Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Upin Ipin dan Teman-temannya akan Lanjut di Kampus-kampus Ini kalau Tinggal di Indonesia

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
7 Juli 2024
A A
Upin Ipin dan Teman-temannya akan Lanjut di Kampus-kampus Ini kalau Tinggal di Indonesia Mojok.co

Upin Ipin dan Teman-temannya akan Lanjut di Kampus-kampus Ini kalau Tinggal di Indonesia (lescopaque.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah hampir 17 tahun sejak pertama kali serial Upin Ipin rilis. Selama itu pula kembar botak dan teman-temannya belajar di Tadika Mesra, nggak pernah sekalipun naik kelas. Padahal, sebagai besar penonton setia tayangan asal Negeri Jiran itu penasaran akan kehidupan mereka kalau tumbuh dewasa. Bagaimanakah hidup mereka ketika SD, SMP, SMA hingga kuliahnya? Mungkinkah mereka juga merasakan jatuh dan patah sebagaimana perjalanan kebanyakan orang? Soalnya kan kalau dilihat-lihat, hidup mereka asik-asik aja.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda episode Upin dan Ipin akan naik kelas. Rumah produksi Les’ Copaque Production sepertinya juga tidak tertarik menayangkan Upin dan Ipin versi dewasa. Nah, daripada kelamaan menunggu hal yang tidak pasti, mending saya berimajinasi sendiri. Seandainya duo kembar botak dan kawan-kawannya tumbuh dewasa dan tinggal di Indonesia seperti kita, kira-kira mereka akan jadi mahasiswa kampus mana ya? 

#1 Upin Ipin akan beda kampus, Upin kuliah di UGM ambil jurusan Geodesi

Meski kembar identik, dalam benak saya, Upin dan Ipin akan menempuh jalan yang berbeda. Lagian, capek juga kan kalau apa-apa harus selalu bareng? Seperti individu yang nggak punya pendirian aja. Itulah yang akhirnya membuat Upin dan Ipin menempuh jalan yang berbeda.

Sebagai seorang kakak, Upin lebih memilih kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM). Upin mendaftar di Fakultas Teknik jurusan Teknik Geodesi. Setelah lulus nanti, Upin mendambakan bisa bekerja di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Cita-citanya bukan lagi jadi astronot karena syarat jadi astronot ternyata berat. Jadi, Upin memilih untuk mengubur mimpinya. Bukan menyerah, ya, hanya sadar diri.

Bayangkan, dari latar belakang pendidikannya saja, calon astronot harus lulusan magister dari disiplin ilmu STEM (science, technology, engineering and mathematics). Selain itu, dibutuhkan pengalaman profesional atau setidaknya 1.000 jam terbang pilot pesawat jet. Abot, Lur. Abot.

#2 Ipin yang bercita-cita punya karir di dunia militer akan lanjut ke Akademi Militer

Beda dengan Upin, Ipin memilih masuk Akademi Militer alias Akmil setelah lulus SMA. Demi bisa masuk ke Akmil, Ipin rajin melatih kekuatan fisiknya sejak bangku SMP. Setiap pagi sebelum mengantarkan nasi lemang ke kedai Uncle Muthu, Ipin lari mengelilingi kampung Durian Runtuh. Sorenya, dia membantu Atok di kebun durian. Kalau tak ada kerjaan di kebun durian, Ipin memilih untuk berenang di Sungai atau membantu angkat-angkat barang bekas milik Ah Tong. Hitung-hitung aktivitas fisik itu bisa jadi pengganti nge-gym. Maklum, biaya nge-gym cukup mahal, sisa disemprot kak Ros kalau Ipin minta jadi member gym.

Perkara kenapa tiba-tiba Ipin masuk Akmi, kata siapa tiba-tiba? Di lirik lagu Cita-Citaku yang dinyanyikan Upin Ipin, sudah terselip kode betapa si kembar ini ingin menjadi orang yang berbakti pada negara. Bakti yang kemudian Ipin wujudkan dengan berkiprah di bidang militer.

#3 Ehsan kuliah di President University, kampus yang harganya selangit

Sebagai anak yang memanggil bapaknya dengan sebutan “Daddy”, Ehsan sebenarnya disiapkan untuk kuliah di luar negeri. Namun, apa daya, si Intan Payung ini tidak mau. Awalnya, Ehsan berencana nggak lanjut kuliah dan mau menjadi gamer seperti Jess No Limit saja. Tentu pilihan tersebut ditentang oleh Daddy-nya Ehsan. Daddy mau Ehsan kuliah dan meneruskan bisnis keluarga.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Akhirnya, setelah negosiasi panjang tercapailah kesepakatan. Ehsan mau kuliah, tapi harus di President University. Alasannya, Ehsan ngincer pengen gabung dengan Golferation, yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa di President University untuk para pecinta golf. Pikir Ehsan, kalau tidak bisa fokus mengejar cita-cita sebagai gamer, setidaknya dia bisa menyalurkan hobi main golf. Minimal, kegiatan ini bisa dipamerkan ke Upin, Ipin, Fizi, dan teman-teman lain. 

Kampus swasta yang berada di daerah Cikarang ini termasuk kampus mahal di Indonesia. Namun, semua itu nggak masalah bagi Ehsan karena Daddy pasti akan mengabulkannya. Lagi pula, biaya kuliah di President University nggak seberapa bagi mereka. 

#4 Jarjit di UNS

Di masa kecilnya, bocah yang suka sekali berpantun ini bercita-cita ingin menjadi polisi. Di salah satu serial Upin Ipin Dia juga pernah ingin jadi wartawan. Nggak jauh beda lah dengan kita yang cita-citanya sering gonta-ganti.

Nah, seiring berjalannya waktu, Jarjit menyadari bahwa menjadi polisi tidaklah cocok dengan karakternya yang doyan ngebadut ini. Kan nggak lucu kalau lagi genting-gentingnya ngejar penjahat terus Jarjit melempar pantun dulu. Bisa-bisa penjahatnya malah kabur. Itu mengapa, Jarjit memilih untuk menjadi wartawan saja. Menurut dia cita-cita ini lebih cocok untuknya yang  gemar ngotak-ngatik kata sejak dulu. Jadi, kalau sekadar bikin berita yang click bait, bisa lah. 

Untuk kampusnya, Jarjit memilih berkuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS). Kenapa? Karena Jarjit dicertiakan sebagai penganut agama Budha yang taat. Itu mengapa, untuk urusan memilih kampus, dia memilih kampus yang memiliki vihara, yaitu UNS.

#5 Mail kuliah di Universitas Terbuka yang jadwalnya fleksibel

Sudah bukan rahasia lagi tokoh Mail dalam serial Upin Ipin adalah sosok pekerja keras. Sedari kecil, dia sudah terbiasa membantu ibunya berjualan ayam goreng. Itu sebabnya, Mail berencana untuk tidak kuliah. Mail mau fokus berdagang saja, membantu usaha Abang Iz. Tentu saja cita-citanya itu ditolak mentah-mentah oleh keluarga. Lha wong kakaknya aja kuliah, masa adiknya nggak? Begitu kata Ibu Mail.

Sebetulnya, alasan utama Mail tidak mau kuliah adalah dia tidak ingin membebani ibunya. Maklum, biaya kuliah sekarang makin nggak ngotak. Semasa Abang Iz kuliah dulu, Mail jadi saksi mata bagaimana perjuangan ibunya memenuhi biaya kuliah. Itu mengapa, dia nggak tega rasanya jika sang ibu harus banting tulang lagi untuk membayar kuliahnya.

Akan tetapi, berhubung ibu Mail memaksa Mail untuk kuliah, akhirnya Mail nurut juga. Syaratnya, dia hanya mau kuliah di Universitas Terbuka. Kampus ini memang pas banget dengan kondisi Mail. Perkuliahannya yang fleksibel bisa membuat Mail bisa terus berdagang. Biaya kuliahnya juga lebih murah. Ibu tenang, Mail pun senang.

Wah, seru juga membayangkan tempat kuliah anak-anak Kampung Durian Runtuh. Masih ada tempat kuliah Mei-Mei, Fizi, Ijat dan Susanti nih yang belum dibahas. Kira-kira, mereka bakal kuliah dimana, ya? Atau jangan-jangan mereka memilih nggak melanjutkan kuliah karena satu dan lain alasan. Seperti yang kita tahu, semakin bertambah usia, hidup semakin tidak terduga dan ada-ada saja. 

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Ehsan “Upin Ipin” Nggak Becus Jadi Ketua Kelas, Dia Nggak Mengayomi Teman-temannya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Juli 2024 oleh

Tags: Kampung Durian RuntuhKuliahMahasiswatadika mesraupin-ipin
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Memangnya Kenapa kalau Orang Tajir Ikut Daftar Beasiswa Bidikmisi?  Mojok.co

Memangnya Kenapa kalau Orang Tajir Menerima Beasiswa Bidikmisi? 

22 Desember 2023
Menebak Kepribadian Karakter dalam Kartun Upin Ipin dari Warna Bajunya yang Tak Pernah GantiAlasan Saat Kecil Kita Gemar Tiduran di Tumpukan Baju yang Baru Diangkat dari Jemuran

Menebak Kepribadian Karakter dalam Kartun Upin Ipin dari Warna Bajunya yang Tak Pernah Ganti

7 Mei 2020
Jurusan ilmu politik, Hukum Catur Haram dan Kegemaran Menyusahkan Diri dengan Selalu Bertanya “Hukumnya Apa?”

A-Z Jurusan Ilmu Politik: Jurusan yang Dikira Lulusnya Auto Jadi Anggota DPR

26 Mei 2020
mahasiswa uns

Mencoba Tabah Menjadi Mahasiswa UNS yang Berulang Kali “Diblenjani” Bapaknya Sendiri

11 April 2020
Culture Shock Kuliah di Pakistan, MahasiswaSering Demo dan Kelas Sering Kosong Mojok.co

Culture Shock Kuliah di Pakistan, Mahasiswa Sering Demo dan Kelas Sering Kosong 

13 Januari 2025
Cerita Penyintas Gangguan Mental yang Dapat Stigma Negatif di Masyarakat terminal mojok.co

Menikah Bukan Solusi Capek Kuliah

19 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya Mojok.co

Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Jadi Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya

23 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.