Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Yang Sebaiknya Dilakukan Pekerja ketika Terkena PHK

Faisal Makruf oleh Faisal Makruf
20 Januari 2023
A A
Yang Sebaiknya Dilakukan Pekerja ketika Terkena PHK

Beberapa perusahaan terpaksa harus di-PHK besar-besaran (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini PHK massal makin santer terdengar. Beberapa perusahaan selevel Shopee, Gojek, atau bahkan Glints juga dikabarkan telah melakukan pemecatan ke pekerjanya. Sebagai bagian dari Serikat Merdeka Sejahtera (SEMESTA), kami cukup sering mendapat pertanyaan soal apa sih yang harus dilakukan pekerja ketika mendapat kabar PHK?

Nah, berikut kami coba berikan tips versi kami sendiri tentunya.

#1 Dokumentasikan semuanya

Meski UU mengatur bahwa PHK harusnya dikabarkan selambat-lambatnya 14 hari kerja sebelumnya, tapi langkah ini sering dilanggar oleh perusahaan. Banyak perusahaan brengsek yang mengabarkan PHK ke pekerjanya secara mendadak, atau bahkan tepat di hari-H. Kabar PHK yang tidak mendadak saja bisa membuat shock, apalagi yang dadakan.

Meskipun kaget, usahakan sebisa mungkin dokumentasikan semua hal terkait PHK tersebut. Catat, rekam, atau salin semua yang berhubungan dengan PHK tersebut. Baik itu rapat pemberitahuan PHK, surat PHK, dan detil-detil informasi lainnya. Proses ini akan sangat krusial apabila nanti ternyata ditemukan kesalahan atau ketidaksesuaian prosedur PHK. Pastikan juga dokumentasi yang kalian miliki itu tersimpan di tempat yang aman dan mudah kalian akses.

#2 Jangan bertindak tergesa-gesa

Mungkin terdengar sederhana, atau malah naif. Lha wong orang habis dipecat kok diminta tenang. Tapi, ini juga termasuk salah satu langkah paling vital untuk memastikan hak kalian sebagai pekerja yang di-PHK untuk mendapatkan hak yang sesuai. Tidak jarang perusahaan yang jahat akan meminta kalian menandatangani surat resign, atau surat-surat ajaib bin laknat lainnya agar mereka tidak perlu membayar kompensasi PHK kalian.

Berbagai kalimat manipulatif seperti “untuk mempermudah proses”, “agar di paklaring tulisannya mengundurkan diri, tidak dipecat”, atau malah dipaksa untuk menandatangani surat yang kalian mungkin kurang paham betul isinya. Berbagai siasat tersebut dilakukan agar perusahaan bisa menekan biaya kompensasi PHK kalian.

Baca Juga:

Resign karena Nggak Kuat Menghadapi Stasiun Manggarai Adalah Alasan yang Masuk Akal, Bukan Lemah 

Kerja Sambil Kuliah S2 demi Menutupi Hidup yang Terlanjur Medioker

Nah, sebelum tanda tangan surat atau pernyataan apa pun, kalian harus berusaha tenang dan tidak tergesa-gesa. Karena apabila ternyata yang kalian tanda tangani adalah surat pengunduran diri, atau bahkan surat menyepakati PHK dan paket kompensasinya, itu bisa menjadi rintangan bagi kalian untuk memperjuangkan hak kompensasi PHK. Kalau perlu, minta waktu lebih untuk membaca dan memahami surat tersebut sembari melakukan langkah selanjutnya.

#3 Hubungi pihak yang lebih paham

Banyak sekali pekerja yang tidak sepenuhnya paham soal haknya, termasuk hak kompensasi PHK. Kalau kalian salah satunya, jangan putus asa. Selain perlu belajar, kalian sebaiknya segera mengontak pihak yang benar-benar paham soal ketenagakerjaan. Bisa Lembaga Bantuan Hukum (LBH), saudara atau keluarga kalian yang pengacara, atau serikat pekerja seperti SEMESTA.

Tidak jarang perusahaan yang licik menggunakan siasat untuk mengurangi atau meminimalisir pengeluaran mereka dengan tidak memberikan kompensasi PHK sesuai aturan. Bisa jadi membuat aturan palsu, menakut-nakuti pekerja agar tidak meminta haknya, atau mengancam akan melakukan blacklist terhadap pekerja kalau tidak menerima PHK. Maka dari itu, penting untuk memastikan hak atau kompensasi PHK kalian terpenuhi.

Nah, salah satunya adalah dengan memverifikasi informasi atas kompensasi kalian ke pihak yang memang mengerti.

#4 Siapkan langkah selanjutnya

Setelah mendapatkan konsultasi yang sesuai dari pihak yang mengerti, penting untuk menganalisa opsi yang kalian miliki. Bisa itu menerima PHK, karena kompensasi sudah sesuai dan memang tidak ingin bekerja di situ lagi, atau tetap meminta dipekerjakan kembali meski sudah ditawarkan pesangon sesuai UU, atau menuntut hak kompensasi kalian yang ternyata tidak diberikan secara penuh.

Kalau ternyata hak kalian tidak diberikan secara utuh, maka sejatinya kalian adalah korban pencurian. Apakah kalian ingin diam saja ketika hak kalian dirampas, atau ingin memperjuangkannya? Pilihan ada di tangan kalian. Menuntut hak memang sering kali tidak mudah, tapi sepengalaman kami mereka yang meminta hak mereka agar diberikan, selalu mendapat haknya di akhir, dan juga memiliki kepuasan batin karena telah berjuang untuk diri mereka sendiri. Kalau mau memilih diam saja meski hak kalian dirampas, meski sangat tidak kami sarankan, ya itu pilihan kalian juga.

Bagaimanapun juga, saya hanya bisa berharap semoga kalian tidak pernah menjadi korban PHK. Kalau ternyata suatu saat nasib naas seperti ini menimpa kalian, selalu ingat bahwa kalian tidak sendiri. Ada banyak pihak yang siap membantu kalian. Pihak-pihak yang paham bagaimana rasa sedih dan cemas ketika mendapat pemberitahuan PHK. Jangan sungkan hubungi serikat kami, @semestaburuh kalau kalian membutuhkan pendampingan atau konsultasi pasca-PHK.

Penulis: Faisal Makruf
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA PHK Massal di Dunia Startup: Badai Ini Belum Akan Berakhir

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2023 oleh

Tags: haklangkah-langkahpekerjaPHK
Faisal Makruf

Faisal Makruf

Buruh lahir dan besar di Yogyakarta. Punya cita-cita buat ikut Pilgub DIY.

ArtikelTerkait

Karyawan Perlu Cek Slip Gaji Secara Rutin agar Tidak Dicurangi Perusahaan! Mojok.co

Pekerja Perlu Rutin Cek Slip Gaji agar Tidak Dicurangi Perusahaan

23 November 2023
hobi resign dari tempat kerja alasan ragu cara memutuskan menyesal mojok.co

Saran bagi Pekerja yang Hobi Resign padahal Baru Kerja Sebentar

20 Agustus 2020
Batas Usia Kerja Bunuh Masa Depan Pencari Kerja Usia 30 Tahun! (Unsplash)

Batas Usia Kerja Nyata Menyiksa Pencari Kerja dengan Usia di Atas 30 Tahun Seperti yang Saya Rasakan

19 Agustus 2024
Kuli Jawa: Rapi Hasilnya Rapi, walau Kerap Berisik Ketika Bekerja rumah orang jawa

5 Stereotip Orang Jawa yang Kerap Dianggap sebagai Kebenaran

18 Juli 2023
4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Kerja di Sektor Pertambangan

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Kerja di Sektor Pertambangan

25 Juni 2024
Akbar Faisal Profesi PNS Adalah Kebanggaan Orang Tua yang Masih Abadi terminal mojok.co

Omnibus Law Bikin HRD Bakal Tambah Repot

13 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.