Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Weekdays Adalah Waktu Terbaik Menggelar Kondangan, dan Saya Serius!

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
13 Mei 2023
A A
kapan nyusul nikah kondangan

Petaka dari Pertanyaan "Kapan Nyusul Nikah?" Pas di Kondangan

Share on FacebookShare on Twitter

Kondangan 50 ribu, sehari lima tempat. Begitu bunyi status kawan saya beberapa waktu lalu. Keadaan yang sama juga pernah saya alami. Biasanya, momen undangan numpuk ini terjadi pada bulan-bulan tertentu. Yaitu, bulan yang oleh sebagian besar orang dianggap sebagai bulan yang baik untuk menggelar hajatan. Dalam penanggalan Jawa, bulan yang dianggap baik untuk menggelar hajatan yaitu bulan Jumadil Akhir, Rajab, Ruwah dan Besar. Konon, melangsungkan pernikahan di bulan-bulan ini akan membawa keberkahan bagi pasangan pengantin.

Kembali ke soal status kawan saya. Tidak bisa dimungkiri, perkara undangan numpuk memang kerap bikin boncos. Apalagi, kalau pas tanggal tua. Mau tutup mata, kok, ada rasa berdosa. Terlebih kalau yang punya hajat adalah sanak saudara. Sungguh dilema tak tak mudah untuk dompet UMR.

Tapi, kalian tahu, apa yang lebih menyesakkan daripada sekadar undangan numpuk? Yaitu, undangan yang tanggalnya pas weekend! OMG, kenapa harus weekend? Kenapa nggak weekdays aja, HAH??

Me Time

Bagi mereka yang tidak terikat jam kerja kantoran, kondangan di akhir pekan ataupun hari kerja mungkin tidak akan ada bedanya. Namun, bagi kami yang saban hari harus berangkat dan pulang membarengi matahari, kondangan pas weekend sungguhlah sesuatu yang sangat menyiksa.

Begini. Hari Senin hingga Jumat, urusan pekerjaan sudah sangat membuat kami penat. Tolong pahami bahwa ini bukan berarti bekerja di rumah itu tidak penat, ya. Bukan. Hanya saja, di penghujung minggu, kami sungguh merindukan hari yang santai. Hari di mana kami tak perlu merasa diburu ataupun memburu. Sekadar ngopi di teras sambil mantau timeline lalu mandi agak siangan. Atau, punya waktu sedikit lebih banyak untuk gulang-guling di kasur. Me time. Gitu aja, udah bahagia.

Masalahnya, keinginan tersebut bakal susah untuk diwujudkan jika di Sabtu atau Minggu ada jadwal kondangan. Apalagi kalau lokasi resepsinya lumayan membentang jarak. Mau nggak mau, pagi-pagi harus sudah prepare. Hmmm.

Weekdays lebih seru

Mereka yang menggelar hajatan pas weekend, mungkin berpendapat weekend jadi waktu yang tepat karena tidak mengganggu jam kerja. Harapannya, tamu undangan yang datang bisa lebih banyak. Yakin? Kebanyakan orang kalau sudah mager di rumah, biasanya males keluar rumah, loh. Apalagi sekadar pergi kondangan.

Bandingkan kalau kondangannya pas hari kerja. Temen-temenmu bisa kompakan dateng bareng-bareng pas jam pulang kerja. Atau, pergi kondangannya bisa disetting bergantian. Dibagi dalam beberapa kloter biar kantor nggak kosong melompong. Momen fotonya juga bisa lebih seru karena rame-rame. Beda cerita kalau kondangannya pasakhir pekan atau liburan. Yang datang mritil sepasang-sepasang. Sesi fotonya jadi nggak bisa keroyokan. Ih, nggak seru, ih.

Baca Juga:

Sumbangan Pesta Hajatan di Gunungkidul, Tradisi Baik yang Berubah Jadi Ajang Adu Gengsi

Jadi Dewasa Itu Menyeramkan, Harus Bayar Cicilan, Mikirin Harga Sembako, Juga Harus Menghadapi Orang Nyanyi di Kondangan tapi Suaranya Fals

Privilege

Makin seru lagi, kalau punya kantor yang bosnya punya jiwa sosial tinggi. Begitu tahu ada anak buah yang nikah, jam kerja auto berubah. Yang tadinya absen pulang jam lima, jadi jam 11 mengikuti jam prasmanan. Biar apa? Biar bisa kondangan rame-rame. Wah, privilege banget ini kalau punya kantor modelan begini. Etapi kantor pemerintahan nggak related, ya. Bisa di demo massa kalau kantor tau-tau tutup dengan alasan pegawainya mau kondangan. Hahaha…

So, buat kamu yang punya rencana mau gelar hajatan, please, weekdays aja udah. Kasihanilah tubuh kami yang butuh istirahat ini. Jangan paksa kami memilih antara rendang atau rebahan, oke?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kondangan Sendirian Itu Nggak Apa-apa, Penting Wani!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Mei 2023 oleh

Tags: Kondanganresepsi pernikahanweekdaysweekend
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Skill Karang Taruna di Desa yang Sulit Disaingi oleh Warga Kota Mojok.co

4 Skill Karang Taruna di Desa yang Sulit Disaingi oleh Warga Kota

25 Maret 2024
Tidak Ada Hajatan yang Menguntungkan Terminal Mojok

Tidak Ada Hajatan yang Menguntungkan

5 Januari 2023
Cara Orang Sumatera Selatan Memaksa Orang Datang ke Kondangan

Cara Orang Sumatera Selatan Memaksa Orang Datang ke Kondangan

8 Januari 2023
Kondangan Sendirian Itu Nggak Apa-apa, Penting Wani!

Kondangan Sendirian Itu Nggak Apa-apa, Penting Wani!

17 Juni 2022
4 Benda Underrated yang Wajib Dibawa Saat Pergi Kondangan terminal mojok

4 Benda Underrated yang Wajib Dibawa Pergi Kondangan

11 Desember 2021
4 Tradisi Kondangan di Desa yang Bikin Heran Orang Kota Terminal Mojok ngawi

Culture Shock Orang Gunungkidul Saat Kondangan ke Ngawi Jawa Timur

25 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Sebagai Warga Pati, Saya Tidak Kaget Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, karena Selama 24 Tahun Dipimpin 3 Bupati yang Terjerat Skandal

Sebagai Warga Pati, Saya Tidak Kaget Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, karena Selama 24 Tahun Dipimpin 3 Bupati yang Terjerat Skandal

20 Januari 2026
4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita Mojok.co

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

18 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Berkah di Luar Arena: Ojol Jakarta Terciprat Bahagia dari “Pesta Rakyat” Indonesia Masters 2026 di Istora
  • Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali
  • Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat
  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.