Arsip Artikel: Muchamad Aly Reza
1,205 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Beli Honda PCX buat Pamer Sukses ke Tetangga yang Tak Punya Motor Mahal, Awalnya Dielu-elukan Berujung Memprihatinkan
Beli motor Honda PCX buat pamer dan dicap sukses karena tetangga nggak ada yang punya. Malah berakhir memprihatinkan.
Iseng Jadi Pengamen Liar di Jogja: Sehari Dapat Cuan Menggiurkan, Tolong Saya saat Luntang-lantung karena Puluhan Kali Gagal Kerja
Iseng jadi pengamen liar di Jogja: sehari bisa Rp300 ribu-Rp500 ribu, bantu bertahan hidup saat luntang-lantung karena puluhan lamaran kerja ditolak.
Repotnya KKN sama Mahasiswa Kupu-kupu Tak Paham Organisasi: Bingung Mau Ngapain, Jadi Nggak Guna hingga “Diusir” Warga
Repotnya KKN dengan mahasiswa kupu-kupu yang tak pernah ikut organisasi. Serba bingung mau ngapain, berujung “diusir halus” warga.
Gara-gara Tolak Gabung PSHT demi Karate Jadi Dimusuhi Saudara Sendiri, Tak Menyesal karena Jauh dari “Keburukan” kayak Pencak Silat
Gara-gara tolak gabung PSHT demi ikut karate dimusuhi saudara sendiri. Tak menyesal karena jauh dari Keburukan seperti pencak silat.
Hari-hari Putus Asa Pedagang Es Teh Jumbo: Melamun Berjam-jam untuk Tunggu 1 Pembeli, Sudah Harga Murah Dituntut Tanpa Cela
Pedagang es teh jumbo berbagi cerita perihal hari-hari penuh putus asa. Tak pasti menanti pembeli, kasih harga murah dituntut tanpa cela.
Festival Literasi Jogja 2025 Ajak Masyarakat Berpikir Aras Tinggi di Tengah Tantangan Literasi Indonesia di Tingkat Dunia
Festival Literasi Jogja 2025 tak cuma sajikan bazar buku murah, tapi juga “talkshow daging”.
Naik Bus Ladju Ekonomi Surabaya-Jember: Takjub sama Jenis Penumpangnya, Bikin Waswas karena Banyak Hal Tak Terduga
Naik Bus Ladju ekonomi Surabaya Jember: takjub dengan jenis penumpangnya, waswas sepanjang jalan dengan banyak hal tak terduga.
Repotnya KKN Bareng Mahasiswa Kaya: Sibuk Rebahan dan Main HP, Enggan Bergaul Malah “Rendahkan” Kehidupan Warga Desa
Repotnya menjalani KKN dengan mahasiswa kaya. Cuma sibuk rebahan dan main hp, tak mau bergaul malah risih dengan kehidupan warga desa.