Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Untuk Orang yang Bilang Jadi Anak Tunggal Itu Enak, Please STOP LYING

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
19 Mei 2022
A A
Untuk Orang yang Bilang Jadi Anak Tunggal Itu Enak, Please STOP LYING

Untuk Orang yang Bilang Jadi Anak Tunggal Itu Enak, Please STOP LYING (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa bilang jadi anak tunggal itu enak?

Nggak perlu bingung dan mengingat-ingat di mana kamu pernah baca tulisan seperti judul di atas. Sebab judul yang saya pakai ini terinspirasi dari suatu tweet yang viral di media sosial Twitter terkait testimoni negatif karena kurang nyaman selama menggunakan Docmart yang berakhir jadi keributan. Lah kok jadi bahas judul tulisannya sih? Soalnya ini saling berkaitan dengan apa yang saya alami.

Banyak yang mengamini bahwa sepatu Docmart itu nyaman dan enak digunakan. Hal itu sama dengan opini yang berkembang liar di masyarakat, tentang anggapan bahwa jadi anak tunggal itu enak. Katanya, jadi anak tunggal kebutuhannya terpenuhi, uang jajan besar, dimanja, dan lain sebagainya. Masalahnya, realitasnya nggak begitu.

Sebagai anak tunggal, saya tahu bahwa anggapan yang beredar itu kadang nggak tepat. Saya beri alasan jadi anak tunggal itu nggak enak-enak amat.

Main sendirian itu nggak enak (Pixabay.com)

#1 Nggak punya adek yang bisa disuruh-suruh

Sebagai anak tunggal, saya iri sama temen-temen saya yang punya adek. Soalnya, mereka bisa nyuruh-nyuruh adeknya. Lha saya jelas iri. Soalnya, saya yang disuruh-suruh. Nggak ada pemain pengganti lagi. Sedih.

#2 Nggak punya kakak yang jadi role model

Waktu saya masuk SMP, saya sempat bingung kenapa teman-teman saya memiliki selera musik yang unik seperti lagu metal dari band luar negeri. Padahal band metal luar negeri tersebut nyaris tak pernah saya lihat aksinya di TV.

Setelah naik ke kelas dua SMP, saya baru tau kalau referensi musik teman saya ini berasal dari kakaknya yang sudah SMA. Nah, ini yang saya iri. Saya nggak punya role model atau seseorang yang bisa menularkan referensinya di rumah. Kayak gini penting juga loh, soalnya bisa bikin seseorang punya kenangan atau pegangan buat hidup ke depannya.

Punya kakak atau adik itu enak lho (Pixabay.com)

#3 Wajib multitalenta

Kedua orang tua saya hanya memiliki satu orang anak, otomatis sayalah yang bantuin tugas mereka. Mulai dari membantu ibu memasak hingga mengangkut pasir. Sudah solo player, multirole pula. Angel.

Baca Juga:

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara

Multitalenta (Shutterstock.com)

#4 Sedih saat merantau

Satu hal utama yang saat ini sangat memberatkan saya ketika harus merantau adalah cuma ada bapak dan ibu saja yang ada di rumah. Apalagi jika mendapat kabar orang tua saya sedang sakit, hati ini begitu bergetar. Harapan saya ya cuma satu, yaitu bisa tinggal dan bekerja di dekat keluarga, agar bisa siap sedia jika dibutuhkan orang tua.

#5 Tidak ada tempat berbagi tentang masalah keluarga

Kalau lagi ada masalah keluarga, saya pasti kebingungan mencari tempat cerita. Ya saya tau, bisa saja saya cerita ke teman yang paling saya percaya. Namun, saya nggak bisa jamin juga ceritanya tak tersebar. Andai punya saudara kandung, bisa jadi tempat cerita.

Dan minta duit.

#6 Dianggap mujur kalau orang tua wafat

Salah satu opini paling jelek yang kerap saya temui berkaitan dengan anak tunggal adalah warisannya nggak perlu dibagi. Orang-orang yang punya pemikiran kayak gini, apalagi disampaikan dengan nada bercanda, sebaiknya diberi tiket menuju neraka paling awal. Mana ada anak yang bahagia ketika orang tuanya wafat? Waton tenan.

Itulah nggak enaknya jadi anak tunggal. Jadi, kalau kalian punya saudara, sayangilah saudara kalian. Jagalah saudara kalian, sebab harta yang paling berharga adalah keluarga.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Fakta Anak Tunggal: Dari Kesepian Hingga Enaknya Dapat Warisan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2022 oleh

Tags: anak tunggalsaudarawarisan
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

4 Hal Nggak Enaknya Punya Saudara Crazy Rich: Dikira Hidup Serba Mudah hingga Diremehkan kalau Nggak Jadi Siapa-siapa

4 Hal Nggak Enaknya Punya Saudara Crazy Rich: Dikira Hidup Serba Mudah hingga Diremehkan kalau Nggak Jadi Siapa-siapa

5 April 2025
Suka Duka Tinggal di Rumah Adat Madura Taneyan Lanjhang

Suka Duka Tinggal di Rumah Adat Madura Taneyan Lanjhang

31 Agustus 2023
Berhenti Cari yang Sempurna, Carilah Anak Tunggal yang Kaya: Ungkapan yang Nggak Sungguh Janggal! terminal mojok.co

Berhenti Cari yang Sempurna, Carilah Anak Tunggal yang Kaya: Ungkapan yang Sungguh Janggal!

24 September 2021
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membangun Bisnis Bersama Saudara

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membangun Bisnis Bersama Saudara

17 Juli 2022
Pentingkah Revisi KUHP karena Warisan Belanda?

Pentingkah Revisi KUHP karena Warisan Belanda?

10 Desember 2022
Tinggal di Dekat Rumah Saudara Justru Ganggu Kebebasan Berumah Tangga terminal mojok.co

Tinggal di Dekat Rumah Saudara Justru Ganggu Kebebasan Berumah Tangga

26 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
Cikupa Tangerang, Kota Seribu Industri yang Macetnya Bikin Pekerja Pabrik Dilema: Resign Jadi Gembel atau Bertahan Tapi Gila

Cikupa Tangerang, Kota Seribu Industri yang Macetnya Bikin Pekerja Pabrik Dilema: Resign Jadi Gembel atau Bertahan tapi Gila

11 Juni 2026
6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang "Nyeila", Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Memang Lagu Mereka Mojok.co

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang “Nyeila”, Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Lagu Mereka 

6 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.