Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Penipuan Transaksi Segitiga Perlu Diwaspadai Orang yang Ingin Memulai Usaha Warung Sembako, Awas Rugi hingga Ratusan Juta!

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
5 Juni 2024
A A
Transaksi Segitiga yang Perlu Diwaspadai Orang yang Ingin Memulai Usaha Warung Sembako

Transaksi Segitiga yang Perlu Diwaspadai Orang yang Ingin Memulai Usaha Warung Sembako (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Penipuan segitiga biasa dialami orang-orang yang baru memulai usaha warung sembako. Saya hampir pernah kena tipu 100 karton kecap!

Membuka usaha warung sembako bisa dibilang susah-susah sulit. Kalau ada manusia yang bilang gampang, pasti orang itu hanya penonton, bukan pelaku usaha. Kalau kata para suhu di dunia sembako, dunia sembako adalah dunia yang jahat bagi manusia-manusia polos yang tidak cerdik membaca keadaan.

Mungkin kalau hanya asal membuka usaha sembako,  semua orang bisa. Toh, seperti yang kita lihat ada begitu banyak usaha sembako di sekitar kita. Namun kita juga tidak boleh lupa, dari sekian banyak usaha warung sembako, ada berapa banyak usaha yang tetap bertahan lama dan berkembang usahanya?

Fyi, dunia sembako memang sering disebut usaha recehan, hanya saja perputarannya cepat sekali. Oleh karena itu ada banyak mafia yang sering memanfaatkan hal ini untuk berlaku curang. Nah, bagi para pemula yang berencana membuka usaha warung sembako, ada baiknya berhati-hati dengan trik-trik penipuan. Salah satunya penipuan bermodus transaksi segitiga.

Apakah transaksi ini korbannya hanya para pemula? Oh, tentu saja tidak. Orang-orang yang sudah kawakan puluhan tahun menggeluti usaha warung sembako saja sering kena jebakan transaksi ini yang menyebabkan kerugian puluhan hingga ratusan juta.

Apa itu transaksi segitiga dalam usaha warung sembako?

Sederhananya, transaksi segitiga ini melibatkan tiga orang. Pertama, pelaku. Kedua, korban yang akan membeli barang dagangannya. Ketiga, penjual yang akan menjual barang dagangannya.

Pelaku di sini sebagai mediator. Di satu sisi dia berperan sebagai penjual, namun di sisi lain dia juga berperan sebagai pembeli. Setelah melakukan kesepakatan jual beli, pelaku akan menghubungi penjual untuk mengirimkan barang dagangannya kepada pembeli.

Pembeli tentu tidak menaruh curiga karena pembayarannya setelah barang tiba di tempat. Hanya saja setelah selesai transaksi tentu penjual ini menunggu pembayarannya. Padahal pembayaran sudah dilakukan pembeli kepada pelaku via transfer.

Baca Juga:

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

Pengalaman Saya Nyaris Gabung Sindikat Love Scamming Internasional di Sleman. Gajinya Besar, tapi Harus Jadi Cewek Seksi dan Bisa Sexting

Penjual yang tidak mendapatkan uang tentu tidak mau menyerahkan barang dagangannya hingga akhirnya harus kembali membawa dagangannya kembali. Meski kelihatannya penjual tidak rugi secara materi, namun sebagai pedagang ini juga merupakan sebuah kerugian. Entah kerugian dari segi waktu, tenaga, serta biaya pengiriman. Sedangkan pembeli sudah bisa dipastikan mengalami kerugian materi dari transaksi tersebut. Siapa pihak yang diuntungkan? Ya jelas pelakunya.

Pengalaman kena penipuan transaksi segitiga

Walaupun kelihatannya sepele, banyak sekali orang yang terkena jebakan transaksi segitiga dalam usaha warung sembako ini. Banyak rekan sesama pedagang yang bercerita tertipu dengan modus ini. Bahkan saya sendiri pernah mengalaminya.

Biasanya pelaku menawarkan dagangannya di grup-grup sembako. Barang dagangan yang ditawarkan biasanya harganya di bawah pasaran. Hal seperti ini sebenarnya cukup rancu, karena barang murah itu tidak selalu penipuan. Di dunia sembako, ada banyak juga pedagang yang memiliki barang promo. Mereka biasanya berburu barang promo, dikumpulkan, dan setelah banyak mereka akan menjualnya ke pedagang sembako yang besar.

Waktu melakukan transaksi, ya pelakunya kayak orang benar saja. Minta share loc, memvideokan barang dagangannya, yah… seperti transaksi pada umumnya.

Waktu itu kalau tidak salah, saya memesan 100 karton kecap. Apesnya, si pelaku ternyata memesan barang dagangan di sebuah CV yang mana CV tersebut sudah langganan mengirim barang ke saya. Pas melihat nama dan alamat pemesan, admin CV itu curiga kenapa bukan saya sendiri yang memesan barang dagangan. Akhirnya pihak CV menelepon saya untuk memastikan apakah benar saya yang memesan barang tersebut. Jebul, mung wong apus-apus.

Beruntung karena punya banyak relasi dalam dunia usaha sembako

Saat itu saya mungkin cukup beruntung karena penjual tidak sampai mengantar barang dagangannya ke warung sembako saya. Memiliki banyak relasi dalam dunia sembako juga merupakan sebuah privilese, ya. Dari sekian banyak cerita yang saya dengar, biasanya pelaku mengincar para pedagang baru yang hendak merintis usaha warung sembako.

Coba bayangkan, baru mau mulai usaha, eh, sudah ketemu manusia jahat kayak gini. Kalau mental kalian tidak kuat untuk terjun ke dalam usaha warung sembako, tentu bakalan trauma dan mengalami kerugian yang cukup besar. Oleh karena itu pastikan jika membeli barang dengan harga miring, meski barang sudah diantar sampai tempat, pastikan dulu keamanan barang tersebut. Jadi, tetap berhati-hati, ya.

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Apa Salahnya kalau Punya Usaha Toko Sembako di Usia Muda?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2024 oleh

Tags: ide usahamodus penipuanpenipupenipuansembakotoko sembakowarung sembako
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

5 Ide Usaha yang Cocok bagi Ibu Rumah Tangga, Pekerjaan Sampingan dengan Cuan Menjanjikan Mojok.co

5 Ide Usaha yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga, Bisa Dikerjakan dari Rumah dan Cuan Menjanjikan

24 Agustus 2024
4 Ide Usaha yang Patut Dicoba Orang dengan UMR Jogja. Modal Suprit, Hasilnya Legit Mojok.co

4 Ide Usaha yang Patut Dicoba Orang dengan UMR Jogja. Modal Suprit, Hasilnya Legit

24 Juli 2024
Kuliah di UIN (Unsplash.com)

Anak UIN Juga Manusia, Bisa Salah, Bisa Khilaf

12 Maret 2023
Hidup di Desa Terkadang Tak Lebih Baik ketimbang Hidup di Kota, Bahkan Bisa Jadi Lebih Buruk

Hidup di Desa Terkadang Tak Lebih Baik ketimbang Hidup di Kota, Bahkan Bisa Jadi Lebih Buruk

2 November 2023
strategi marketing

Menjadikan Orang Hilang Sebagai Strategi Marketing: Kreativitas yang Kebablasan

2 September 2019
Apa Salahnya kalau Punya Usaha Toko Sembako di Usia Muda? terminal mojok.co

Apa Salahnya kalau Punya Usaha Toko Sembako di Usia Muda?

4 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.