Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Tutorial Sadap WhatsApp Itu Jahat, Cara Menjajah Privasi Harusnya Tak Pernah Dibagikan!

Zubairi oleh Zubairi
20 Januari 2024
A A
Tutorial Sadap WhatsApp Itu Jahat, Cara Menjajah Privasi Harusnya Tak Pernah Dibagikan!

Tutorial Sadap WhatsApp Itu Jahat, Cara Menjajah Privasi Harusnya Tak Pernah Dibagikan! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya lupa, entah yang ke berapa kalinya saat saya buka Google Chrome, muncul berita tentang tutorial sadap WhatsApp, ditambah dengan embel-embel “pacar”. Mungkin, kalian juga pernah ketemu dengan tutorial kek gitu. Atau, malah jadi pelaku pencari tutorial tersebut. Nggak usah malu-malu, orang lumrah bikin kesalahan, kok.

Masalahnya adalah, tutorial kek gitu itu (bagi saya) menyesatkan. Asli. Sebab, ya itu tindakan yang merugikan. Banyak hal yang dilanggar, meski banyak alasan untuk membenarkannya, tetap saja pelanggaran. 

Kejahatan teknologi

Kata “sadap”, dalam KBBI punya beberapa kata turunan. Salah satunya, adalah adanya kata “menyadap” yang memiliki arti mendengarkan (merekam) informasi (rahasia, pembicaraan) orang lain dengan sengaja tanpa sepengetahuan orangnya. Dan, dilansir dari hukumonline.com, menyadap WA itu termasuk kejahatan teknologi. 

Dalam hukumonline.com dijelaskan bahwa jika pelaku penyadap WhatsApp tujuannya ingin menguntungkan diri sendiri, pelaku penyadap WA dijerat pasal 65 ayat 1 jo. Pasal 67 ayat 1 UU PDP, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun atau dikenakan denda sebanyak 5 miliar. 

“Oleh karena itu, hukumnya menyadap WA dapat dijerat pasal 40 jo. Pasal 56 UU Telekomunikasi, pasal 31 ayat (1) dan (2) jo. Pasal UU ITE, dan Pasal 65 ayat (1) jo. Pasal 67 ayat (1) UU PDP. 

Pelaku tidak punya hak memata-matai privasi orang lain

Andai saja pelaku penyadap WA itu tujuannya iseng, tidak bermaksud mengambil keuntungan dari WA orang lain, pelaku penyadap tersebut juga tidak punya hak kok untuk memata-matai privasi orang lain.  Maksudnya, HP saya dan kita itu ya isinya berhak diketahui oleh diri sendiri. Orang lain tak punya wewenang untuk mengetahuinya.

Jangan bawa-bawa argumen “gimana kalau menelusuri bukti kejahatan”. Itu jelas udah beda konteks. Prosedur untuk hal itu sudah amat jelas, nggak perlu dibicarain di sini.

Punya potensi menelusuri chat WhatsApp orang-orang selain pacar

Tutorial sadap WhatsApp, sekalipun ditujukan untuk ke pacar, jujur saja, tetap problematik bagi saya. Bukan, saya bukan pelaku perselingkuhan dan kepikiran akan selingkuh. Hanya saja, potensi akan penyalahgunaan kelewat besar. Sebab, bisa jadi, yang tujuan awalnya memata-matai pacar, malah berkembang jadi merusak privasi orang lain.

Baca Juga:

Kalau Ingin Belajar Coding doang, Nggak Usah Kuliah, Tutorial di YouTube Banyak!

Tutorial Bertani di Situbondo, Mulai dari Harga Sewa Lahan sampai Pengelolaannya

Logikanya gini, kalau sudah bisa nyadap WhatsApp pacar, apa yang menghentikan orang gabut untuk mengacak-acak privasi orang lain? Moral katamu? Kalau punya moral, harusnya nggak menyadap chat dan membicarakan permasalahan dengan sebaik-baiknya.

Tutorial sadap WhatsApp itu jahat!

Bagaimanapun, tutorial ini jahat. Orang diberi akses informasi yang bisa jadi dipergunakan untuk hal-hal jahat. Benar, pistol baru berbahaya saat jatuh di tangan yang salah. Masalahnya, pistol memang digunakan untuk melukai. Tutorial ini, sebagaimana pistol, digunakan untuk menjajah privasi.

Mau debat? Silakan, tapi logika dasarnya harusnya paham. Benar tutorial sadap WhatsApp bisa membantu beberapa orang. Tapi ingat, selalu ada potensi disalahgunakan, terlebih jika nature tutorial ini sudah nggak baik dari awal.

Mending ngasih tutorial yang lucu atau apalah, asal tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain

Ketimbang bikin tutorial sadap WhatsApp, saya pikir masih banyak tutorial yang bisa dibagikan. Misal, tutorial masak telur bagi laki-laki yang tak pernah pegang wajan seumur hidup. Atau, tutorial bangun pagi. Jelas berguna, jelas tidak jahat.

Yang jelas sih, tidak bikin tutorial menjajah privasi. Kayak nggak ada hal lain yang bisa diangkat.

Penulis: Zubairi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Cara Sadap WhatsApp Pacar Paling Paten Sejagat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2024 oleh

Tags: kejahatan digitalpenjajahan privasisadap whatsapptutorial
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

Alip Ba Ta

Alip Ba Ta dan Dunia Fingerstyle

26 September 2019
Teruntuk Pembuat Konten Tutorial Bikin Hand Sanitizer yang Keblinger

Teruntuk Pembuat Konten Tutorial Bikin Hand Sanitizer yang Keblinger

31 Maret 2020
Tutorial Bertani di Situbondo, Mulai dari Harga Sewa Lahan sampai Pengelolaannya

Tutorial Bertani di Situbondo, Mulai dari Harga Sewa Lahan sampai Pengelolaannya

12 Oktober 2023
tutorial putus

Tutorial Putus yang Baik dan Benar Sesuai dengan Kaidah yang Telah Disempurnakan

3 Juli 2019
tutorial bela diri

Jangan Meniru Tutorial Bela Diri Mentah-mentah, kalau Masih Sayang Nyawa

13 Desember 2021
Tutorial Bikin CV: Bukannya Membantu, Malah Bikin Makin Bingung

Tutorial Bikin CV: Bukannya Membantu, Malah Bikin Makin Bingung

1 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
Kampus-Kampus Bangkalan Madura Bakal Jadi "Pabrik" Pengangguran kalau Tidak Mau Berbenah Mojok.co

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

6 Mei 2026
Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi Mojok

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

9 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri
  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.