Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
828 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Lulusan SMK Pernah Kerja Jadi Cleaning Service dengan Upah Rp20 per Jam, Kini Buka Usaha Sendiri hingga Hasilkan Omzet Rp70 Juta
Lulus SMK pilih kerja di Go-Clean. Setelah perusahaan itu bangkrut, malah bangun bisnis sendiri dengan pengalaman yang ada hingga raih omzet Rp70 juta per bulan.
Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI
Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto sebagai ruang pembelajaran berbasis alam untuk membentuk karakter siswa di tengah bahaya AI.
Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia
Tak ingin mengecewakan pegawainya yang masih muda dan bergelar sarjana, Nova buka peluang kirim petugas kebersihan sampai ke Turki.
Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja
Di tengah masa pembinaan, seorang warga binaan berinisial RAS menikahkan putrinya secara langsung di Lapas Wirogunan Yogyakarta.
Pakar Hukum Pidana: Pelaku Pengeroyokan di Bali Bisa Kena KUHAP, sementara Keluarga Korban Terlanjur Alami Trauma
Pakar Hukum Pidana: Pelaku pengeroyokan di Bali bisa kena Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.
Perjuangan Mutiara Belajar Mandiri dan Andalkan Buku Panduan dari Sang Ayah Penjual Tahu hingga Tembus ITB
Cinta seorang ayah yang memperjuangkan putri bungsunya agar bisa kuliah di ITB, meski dia khawatir dengan keterbatasan ekonomi yang ada.
Sempat Larang Anak Kuliah di ITB hingga Akhirnya Luluh, Rela Tempuh Jogja-Bandung dengan Bajaj sebagai Penyemangat
Sempat larang anak kuliah di ITB, Bustani khawatir karena tidak punya biaya. Kini sudah legawa hingga antarkan anaknya ke ITB naik bajaj.
Realita Sarjana Muda Gusar Mencari Kerja: 4 Tahun Lamanya Berkutat dengan Buku, Lulus Kuliah Memilih Pasrah
Kini, kerja apapun bakal dijalani oleh sebagian sarjana muda alih-alih menganggur. Mereka pilih “berdamai” dengan situasi ekonomi sekarang.