Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Waspada Tipu Daya Wedding Organizer Abal-Abal!

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
9 Oktober 2019
A A
Wedding Organizer

Wedding Organizer

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam mempersiapkan pesta pernikahan, banyak calon pengantin yang tentu ingin mendapatkan pengalaman berkesan. Wajar saja, karena menikah adalah salah satu momen yang terbilang sakral dalam hidup. Maka dari itu, sudah selayaknya para calon pengantin membuat perencanaan sebaik mungkin—dengan ide yang tak kalah mumpuni.

Dalam persiapan pesta pernikahan, tak jarang pula para calon pengantin dan besan bertukar pikiran perihal konsep pesta yang akan diusung. Karena kesibukan masing-masing pihak keluarga dan ketidakmungkinan mengurus juga merencanakan setiap saat sampai dengan hari dilangsungkannya pesta pernikahan, seringkali pihak dari kedua mempelai menggunakan jasa WO (Wedding Organizer) untuk membantu dalam pembuatan konsep acara dan pesta hingga prosesnya secara langsung.

Dalam pemilihan Wedding Organizer, biasanya seseorang akan memilih sesuai dengan selera, karena tentu setiap Wedding Organizer memiliki konsep masing-masing, meski tetap pada akhirnya menyesuaikan selera pelanggan atau menyesuaikan permintaan para pelanggan. Selain itu, ada juga yang memilih menggunakan jasa Wedding Organizer berdasarkan asas kepercayaan—saling percaya satu sama lain. Entah karena sudah lama saling mengenal atau baru saja berkenalan juga melihat melalui akun instagram.

Sayangnya, ada Wedding Organizer yang tidak memegang teguh komitmen seperti persetujuan awal yang sudah disepakati, membatalkan persetujuan secara sepihak, bahkan ada pula yang kabur dan tidak diketahui keberadaannya di mana! Biasanya, Wedding Organizer abal-abal seperti ini seringkali ditemui di media sosial dan tidak memiliki kantor tetap. Sehingga, ketika ada laporan penting atau perlu follow-up bahkan pertanggungjawaban acara, mereka dapat dengan leluasanya kabur setiap saat.

Cerita serupa seringkali ditemui di linimasa akun Twitter saya yang memang sudah diretweet sebelumnya oleh beberapa teman. Ketika membaca utasannya, rasanya kok miris. Betapa tidak, biaya yang sudah disetorkan sudah pasti tentu tidak sedikit. Ada yang sudah mentransfer DP belasan hingga puluhan juta, bahkan ada pula yang sudah melunasi pembayarannya.

Hal seperti itu sudah seharusnya diantisipasi sedari awal agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, diantaranya dengan mengecek apakah Wedding Organizer memiliki lokasi tetap atau tidak. Kroscek dapat dilakukan melalui penelusuran di internet. Jika memang kredibel dan informasi valid, biasanya akan muncul juga beberapa testimoni dari pengguna jasa WO tersebut.

Biasanya, Wedding Organizer yang kredibel memiliki rekanan atau vendor tetap untuk catering, wardrobe, beserta MUA-nya. Semakin lama WO ini beroperasi, pasti semakin banyak pula review tentang bagaimana pelayanan mereka.

Jangan tertipu dengan manisnya foto ruang gedung, hasil dari beberapa proses resepsi yang sudah dilakulan, feed pada media sosial yang rapi, menarik, dan lain sebagainya. Tetap lakukan perbandingan dari sisi kualitas dan juga harga. Harga murah dibanding dengan vendor lain pun belum menjadi jaminan pelayanan meragukan. Lha gimana, harga mahal pun masih ada saja yang tidak komitmen dan kabur begitu saja, kok.

Baca Juga:

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

Saya sendiri lebih memilih Wedding Organizer langsung dari gedung resepsinya saja dengan harga yang sudah dipaketkan. Mungkin cara ini terkesan jadul dan kuno diantara berbagai cara yang lebih mudah—sambil melihat katalog di media sosial. Namun, saya meyakini cara tersebut lebih aman dan terpercaya. Bisa bertemu dengan tim WO pada waktu yang ditentukan, mengecek lokasi kantor, terpenting dan yang menjamin adalah diberi keleluasaan untuk merasakan tester makanan jika sedang ada pesta yang dilangsungkan. Jadi, validitas dan kinerja tim WO juga bisa sambil dimonitoring secara langsung sebelum giliran saya di waktu mendatang.

Tentu, tidak semua Wedding Organizer yang ditemui pada platform media sosial seperti itu. Ada juga yang memang dibentuk demi memberi kepuasan pada para pelanggan—calon pengantin—dan memiliki komitmen tinggi dalam bekerja dengan harga yang terbilang bersaing.

Tulisan ini pun dibuat bukan untuk menjatuhkan Wedding Organizer yang melakukan pemasaran di platform media sosial. Lebih kepada agar kita semua bisa berhati-hati terhadap segala modus penipuan yang mengatasnamakan Wedding Organizer dan memilah mana yang dapat dipercaya dan mana yang tidak.

Pada akhirnya, resepsi atau pesta pernikahan hanya sebuah acara tambahan yang sudah terlanjur membudaya di negara berflower ini. Bukan suatu kewajiban, bukan pula suatu paksaan—lebih disarankan menyesuaikan dengan budget yang ditetapkan. Saat ini, banyak juga kok pasangan yang lebih memilih menggelar pesta pernikahan secara sederhana, lalu alokasi resepsi pernikahan ditabung dan dijadikan “modal” untuk bulan madu ke tempat yang diinginkan. Meski pada akhirnya, semuanya tergantung kepada pilihan dan rencana masing-masing. (*)

BACA JUGA Gagal Nikah Gara-Gara Larangan Menikah Anak Pertama dengan Anak Ketiga (JiLu) atau tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2025 oleh

Tags: calon pengantinJombloPacaranPernikahanrencana pernikahanWedding Organizer
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

mantan menikah dengan sahabat

Rasanya Punya Mantan yang Menikah dengan Sahabat Sendiri

12 April 2020
Mengenal Upacara Nganten Keris, Pernikahan Tanpa Mempelai Pria di Bali terminal mojok

Mengenal Upacara Nganten Keris, Pernikahan Tanpa Mempelai Pria di Bali

4 September 2021
Seni Mencintai Ala Erich Fromm yang Bagus buat Rujukan Yang-yangan terminal mojok.co

Soal Cinta Kita Semua Biadab

31 Mei 2019
4 Hal Tak Biasa yang Ada dalam Pernikahan di Demak

4 Hal Tak Biasa yang Ada dalam Pernikahan di Demak

9 Mei 2023
Mitos Gunung Pegat Lamongan yang Bisa Bikin Pegatan terminal mojok.co

Mitos Gunung Pegat Lamongan yang Bisa Bikin Pegatan

14 Desember 2021
sahabat perempuan pacar

Tiga Alasan Kenapa Sahabat Perempuan Pacar Nggak Seharusnya Dicemburui

5 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026
Jalan Alternatif Jogjakarta-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

2 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.