ADVERTISEMENT
Rusdi Mathari

Arsip Artikel: Rusdi Mathari

65 Artikel

Kontributor aktif media opini dan satir di Terminal Mojok.

Videotron Maria Ozawa di Blok M

Videotron Maria Ozawa di Blok M

“Arigatou gozaimasu, Rusdi-san. Jauh-jauh Anda datang ke Tokyo hanya untuk menjumpai saya bintang porno yang banyak dihujat di negara Anda.”

Tommy Soeharto, Reklamasi, dan Koran Tempo

Tommy Soeharto, Reklamasi, dan Koran Tempo

“Ada Tommy di Reklamasi.” Itulah kepala berita Koran Tempo, Rabu kemarin, dan Tommy yang dimaksud tentu saja adalah Tommy Soeharto. Berita itu cukup singkat, hanya delapan paragraf. Isinya menceritakan keterlibatan Tommy dalam proyek reklamasi dengan kalimat pembuka yang cukup provokatif: “Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto muncul kembali.”

Romlah Melahirkan, Nody dan Mat Piti Berwudu

Romlah Melahirkan, Nody dan Mat Piti Berwudu

“Air itu mengalir di jari-jari Nabi sebab Nabi tahu nama air yang sebenarnya dan memanggilnya, sehingga air itu datang menghampiri Nabi. Kalau kamu bisa dan tahu nama sesuatu yang sebenarnya, kamu juga bisa memanggilnya.”

Puasa Mulut, Puasa Bicara

Puasa Mulut, Puasa Bicara

“Mat, sejak balita aku diajar bicara dan terus bicara sampai sekarang. Aku sudah terlalu banyak bicara. Aku capek dan mulai takut.”

Bersedekah Kok Minimalis dan Biasa-Biasa Saja

Bersedekah Kok Minimalis dan Biasa-Biasa Saja

Orang kaya bersedekah, beramal, beinfaq, itu sudah semestinya Ri, War. Sudah sewajarnya. Biasa saja.Tidak ada yang istimewa. Sebagian dari mereka bahkan bersedekah minimalis: hanya memenuhi hitungan yang ditentukan syariat. Mereka pelit. Kikir. Menumpuk-numpuk dan menghitung-hitung hartanya

Batu pun Enggan Jadi Manusia

Batu pun Enggan Jadi Manusia

“Aku malu sama batu ini, Mat. Dia setia jadi batu. Menjaga amanat Allah di pinggir kali. Sementara aku…”
“Lah iya masak batu harus jadi manusia, Cak?”

Manusia Itu Sama tapi Disengat Tawon Bisa Berbeda

Manusia Itu Sama tapi Disengat Tawon Bisa Berbeda

“Kenapa tawon-tawon itu bisa mengeroyok sampean, Cak?”
“Meraka ingin jalan-jalan, Mat.”
“Sampean ada-ada saja, Cak. Tawon kok ingin jalan-jalan?”
“Loh, kamu kira hanya manusia yang ingin jalan-jalan?”
“Maksud saya, bagaimana sampean tahu, tawon-tawon itu ingin jalan-jalan?”