Arsip Artikel: Muchamad Aly Reza
1,261 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Sains atau FMIPA Kini Makin Dijauhi Anak Muda karena “Tak Jelas” Gunanya, Isinya Cuma Hafalan dan Teori Membosankan
Wajar saja jika Sains atau FMIPA kini jadi ilmu atau jurusan yang dijauhi anak-anak muda. Karena tak jelas kegunaannya.
Rasa Capek yang Terbayar kala Jadi Driver Shopeefood usai Gagal Jadi Tentara dan Bapak Kena Tipu
Gagal jadi tentara. Ayah kena tipu. Dan nyaris DO dari kampus. Semua terbayar usai menjadi driver Shopeefood.
Ketundukan Kepala Daerah pada Megawati: Marwah PDIP hingga Efek Retret yang Belum Tampak Hasilnya
Hal-hal yang belum terjawab dari sikap Megawati melarang kepala daerah kader PDIP mengikuti retret Magelang.
Urus 1.600 Ton Sampah Kota Jogja di Tengah “Drama”
Hasto Wardoyo pilih urus 1.600 ton sampah Kota Jogja sembari nunggu kejelasan Megawati Soekarnoputri, terkait retret di Magelang.
Suasana Serba Tak Pasti di Kantor DPD PDIP DIY Menanti Kepastian Megawati
Suasana serba tak pasti menyelimuti kantor DPD PDI Perjuangan (PDIP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) usai instruksi Megawatai tunda retret.
“Ibu Jualan Balon, Saya Jualan Donat” – Upaya Keras Perempuan Surabaya Wujudkan Mimpi meski Diremehkan Guru hingga Saudara Sendiri
Yatim piatu, sejak kecil harus puasa karena sulit cari makan, jualan donat, hingga diremehkan. Inilah perjalanan saya memperjuangkan hidup dan impian.
Dilema Pelestarian Budaya dan Eksplorasi Wisata di Jogja hingga Salah Tafsir pada Pangeran Diponegoro
Dilema di Jogja, mau melestarikan budaya atau mengeksplorasi wisata. Sebab, Tidak semua budaya itu produk pariwisata, juga sebaliknya.
Buruh Perempuan di Pabrik Rokok Mlati Sleman, Hidupi Keluarga berkat Upah di Atas UMR Jogja
Betapa sulit mencari pekerjaan di Jogja. Sekali dapat, gaji tak seberapa. Hingga akhirnya menjadi buruh pabrik rokok di Mlati Sleman, gajinya di atas UMR Jogja.