Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Ironi Perayaan Hari Ibu di Tengah Bencana Aceh dan Sumatra, Perempuan Makin Terabaikan dan Tak Berdaya
“Ketika terjadi eksploitasi atas alam, kita sebenarnya sedang “memperkosa” Ibu Bumi,” ucap Ummu Salamah, pemerhati anak dan perempuan.
Regenerasi Atlet Panahan Terancam Mandek di Ajang Internasional, Legenda “3 Srikandi” Yakin Masih Ada Harapan
Nurfitriyana Saiman, legenda atlet senior panahan itu berharap momen Indonesia meraih juara di Olimpiade dapat terulang kembali.
Dianggap Aib Keluarga karena Jadi Sarjana Nganggur Selama 5 Tahun di Desa, padahal Sibuk Jadi Penulis
Lika-liku seorang penulis tinggal di desa. Di cap sarjana nganggur karena tak terlihat bekerja selama 5 tahun. Terlambat bahagiakan ayah yang sudah tiada.
Nyaris Menyerah karena Tremor dan Jantung Lemah, Temukan Semangat Hidup dan Jadi Inspirasi berkat Panahan
Dari olahraga panahan, Praja Pratama bak menemukan semangat hidup kembali setelah sempat diremehkan oleh orang-orang sekitarnya.
Pasar Petamburan Jadi Saksi Bisu Perjuangan Saya Jualan Sejak Usia 8 Tahun demi Bertahan Hidup di Jakarta usai Orang Tua Berpisah
Cerita gen Z lulusan SMA jualan di Pasar Petamburan, Jakarta Barat sejak SD demi lulus SMA dan mencukupi kebutuhan hidup.
Memanah di Tengah Hujan, Ujian Atlet Panahan Menyiasati Alam dan Menaklukkan Gentar agar Anak Panah Terbidik di Sasaran
Butuh konsentrasi tingkat tinggi agar anak panah mencapai target di tengah hujan. Dan atlet muda dari Semarang ini mampu melakukannya.
Menyesal Kerja di Jogja dengan Gaji yang Nggak Sesuai UMP, Pilih ke Jakarta meski Kerjanya “Hectic”. Toh, Sama-sama Mahal
Daripada kerja di Jogja yang sama-sama hectic, serba mahal, dan macet-macetan, gaji di Jakarta lebih adil dan manusiawi.
Kedewasaan Bocah 11 Tahun di Arena Panahan Kudus, Pelajaran di Balik Cedera dan Senar Busur Putus
Belajar dari sikap tenang bocah usia 11 tahun yang ikut pertandingan panahan di Kudus, saat alami cedera serius karena senar busurnya putus.