Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Wahai Umat Manusia, Perhatikan Kamar Mandi Milikmu!

Zaki Annasyath oleh Zaki Annasyath
16 Juli 2019
A A
kamar mandi

kamar mandi

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika saya berkelana ke suatu tempat, hal yang amat sangat saya perhatikan adalah kebersihan kamar mandi umumnya. Misal, sewaktu berada di pantai. Beberapa kali saya temukan pantai yang memiliki toilet yang berkategori “kurang berkenan”. Kategori tersebut berdasarkan komponen-komponennya seperti lantai yang kotor, WC kecoklatan, serta bau tak sedap. Apalagi kalau disertai biaya yang tinggi, nggak ikhlas euy.

Saya juga kerap memperhatikan keadaan kamar mandi atau toilet di masjid yang notabene merupakan tempat suci. Kata “suci” yang melekat pada masjid berbanding terbalik dengan kondisinya yang…ah… tak layak untuk jamaah pokoknya. Ada sebuah masjid yang cuma menyediakan sebuah lubang di dalam toilet sebagai pengganti kloset untuk buang hajat. Lalu, Ada lagi masjid yang ketika saya buang air kecil, klosetnya mampet . Hmm.. bukankan kebersihan sebagian dari iman?.

Saat perjalanan jauh menuju Pulau Dewata bersama kawan-kawan pun, toilet di setiap tempat pemberhentian bus banyak yang yak layak. Dan konyolnya, kami harus membayar biaya kebersihan untuk setiap kamar mandi yang kami pakai.

Pengalaman saya yang teranyar, ketika saya mencicipi sebuah kamar mandi di masjid saat berada di sebuah daerah Jawa Tengah. Masjidnya sih berdiri megah dengan warna yang dipenuhi hijau dan putih. Namun, toiletnya nggak ada pintunya! Sebagai sekatnya, dipasang terpal bekas yang tak mampu menutupi seluruh bagiannya. Jadi, harus ada seorang teman yang berjaga di depannya hanya untuk mencegah orang lain menyerobot masuk.

Pengunjung toilet umum pun kadang nggak tahu diri juga. Seenaknya membuang puntung rokok sembarangan meskipun sudah diberi tulisan peringatan. Lebih parah lagi kalau lupa disiram hasil buang airnya. Ya mbok tau diri to mas mbak. Kasihanilah pengunjung lain dan penjaga kebersihan.

Tapi, saya juga menyoroti tempat-tempat yang menyediakan kamar mandi bersih dan layak kok. Seperti ketika saya melakukan perjalanan jauh mencari kitab suci ke timur. Toilet di sebuah pom bensin dihiasi keramik berwarna merah. Lantainya bersih dan memiliki pengharum ruangan di pojok atas dinding. Fasilitas yang layak seperti itu membikin suasana nyaman ketika memenuhi panggilan alam.

Masjid di tempat saya mengenyam bangku kuliah, juga memiliki toilet yang amat bersih. Bahkan, tak jarang saat tengah “kebelet” di sela-sela perkuliahan, saya segera menuju toilet masjid itu.

Perihal kamar mandi, entah mengapa banyak orang meremehkannya. Padahal bagi saya, tempat ini merupakan sebuah ruang sunyi yang memantik munculnya berbagai macam inspirasi. Selain itu, yang paling sakti, ketika toilet secara ajaib dapat mengubah suara seseorang menjadi merdu. Saya termasuk orang yang suka bersenandung di kamar mandi. Selain untuk menutupi suara sumbang, bernyanyi di kamar mandi juga sebagai ritual agung yang membersamai hanyutnya dosa sebab guyuran air bak, hehe.

Baca Juga:

Saya Muslim, tapi Saya Enggan Tinggal Dekat Masjid dan Musala

5 Kasta Tertinggi Toilet Mall di Semarang, dari yang Rajin Berinovasi sampai yang Cocok untuk Selfie

Masalah yang menghinggapi sebagian orang Indonesia perihal kebersihan mungkin adalah kemalasan. Saya yakin semua orang Indonesia pasti suka dengan kebersihan. Entah itu kebersihan kamar, kamar mandi, baju, kendaraan dan lain dan lain. Namun, Perlu dicatat, orang Indonesia mungkin hanya menyukai “kebersihannya”, bukan menyukai “proses menuju kebersihan tersebut”.

Hasil analisis dangkal itu saya peroleh ketika di suatu sore, saya pernah menegur kawan yang hanya memandang saya yang tengah membersihkan tumpukan sampah. Kawan itu bilang begini. “Aku ki seneng resik jak, tur ra seneng ngeresikine (aku tuh senang bersih jak, tapi nggak suka membersihkannya). Sejak itu, saya selalu menganalisis kebersihan, terutama kamar mandi, berdasarkan kata-kata kawan saya tadi hehe.

Tak pelak kawan, fakta yang saya paparkan diatas membuktikan pentingnya menjaga kebersihan agar para pengunjung kamar mandi dapat khidmat mencari inspirasi. Kebersihannya juga dapat menjadi promosi tempat wisata setidaknya memanjakan pengunjung wisata yang merangkap pengamat toilet profesional. Ingat kawan, Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjaga kebersihan kamar mandinya. Apa kata dunia kalau tau Indonesia mempunyai sebagian besar kamar mandi umum yang tak terawat dan tak nyaman?. Boleh jadi, siapa yang tau, inspirasi yang seseorang peroleh di kamar mandi umum dapat merubah dunia menjadi lebih adil dan setara di kemudian hari.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: Kamar MandiKebersihanKritik SosialMasjidToilet
Zaki Annasyath

Zaki Annasyath

Medioker

ArtikelTerkait

sejarah korupsi

Saatnya Menulis Sejarah Korupsi di Daerah

27 September 2019
5 Masjid di Jogja yang Sudah Ada Sebelum Indonesia Merdeka

5 Masjid di Jogja yang Sudah Ada Sebelum Indonesia Merdeka

1 April 2023
horoskop

Jangan Hakimi Saya dari Horoskop Belaka!

11 Agustus 2019
Balasan untuk Tulisan tentang Film The Social Dilemma yang Katanya Nihil Solusi terminal mojok.co

Balasan untuk Artikel Film ‘The Social Dilemma’ yang Katanya Nihil Solusi

22 September 2020
5 Dosa Tak Terampuni Ketika Membangun Toilet Umum (Unsplash.com)

5 Dosa Tak Terampuni Ketika Membangun Toilet Umum

31 Juli 2022
Perfeksionis

Perfeksionis, bukan Kepribadian yang Mudah

30 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak Mojok.co

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

21 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

20 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.