Arsip Artikel: Rusdi Mathari
65 ArtikelKontributor aktif media opini dan satir di Terminal Mojok.
Bukan Nasihat Khaidir kepada Gus Mut
“Serius kamu mau nasihat, Gus?”
“Serius, Cak.”
“Untuk apa? Akan kau gunakan sebagai apa?”
“Sebagai pegangan saya…”
“Kamu mau memegang nasihat dari orang tak waras?”
Mengaku Ada, Mengaku Sakit Bokong
Manusia itu hanya bisa mengaku-aku ada. Mengaku-aku bisa berbuat. Mengaku-aku punya nama. Mengaku ini itu. Tapi semua hanya pengakuan karena mereka sebetulnya tidak ada dan tidak tahu kalau tidak ada.
Pak Haji, Bu Puasa… Mbah Syahadat
Cak Dlahom tak meneruskan bertanya. Mat Piti geleng-geleng. Dia merasa pertanyaan Cak Dlahom aneh meski ada benarnya: kenapa orang-orang yang menunaikan rukun Islam lainnya tidak dipanggil dengan sebutan sesuai nama rukun Islam. Misalnya orang yang salat dipanggil Pak Salat. Orang yang puasa dipanggil Pak Puasa.
Takut Neraka tapi Sudah Terbakar
Celakalah para pengumpat dan pencela. [Mereka] yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. [Mereka] yang mengira hartanya dapat mengkekalkannya. Tidak. [Mereka] akan dilemparkan ke dalam Huthamah. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? Ia adalah api yang menyala-nyala. Membakar hingga ke dada…
Ini Waswas, Itu Syirik
Waswas tidak waswas ada di hatimu. Najis tidak najis itu ada di hatimu. Syirik tidak syirik ada di hatimu. Berhati-hatilah dengan hatimu. Berhati-hatilah dengan sangka-sangkamu karena sebagian dari sangka-sangka itulah syirik dan waswas bermula.
Kata Siapa Kamu Muslim?
Muslim atau tidak diriku atau dirimu, hanya Allah yang tahu dan berhak menilai.
KPK di Meja Kekuasaan
Tapi setelah KPK bekerja dan hasil kerjanya ternyata hanya menyelesaikan kasus-kasus korupsi kelas teri dan terkesan memilih-milih perkara, harapan itu juga mulai musnah. Jangankan menghentikan perkara yang sedang diusut oleh polisi dan jaksa, KPK juga tak berdaya mengusut kasus-kasus korupsi yang terjadi di kepolisian dan kejaksaan.