Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Segini Cuan yang Dikantongi Mail “Upin Ipin” kalau Jualan Pas Tahun Baru di Kampung Durian Runtuh

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
27 Desember 2024
A A
Segini Cuan yang Dikantongi Mail “Upin Ipin” kalau Jualan Pas Tahun Baru di Kampung Durian Runtuh Mojok.co

Segini Cuan yang Dikantongi Mail “Upin Ipin” kalau Jualan Pas Tahun Baru di Kampung Durian Runtuh (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mail “Upin Ipin” tidak mungkin melewatkan momentum tahun baru untuk berjualan. 

Tahun baru jadi momentum yang ditunggu banyak orang di berbagai belahan bumi. Tidak terkecuali warga di Kampung Durian Runtuh, tempat tinggal Upin dan Ipin. Kampung Durian Runtuh memang bukan tempat nyata, tapi bolehlah kita berimajinasi keseruan tahun baru di sana. Mengingat, selama ini alur cerita serial TV anak-anak asal Malaysia itu selalu dekat dengan pengalaman orang-orang yang tinggal di Malaysia dan sekitarnya, termasuk Indonesia. 

Saya pernah berimajinasi betapa serunya perayaan tahun baru di Kampung Durian Runtuh itu dalam tulisan berjudul Merasakan Keseruan Tahun Baru di Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin. Saya membayangkan, kampung yang terkenal guyub itu bakal punya kegiatan-kegiatan seru menyambut tahun baru seperti fun fair, nonton film bersama, maraton, hingga karaoke di kedai milik Uncle Muthu. 

Di tengah keseruan perayaan tahun baru itu, saya yakin ada sosok yang nggak mau ketinggalan momentum dengan berjualan ayam goreng. Siapa lagi kalau bukan Mail. Bocah laki-laki dengan gaya rambut belah tengah yang khas itu pasti menggosok-gosok kedua tangannya, menyeringai, sambil berkata dalam hati, “Wah, untung banyak ni!”

Tidak hanya jualan ayam goreng

Saya yakin bocah yang pintar melihat peluang itu tidak hanya berjualan ayam goreng di acara-acara perayaan tahun baru Kampung Durian Runtuh. Melihat daya beli warga Kampung Durian Runtuh yang kuat di momentum tahun baru saya yakin Mail akan diversifikasi produk jualan. 

Menurut saya Mail akan jual beberapa jajanan yang cepat balik modal yang sesuai dengan event atau acaranya. Misal, saat fun run dia bisa jualan omelet samyang, makanan Korea yang viral di Malaysia. Sementara di acara nobar, Mail bahkan bisa menambahkan jagung bakar, dan teh jumbo. Acara karaoke di Kedai Uncle Muthu, jelas dia akan kalah kalau berjualan makanan. Maka, dia akan menjual mainan seperti kembang api. Sementara saat marathon, dia akan beralih jualan air mineral dan air kelapa. Benar-benar ide jualan yang menggiurkan.

Menghitung pendapatan Mail “Upin Ipin”

Saya jadi penasaran, betapa besar cuan yang bisa Mail kantongi ketika jualan saat perayaan tahun baru Kampung Durian Runtuh. Itu mengapa saya melakukan itung-itungan kasar di bawah ini. 

Saat acara fun fair, saya asumsikan Mail berhasil menjual 150 potong ayam goreng dan 20 porsi omelet samyang. Kalau ayam 2 potong dihargai 1 Ringgit Malaysia (RM), seperti harga yang selama ini dia tawarkan, berarti dia berpotensi mengantongi 75 RM. Sementara untuk omelet samyang, kemungkinan Mail akan menjualnya dengan 15 RM per porsi mengingat bahan-bahannya yang lebih mahal karena harus didatangkan dari Negeri Gingseng. Dengan kata lain, dia bisa meraup 300 RM. Secara total, dari acara fun run saja Mail mendapat RM 375. 

Baca Juga:

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Lalu, di acara nobar Kampung Durian Runtuh, saya asumsikan ayamnya laku 100 potong, jagung bakar 50 potong, dan teh jumbo 20 cup. Untuk ayam, maka totalnya adalah 50 RM. Sementara untuk jagung bakar dan teh jumbo yang dujual 1 RM per porsi, maka masing-masing laku 50 RM dan  20 RM. Dengan kata lain, dari acara nobar, Mail bisa mengantongi 120 RM. 

Kita beralih ke acara karaoke di kedai Uncle Muthu. Anggap saja 1 box kembang api kawat harganya 5 RM, maka kalau laku 10 saja sudah dapat RM 50. Saya perkirakan pembelinya memang tidak banyak, hanya anak-anak yang ingin meramaikan suasananya saja. 

Terakhir, di acara maraton Kampung Durian Runtuh, Mail bisa menjual setidaknya 100 gelas air kelapa dan 30 botol air mineral. Apabila dua produk itu dijual dengan harga masing-masing 2 RM, maka bocah pebisnis itu bisa mengantongi 260 RM. 

Potensi cuan selama momentum tahun baru

Nah, apabila Mail berjualan di tiap acara kampung itu, setidaknya dia bisa mendapat pendapatan kotor hingga 805 RM. Ingat, itu kalau acaranya digelar sehari saja, padahal saya yakin beberapa perayaan diadakan selama beberapa hari karena keseruannya. Andai kata fun fair dan nobar digelar selama 3 hari, sementara karaoke dan maraton 1 hari, Mail bisa memperoleh pendapatan hingga 1.795 RM. Cuannya? Kemungkinan tidak jauh dari  nominal tersebut, mengingat Mail sudah punya jaringan yang memungkinkan dia bisa mempertebal margin keuntungan. 

Apabila diubah ke Rupiah, ya keuntungan Mail dalam serial Upin-Ipin tidak akan jauh-jauh dari angka sekitaran Rp6,5 juta. Sekilas angkanya terlihat tidak fantastis ya. Tapi, ingat, angka itu diperoleh ketika momentum tahun baru saja lho. Dalam rentang waktu tidak sampai sebulan, Mail bisa mengantongi jutaan rupiah, bukankah lumayan? 

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Menerka Harga Rumah di Kampung Durian Runtuh, Tempat Tinggalnya Upin Ipin

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Desember 2024 oleh

Tags: Kampung Durian RuntuhMailmail upin ipintahun baruupin-ipin
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Lahir di Bulan Desember Itu Nggak Buruk-buruk Amat! Mojok.co

Lahir di Bulan Desember Itu Nggak Buruk-buruk Amat!

25 Desember 2023
5 Teori Konspirasi yang Ada dalam Serial Upin Ipin

5 Teori Konspirasi yang Ada dalam Serial Upin Ipin

17 Maret 2024
7 Istilah dalam Serial Upin Ipin yang Bikin Bingung Penonton Indonesia Mojok.co

7 Istilah dalam Serial Upin Ipin yang Bikin Bingung Penonton Indonesia

21 Februari 2024
10 Kuliner Khas Kampung Durian Runtuh dalam Serial Kartun Upin dan Ipin, Food Vlogger Harus Cobain!

10 Kuliner Khas Kampung Durian Runtuh dalam Serial Kartun Upin Ipin, Food Vlogger Harus Cobain!

17 Februari 2024
Cikgu Tiger dalam Upin Ipin Adalah Guru Serba Bisa yang Minim Apresiasi Penonton Mojok.co

Cikgu Tiger dalam Serial Upin Ipin Adalah Guru Serba Bisa yang Minim Diapresiasi Penonton

26 Oktober 2024
Mengenal Tok Dul, Karakter Paling Sial di Kampung Durian Runtuh Upin Ipin

Mengenal Tok Dul, Karakter Paling Sial di Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin”

14 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026
Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial Mojok.co

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

13 Juli 2026
Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia Mojok.co

Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia

12 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
5 Tanda Warung Bebek Madura yang Sudah Pasti Enak: Makin Sederhana, Makin Enak!

Pedoman Kuliner Warung Bebek Madura, Saya Tuliskan karena Banyak yang Tertipu Tampilan Luarnya

13 Juli 2026
3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau Jaklingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu Mojok.co

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

11 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.