Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Sensus

Pengalaman Kencan Pertama yang Kikuk dan Rupa-rupa Warnanya

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
9 Mei 2020
A A
penglaman kencan pertama sensus mojok menyakitkantips ketemuan tempat untuk acaran hubungan asmara kikuk kencan buta nervous topik obrolan PDKT mojok.co

penglaman kencan pertama sensus mojok menyakitkantips ketemuan tempat untuk acaran hubungan asmara kikuk kencan buta nervous topik obrolan PDKT mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

`MOJOK.CO – Tidak ada yang mengalahkan kikuknya pengalaman kencan pertama. Agak malu, grogi, bercampur bumbu-bumbu kehidupan yang membuatnya tidak terlupakan.

Kencan pertama itu momen sakral. Momen penentuan apakah hubungan yang menjurus pada asmara duniawi ini bakal diteruskan atau justru bikin ilfeel tidak kepalang. Beberapa pasangan memilih makan bersama, jalan-jalan bersama, atau sekadar ngobrol untuk membunuh waktu. Tenang, semuanya berkesan.

Pengalaman kencan pertama jangan pernah kalian lupakan. Meski memalukan, momen itu membantu kalian mengingatkembali betapa polosnya sebuah cinta yang belum diwarnai prahara. Ya, namanya juga baru mulai, Bos!

Mojok Institute mengadakan sensus, dan menyimpulkan bahwa kencan pertama memang sungguh geli-geli belut listrik.

Hasil Sensus

Pengalaman Kencan Pertama #1 Makan, makan, dan pokoknya makan

Standar banget. Kencan pertama, jalan bareng terus cari tempat makan. Meskipun terlalu biasa, pilihan ini tergolong cara paling aman dalam berkencan. Ya iya dong, semua orang butuh makan. Selain menjaga ketahanan pangan di perut pasangan, orang yang kenyang nggak akan mudah marah dan cenderung gembira. Cocoklah buat membangun suasana bahagia.

Tapi hati-hati, Mylov. Jika memutusan acara makan sebagai kencan pertama, pemilihan tempat makan adalah yang paling penting. Usahakan cari resto yang jual makanan enak, tempatnya santai, dan harganya pas di kantong. Jangan sampai pasangan yang vegan kalian ajak makan tengkleng gajah, bisa porak poranda hatimu nantinya.

@rachmatslamet Kencan pertama ke angkringan, digrebek temen, untung bukan satpol PP. Ehe ehe ehe~

Pengalaman Kencan Pertama #2 Banyak diemnya karena kehabisan topik obrolan

Perasaan suka bisa disampaikan menggebu-gebu dalam rangkaian chat WhatsApp. Sayang, kalau suruh ngomong langsung di depannya, nggak ada yang punya nyali. PDKT-nya begtu asyik, saat kencan pertama justru kehabisan topik. Permasalahan klasik.

Tapi santai, diem-dieman dan kehabisan topik obrolan sewajarnya terjadi saat kencan pertama. Namanya juga belum terbiasa. Ibarat naik motor matic yang udah lama nggak dipakai, slah kaki dulu lah…

Mahmudi Didi: awkward min, beda sama di chat. pas ketemu byk diemnya wqwq. tapi kencan ku sukses uyey

Pengalaman Kencan Pertama #3 Berboncengan keliling kota, ciyeee~

Sebenarnya esensi dari kencan sama orang terkasih adalah menghabiskan waktu bersama. Mau sambil roll depan roll belakang atau cuma pandang-pandangan satu jam pun nggak masalah, asalkan sama yange. Makanya, berboncengan keliling kota juga kerap jadi alternatif. Duduk berdua sambil ngobrol di atas motor bisa membangun kesan romantis. Walau kadang perlu teriak-teriak melawan derasnya hantaman angin dan budeknya kuping kalau udah di atas motor.

Fitriatunnisa: Motoran ber2 keliling yogya ditemani gerimis..

Pengalaman Kencan Pertama #4 Dibumbui kejadian memalukan

Alasan kenapa kencan pertama sering tak terlupakan adalah karena kejadian aneh-aneh bin memalukan yang sering menyertai. Salah tingkah adalah sikap destruktif yang sungguh berbahaya, bisa bikin ngakak sambil malu hanya dnegan mengingatnya saja.

Tapi, apalah artinya kencan pertama tanpa bumbu-bumbu kocak yang layak diceritakan begini. Andai hubungan kalian langgeng sampai tua, kencan pertama yang memalukan bakal menggelitik diceritakan ke anak cucu. Andai hubungan kalian bella ciao di tengah jalan, ya sudah, memang sudah sepantasnya hubungan yang dimulai dengan memalukan diakhiri cepat-cepat.

@andriarift Doi nerves, sampe nabrak motor orang dong 

Pengalaman Kencan Pertama #5 Kaum yang belum pernah kencan pengin ikut cerita

Tolong jangan abaikan jomblo yang belum sempat pacaran dan belum punya pengalaman kencan pertama. Bagaimana pun mereka juga pengin nimbrung dan ngerecokin kaum-kaum yang berbahagia dalam mengenang cinta. Siapa tahu ketularan, ya kan?

@catreonot Lah kalian pernah kencan??

BACA JUGA Tidak Ada Patah Hati Terberat karena Semua Terasa Menyakitkan atau kompilasi survei lainnya di SENSUS.

Terakhir diperbarui pada 5 Mei 2020 oleh

Tags: hubungankencan pertamasensus mojok
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Kapankah Saat yang Tepat untuk Putus Cinta? | Semenjana Eps. 6
Video

Kapankah Saat yang Tepat untuk Putus Cinta? | Semenjana Eps. 6

3 Maret 2025
ilustrasi 5 Cara Mencegah Pertengkaran yang Terjadi Akibat Salah Baca Google Maps mojok.co
Pojokan

5 Cara Mencegah Pertengkaran yang Terjadi Akibat Salah Baca Google Maps

28 September 2021
ilustrasi Ada Anggapan bahwa di Aplikasi Kencan, Cowok Bule Lebih Sopan ketimbang Cowok Lokal mojok.co
Pojokan

Ada Anggapan bahwa di Aplikasi Kencan, Cowok Bule Lebih Sopan ketimbang Cowok Lokal

21 Agustus 2021
kakak-adik
Pojokan

Memahami Hubungan Aneh Kakak-Adik: Saling Menyayangi Namun Tetap Penuh Persaingan, Perseteruan, dan Perdebatan

20 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
Mie ayam surabaya untuk quality time. MOJOK.CO

Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

25 Februari 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah

24 Februari 2026
Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)

Karena Cinta dan Setia, Rela Membeli 11 Motor Honda tapi Berakhir Kecewa karena Honda Scoopy Hanya Jual Tampang tapi Mesinnya Menyedihkan

25 Februari 2026
Honda PCX 150 lebih buruk dibanding Yamaha Mio Sporty. MOJOK.CO

Ganti Motor Honda PCX 150 Berujung Menyesal karena Bawa Petaka dan Bikin Boncos, Seketika Rindu dengan Yamaha Mio Sporty

2 Maret 2026
User kereta api (KA) ekonomi Sri Tanjung pertama kali naik bus Eka PATAS ketimbang Sumber Selamat. Dari keterpaksaan menjadi ketagihan meski tetap tidak tenang MOJOK.CO

User KA Sri Tanjung Nyoba Bus Eka: Tak Seburuk Naik Kereta Ekonomi, Tapi Pikiran Dibuat Tak Tenang Meski di Kursi Nyaman

2 Maret 2026

Video Terbaru

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.