Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Bentuk Jimat dalam Islam Kejawen dan Mitos-Mitos Spiritual Raja Jawa

Redaksi oleh Redaksi
31 Oktober 2023
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jimat memiliki akar kata dalam bahasa Arab yaitu azimah, yang berarti rajah. Jimat adalah benda-benda yang dipercaya memiliki kekuatan gaib untuk mendatangkan manfaat tertentu bagi pemiliknya. Manfaat tersebut dapat berupa perlindungan diri dari marabahaya, mendatangkan keberuntungan, atau mencapai tujuan tertentu.

Jimat yang selama ini kita kenal biasanya berupa benda-benda yang memiliki nilai simbolis, seperti batu akik, logam, kayu, atau tumbuhan tertentu. Jimat juga bisa berupa tulisan-tulisan suci, seperti ayat Al-Qur’an atau doa-doa tertentu. Namun, jimat sebetulnya tidak hanya berupa benda-benda fisik, tetapi juga bisa berupa makhluk hidup juga makhluk yang tak kasat mata.

Jimat sudah ada sejak zaman dahulu, termasuk dalam budaya Jawa. Jimat biasanya punya ikatan yang kuat dengan sang pemilik awalnya. Ketika orang lain memiliki jimat tersebut, maka ia seolah-olah memiliki kekuatan dan kepercayaan diri yang sama tingginya dengan pemilik awalnya.

Dalam ajaran Islam, penggunaan jimat itu boleh, asalkan tidak bertentangan dengan syariat Islam. Jimat harus digunakan dengan niat yang baik, bukan untuk kemusyrikan, serta tidak boleh diandalkan sepenuhnya.

PutCast kali ini menghadirkan narasumber Irfan Afifi dan Paksi Raras Alit. PutCast episode ini mengambil tempat di salah satu titik kegiatan pameran buku Jogja Book Fair 2023, bertempat di Halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY. Tema obrolannya yaitu soal apa itu jimat dan hubungannya dengan nilai-nilai keislaman dan kejawen.

Bagaimana kita sebagai masyarakat awam memahami orang-orang yang memiliki jimat agar tidak terjebak pada kemusyrikan? Bagaimana sebetulnya sejarah jimat itu sehingga ritualnya masih ada di sekitar kita? Apa hubungan jimat dengan mitos-mitos yang beredar soal kesaktian dan spiritualitas raja-raja Jawa zaman dulu?

Simak jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, termasuk cerita-cerita unik lain seputar laku tirakat dan ritual spiritualitas para calon pemimpin dengan menonton video di atas sampai selesai.

—

Mau nonton video edisi #PutCast sebelumnya kunjungi playlist Youtube di sini. Atau jika mau lihat-lihat video Mojok yang lain dengan isu dan tema yang menarik, yuk ngintip video-video lainnya di sini.

Tags: islam kejawenjimatmitosPutcastraja jawa

Terpopuler Sepekan

Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man Adalah Film yang Seharusnya Tidak Ada (?)

Peaky Blinders: The Immortal Man Adalah Film yang Seharusnya Tidak Ada (?)

30 Maret 2026
Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Keterima ITS tapi Tak Diambil demi Nama Besar UGM, Malah Merasa Bodoh karena Gagal SNBP padahal Hanya Seleksi “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tak Pasti Aman

1 April 2026
Diledek ibu karena merantau dari Jakarta ke Jogja. MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pulang ke Jakarta setelah Sekian Lama, malah Diledek Ibu Saat Kumpul Keluarga karena Tak Bisa Sukses seperti Saudara Lainnya

29 Maret 2026
Jalan rusak di Taniwel, Maluku. MOJOK.CO

Ratusan Anak Sekolah di Kabupaten Seram Bagian Barat Dibiarkan Menderita dari Tahun ke Tahun oleh Maluku

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.