, Judika, Maia Estianty, dan Ari Lasso. Komposisi juri yang komplet dan kompeten. Kurang Soimah saja sih. Kalau ada Soimah kan bisa ada sesi bagi-bagi duit ke peserta dan penonton. Lumayan buat jajan bakso.

Judika merupakan jebolan Idol yang dipercaya jadi juri. Ibarat lulusan STM yang setelah lulus, lanjut kerja jadi tool manager di alma maternya. Sementara BCL dan Maia mengisi jatah juri cewek yang memang harus ada: satu banding dua, atau dua banding tiga.

Berbeda dengan Armand Maulana yang santai, Ari Lasso bisa dibilang juri yang penuh curiga. Sewaktu kontestan bernama Marion Jola mengaku batuk, Ari Lasso tidak percaya.

“Kayaknya kamu ini nggak batuk,” vonis Ari Lasso. “Pura-pura kayaknya.”

Untuk membuat juri percaya, Marion Jola yang penginnya dipanggil Lala mengulangi batuknya. “Uhuh.”

“Stres arek iki, rek!” Ari Lasso pun memarahi Lala yang batuk di depan mikrofon karena dianggap bisa menjadi sarang virus. “Kasihan temen-temenmu.”

Selain tegas, Ari Lasso juga peduli dengan kesehatan kontestan lain. Jangan sampai satu kontestan batuk, yang lain juga ketularan. Benar juga apa yang dikhawatirkan Ari Lasso. Bisa-bisa nanti Indonesian Idol berubah format menjadi lomba batuk.

Bisa dibayangkan nanti komentar para juri bagaimana.

BCL: “Batuk kamu kering, tapi bisa bikin saya merinding.”

Iklan

Maia: “Ketika kamu batuk berdahak dengan vibra, penonton seakan bisa merasakan emosimu.”

Armand Maulana: “Kamu batuk atau kasih kode minta jatah preman?”

Judika: “Yang barusan itu namanya batuk cinta.”

Ari Lasso: “Berobat, rek!”

Setelah Marion Jola bernyanyi, juri berkomentar. Komentarnya pun beragam.

Ari Lasso: “Seksi, seksi.”

Maia: “Marion, kamu star banget!”

Judika: “Katanya sakit? Drama kamu! Drama!”

Lalu BCL dan Armand Maulana mengomentari topi Marion, alih-alih suara.

BCL: “Topi kamu bundar.”

Armand Maulana: “Kalau tidak bundar, bukan topi kamu.”

Ari Lasso: “Seksi sekali.”

Jangan tanya kenapa Ari Lasso berkali-kali bilang Lala seksi.

Tapi, apa jadinya jika yang diberi kesempatan berkomentar tidak hanya juri Indonesian Idol. Melainkan tokoh-tokoh lain, yang bisa dibilang non-juri. Mungkin bakal begini jadinya….

Indro Warkop: “Kompor gas! Selang regulator! Tabung gas elpiji 5 kilo nonsubsidi!”

Ariel Noah: “Kamu luar biasa!”

Jokowi: “Nyanyinya udah bagus. Sana, ambil sepedanya di belakang!”

Soimah: “Saya tantang kamu. Kalau lolos ke babak lima besar, saya kasih 500 ribu dari kantong saya. Huahahaha!”

Vicky Prasetyo: “Basicly, ya aku seneng, seneng musik. Suara kamu menimbulkan kontroversi hati yang bisa mempertakut dan mempersuram peserta lain. Sehingga mereka mengalami labil apresiasi.”

Deddy Corbuzier: (Bikin video react di YouTube berjudul motivate.)

Uus: “Waktu sekolah, gue punya teman namanya Mutia. Tapi, kalau dipanggil guru Kertakes suruh nyanyi di depan kelas, dia nggak pernah ada suaranya. Soalnya dia dipanggil, ‘Mute. Mute. Mute.’ Nah kamu juga sebaiknya di-mute. Soalnya suara kamu bikin aku nggak bisa bergerak, mematung kayak ikan paus (pause).”

Raditya Dika: “Overall, gue suka.”

Fredrich Yunadi: “Saya suka kemewahan suara kamu. Kalau pita suara kamu dijual, saya beli.”

Setya Novanto: “Zzzzzz….” (Ketiduran)

Master Limbad: “….”

Haji Bolot: “Kok belum nyanyi-nyanyi dari tadi?”

Yayan “Mad Dog” Ruhian: “Kurang ada gregetnya. Coba nyanyinya jangan pakai mik. Tangan kosong aja, biar ada gregetnya.”

Young Lex: “A en je a ye. Anjay! Lo nyanyi sans banget. Suara lo tinggi kayak karier gue yang melesat naik ke puncak kesuksesan.”

Awkarin: “Cara lo nyenyong ****** banget. Sumpah, lo *******, keren ******. ***!” (Kena sensor)

Imam Supriadi BPK: “Mulut Anda kotor!”

PEMBIMBING UTAMA: “NYANYI PAKAI SUARA PERUT APA TIDAK CAPEK?”

Abdel Achrian: “Suara kamu bagus. Saya yakin kamu bakal lolos ke babak berikutnya. Asalkan nggak dieliminasi.”

Chef Juna: “HAMBAR!”

Kak Seto: “Sejauh ini masih saya pantau.”

Ivan Lanin: “Yang benar ‘mengubah’ bukan ‘merubah’, ‘peduli’ bukan ‘perduli’.”

Soimah: “HUAHAHAHA!”

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2018 oleh

Tags: ari lassoarmand maulanabclgabeIndonesian Idoljudikajurimaia estiantymarion jolatrioYoutube
Haris Firmansyah

Haris Firmansyah

Pegawai Bank Ibukota. Selain suka ngitung uang juga suka ngitung kata.

Artikel Terkait

LMKN Memalukan, Kalah Telak sama Masjid Jogokariyan MOJOK.CO
Esai

LMKN Kalah Telak sama Panitia Kurban Masjid Jogokariyan: Kalah Kelas dan Penuh Tanda Tanya

18 Agustus 2025
Nopek Novian: Godfather Konten Kampung yang Panen Dolar
Video

Kisah Komika Nopek Novian Jadi Godfather Konten Kampung di Madiun

17 Juni 2025
Google dan YouTube Beri Dukungan untuk UKM dan kreator MOJOK.CO
Ekonomi

Dukungan Google dan YouTube untuk UKM dan Kerator Lokal, Lebih Berdaya dengan Peluang Kerja Baru

2 Oktober 2024
Konten YouTube Influencer Bukan Segalanya bagi Dunia Kuliner Indonesia MOJOK.CO
Esai

Konten YouTube Influencer Bukan Segalanya bagi Dunia Kuliner Indonesia

15 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.