Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi salah satu elemen pengamanan negara yang sangat penting. Tugasnya tidak main-main, yaitu menjaga dan mempertahankan keutuhan serta kedaulatan negara. Dalam struktur TNI, pangkat menjadi penanda jenjang kedudukan setiap prajurit. Baik TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), maupun Angkatan Udara (AU) memiliki hierarki masing-masing.
Sayangnya, tidak semua orang tahu dan mengenal pangkat-pangkat yang ada di TNI. Kebanyakan orang hanya tahu pangkat-pangkat yang populer seperti Letnan, Mayor, Kolonel, hingga Jenderal. Padahal, TNI punya banyak sekali urutan pangkat dari yang terendah hingga yang tertinggi di tiga matra atau angkatan utama mereka.
Sama seperti polisi, pangkat-pangkat yang ada di ketiga matra TNI juga terbagi ke dalam tiga golongan, yaitu Tamtama, Bintara, dan Perwira. Supaya lebih mudah, penjelasannya akan dibagi sesuai tiga matra utama TNI.
Urutan pangkat TNI Angkatan Darat (AD)
Hierarki kepangkatan dalam tubuh TNI AD terbagi dalam tiga golongan yaitu golongan Tamtama, Bintara, dan Perwira. Golongan Tamtama adalah golongan terendah dalam hierarki kepangkatan TNI, termasuk TNI AD. Untuk golongan Tamtama Angkatan Darat, terdapat enam tingkatan pangkat yang diurutkan dari pangkat paling rendah hingga paling tinggi, yaitu:
- Prajurit Dua (Prada)
- Prajurit Satu (Pratu)
- Prajurit Kepala (Praka)
- Kopral Dua (Kopda)
- Kopral Satu (Koptu)
- Kopral Kepala (Kopka)
Golongan Bintara adalah golongan yang berada satu tingkat di atas Tamtama dan satu tingkat di bawah golongan Perwira. Untuk golongan Bintara, urutan pangkatnya juga terbagi dalam enam pangkat, yaitu:
- Sersan Dua (Serda)
- Sersan Satu (Sertu)
- Sersan Kepala (Serka)
- Sersan Mayor (Serma)
- Pembantu Letnan Dua (Pelda)
- Pembantu Letnan Satu (Peltu)
Golongan Perwira adalah golongan tertinggi dalam hierarki kepangkatan TNI. Golongan ini biasanya memegang wewenang kepemimpinan dan komando tertinggi di TNI. Untuk golongan ini, kepangkatannya terbagi dalam tiga tingkatan, yaitu:
- Perwira Pertama (Pama). Tingkatan ini meliputi pangkat Letnan Dua (Letda), Letnan Satu (Lettu), dan Lettu), dan Kapten.
- Perwira Menengah (Pamen). Tingkatan ini meliputi pangkat Mayor, Letnan Kolonel, dan Kolonel.
- Perwira Tinggi (Pati). Tingkatan ini meliputi Brigadir Jenderal TNI (Brigjen TNI), Mayor Jenderal TNI (Mayjen TNI), Letnan Jenderal TNI (Letjen TNI), dan yang tertinggi adalah Jenderal TNI.
Urutan pangkat TNI Angkatan Laut
Pada matra atau Angkatan Laut (AL) hierarki kepangkatannya juga sama terbagi menjadi tiga golongan yaitu Tamtama, Bintara, dan Perwira. Perbedaannya hanya terletak di penamaan pangkatnya. Untuk golongan Tamtama, terdapat enam tingkatan pangkat yang diurutkan dari pangkat paling rendah hingga paling tinggi, yaitu:
- Kelasi Dua (Kld)
- Kelasi Satu (Kls)
- Kelasi Kepala (Klk)
- Kopral Dua (Kopda)
- Kopral Satu (Koptu)
- Kopral Kepala (Kopka)
Untuk golongan matra TNI AL, penamaan pangkatnya sama dengan TNI AD yaitu Sersan Dua (Serda), Sersan Satu (Sertu), Sersan Kepala (Serka), Sersan Mayor (Serma), Pembantu Letnan Dua (Pelda), Pembantu Letnan Satu (Peltu).
Golongan Perwira TNI AL juga terbagi dalam tiga tingkatan, yaitu Perwira Pertama (Pama), Perwira Menengah (Pamen), dan Perwira Tinggi (Pati). Untuk penamaan pangkat Pama dan Pamen Angkatan Laut sama dengan Angkatan Darat. Sedangkan penamaan pangkat di tingkatan Pati TNI AL berbeda. Penamaannya sebagai berikut:
- Laksamana Pertama TNI (Laksma TNI)
- Laksamana Muda TNI (Laksda TNI)
- Laksamana Madya TNI (Laksdya TNI)
- Laksamana TNI
Urutan pangkat TNI Angkatan Udara
Sama seperti kedua matra lainnya, urutan pangkat di Angkatan Udara (AU) juga terbagi dalam tiga golongan, yaitu Tamtama, Bintara, dan Perwira. Bahkan dalam golongan Tamtama, penamaan pangkat di Angkatan Udara sama dengan Angkatan Darat, yaitu Prajurit Dua (Prada), Prajurit Satu (Pratu), Prajurit Kepala (Praka), Kopral Dua (Kopda), Kopral Satu (Koptu), dan Kopral Kepala (Kopka).
Pun di golongan Bintara, penamaan pangkat ketiga matra TNI ini sama. Baik Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) sama-sama memakai penamaan pangkat dengan nama dan urutan Sersan Dua (Serda), Sersan Satu (Sertu), Sersan Kepala (Serka), Sersan Mayor (Serma), Pembantu Letnan Dua (Pelda), serta Pembantu Letnan Satu (Peltu).
Pada golongan perwira, penamaan pangkat di AL sama dengan AD dan AL untuk tingkatan Perwira Pertama (Pama) dan Perwira Menengah (Pamen) Sedangkan untuk tingkatan Perwira Tinggi, TNI AU punya penamaan yang berbeda, yaitu:
- Marsekal Pertama TNI (Marsma TNI)
- Marsekal Muda TNI (Marsda TNI)
- Marsekal Madya TNI (Marsdya TNI)
- Marsekal TNI
Penamaannya boleh ada yang berbeda, tapi kedudukan dan tanggung jawab besarnya tetap sama
Dari urutan detail mengenai pangkat ketiga matra TNI, kita bisa mengetahui bahwa pangkat-pangkatnya banyak banget. Penamaan sebagian pangkat pun berbeda antar angkatan. TNI AD dan AU ada Prajurit Dua (Prada) sebagai pangkat terendah. Sedangkan TNI AL ada pangkat Kelasi Dua (Kld) sebagai pangkat terendah. Untuk penamaan pangkat tertinggi, ketiga matra TNI punya nama yang berbeda. TNI AD punya Jenderal TNI, TNI AL punya Laksamana TNI, dan TNI AU punya Marsekal TNI.
Penamaan pangkat di ketiga matra Tentara Nasional Indonesia memang boleh berbeda. Tapi kedudukan dan tanggung jawab besarnya tetap sama. Semua elemen dan pangkat dalam tubuh TNI punya tanggung jawab besar untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan serta kedaulatan negara sesuai dengan teritori masing-masing.
Dengan penjelasan urutan pangkat TNI di atas, kita harusnya bisa tahu apa-apa saja pangkat yang ada di tubuh Tentara Nasiomal Indonesia, bukan hanya tahu Jenderal saja. Selain itu, biar kita tidak gampang pakai panggilan “ndan!” ke semua tentara.
