Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Tutorial Cara Ngamuk yang Sehat dan Tepat Guna dari Ganjar Pranowo

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
26 Juni 2023
A A
Tutorial Cara Ngamuk yang Tepat Guna dari Ganjar Pranowo (Wikimedia Commons:humas.jatengprov.go.id)

Tutorial Cara Ngamuk yang Tepat Guna dari Ganjar Pranowo (Wikimedia Commons:humas.jatengprov.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Timeline media sosial akhir-akhir ini sangat riuh, khususnya pembahasan politik. Apalagi, dalam beberapa bulan mendatang, kontestasi politik benar-benar semakin panas. Salah satu sosok yang mencuat karena hal tersebut, dan pasti muncul di mana saja dan bagaimanapun hasil survei calon presiden 2024 adalah, Ganjar Pranowo. 

Sosok berambut putih kelahiran Karanganyar itu bukan lagi idola bagi masyarakat Jawa Tengah. Beliau sudah menjadi top of mind masyarakat Indonesia. Keberanian dan ketegasan dalam bertindak adalah dua alasan mengapa Ganjar layak menjadi idola masyarakat masa kini.

Cara Ganjar Pranowo marah tapi tetap bijaksana

Saya mengamati Ganjar Pranowo dari media sosialnya, baik Instagram maupun TikTok. Salah satu bentuk keberaniannya adalah berani menemui pelaku yang berkedok guru agama, yang saat itu didakwa mencabuli belasan santriwati. 

Bagi saya, yang kebetulan memiliki anak perempuan, sudah pasti akan meremukkan si pelaku. Sudah tidak waras kah si pelaku? Para pelajar sedang menimba ilmu agama, eh malah dinodai secara sengaja. 

Di situ, Ganjar Pranowo terlihat bijaksana. Beliau bertanya, dan menurut saya sungguh sopan kepada pelaku. Ganjar mampu bersikap kalem, meskipun dari sorot matanya tampak menahan emosi. Hal ini seperti membuktikan bahwa seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu mengendalikan amarah. 

Cara Ganjar Pranowo ngamuk yang pas pada tempatnya

Belum lagi sebuah kasus terkait tanggul di pantai utara Jawa Tengah. Saat itu, dengan langkah yang tergesa-gesa, beliau menuju perbaikan tanggul. Saat tangan kanannya menyentuh lapisan semen, tampak beliau terkejut. Lapisan semen itu tampak tidak kuat. Seperti dikerjakan asal-asalan. 

Lalu, beliau cukup memanggil pejabat yang berwenang sembari menasehati. Tentu saja nasehat dengan khas orang Jawa. Sedikit menyindir. Kira-kira kalimatnya begini.

“Nek sampeyan ra benar lebih nggarap, mengko tak gawe leren sampeyan.”

Baca Juga:

PDIP Keok di Kandang Banteng, kok Bambang Pacul yang Disalahkan?

Pemeran Dirty Vote Bicara: Zainal Arifin Mochtar Buka-bukaan tentang Film Panas Pemilu 2024

Ya, kalimat menyindir dengan bahasa Jawa dirasa memang lebih sesuai. Sebab, ada feel yang berbeda. Dan Ganjar Pranowo paham akan soal itu. Terkadang, seusai mengucapkan kalimat seperti itu, beliau mengakhirinya dengan senyum. Beliau ingin menegaskan bahwa meskipun dirinya seperti terlihat tidak puas, tetapi beliau tetap mengayomi bawahannya. 

Tegas, bukan berarti membentak

Masyarakat sering mengartikan bahwa sikap tegas adalah membentak. Hal itu dapat dimaklumi ketika banyak pemimpin serupa yang lebih suka mengeluarkan nada tinggi sambil mengacungkan telunjuk kepada pihak yang salah berarti tegas. 

Tampaknya, sih, hal tersebut dinilai masyarakat bahwa sikap dan gaya seperti itulah pemimpin yang mengayomi rakyatnya. Namun, Ganjar Pranowo berada di dimensi yang lain. Beliau tetap tenang dan kalem, meskipun beliau tahu ada perbuatan anak buahnya yang keliru dan bikin masyarakat ngamuk.

Siapa yang bisa tenang ketika melihat pungli di jalan, perbaikan infrastruktur semena-mena, dan hal-hal yang merugikan masyarakat? Wajar apabila kesal. Justru jika tidak kesal, akan aneh.

Kamu tentu masih ingat dengan penolakan Israel, bukan? Salah satu sosok yang berani dan tegas melantangkan suara penolakan adalah Ganjar Pranowo. Beliau berani mengambil risiko meskipun sebagian besar masyarakat Indonesia menghujatnya. Beliau lebih memilih teguh pada konstitusi.

Keteguhan seperti itu bukanlah hal yang biasa. Apalagi, memilih untuk menjadi yang berbeda. Butuh mental lebih dari sekadar pemenang. Keberanian dalam mengambil keputusan serta ketegasan dalam bertindak.

Marah dengan “lembut”

Seorang pemimpin bukan hanya dilihat bagaimana pandai mengolah kata, melainkan juga mampu mengeluarkan keputusan yang bijak. Kelembutan dalam bertutur kata ketika melihat ada yang keliru, lalu meminta dengan sopan untuk memperbaikinya tanpa perlu membentak adalah sikap dan tindakan yang bijak.

Dan Ganjar Pranowo, adalah pemimpin yang memenuhi kriteria tersebut. 

Penulis: Moddie Alvianto W.

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Jogging Bersama Ganjar Memberi Banyak Manfaat, Masak Pak Anies Nggak Mau Ikut?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2023 oleh

Tags: capres 2024ganjarganjar pranowoPDIPpemilu 2024presiden 2024rambut putih
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di Rumah Kretek Indonesia. Tinggal di Yogyakarta.

ArtikelTerkait

Baliho Caleg Sudah Bertebaran: Udah Nyolong Start, Isinya pun Nggak Kreatif bacaleg KKN

Baliho Caleg Sudah Bertebaran: Udah Nyolong Start, Isinya pun Nggak Kreatif

3 Mei 2023
pancasilais pdi p pancasila PDIP mojok

Meramalkan Nasib PDIP setelah Kenaikan Harga BBM

7 September 2022
PSSI, Erick Thohir, AFC, Bali United (M. Wigya Permana Putra via Shutterstock.com)

Pak Erick Thohir, NU Itu Bukan Voters KLB PSSI, Salah Sasaran, Bung!

6 Februari 2023
Sudah Waktunya Susi Pudjiastuti Diperhitungkan sebagai Capres

Sudah Waktunya Susi Pudjiastuti Diperhitungkan sebagai Capres

24 Juli 2022
5 Alasan Survei Elektabilitas Capres Udah Dibahas H-3 Tahun Pemilu terminal mojok.co

5 Alasan Survei Elektabilitas Capres Udah Dibahas H-3 Tahun Pemilu

24 Oktober 2021
Harapan untuk 'Gubernur Baru' Jogja yang Akan Dilantik pemilihan gubernur jogja

Pemilihan Gubernur Jogja Tak Akan Memberi Dampak Signifikan, Justru Bisa Jadi Masalah Baru!

29 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Booth Nescafe di Kulon Progo Selalu Ramai, padahal Cuma Kecil dan Menunya Itu-Itu Saja Mojok.co

Alasan Booth Nescafe Bisa Jadi Primadona Ngopi Baru di Kulon Progo

6 Januari 2026
Alasan Kebumen Ditinggalkan Warganya dengan Berat Hati Mojok.co

Alasan Kebumen Ditinggalkan Warganya walau dengan Berat Hati

7 Januari 2026
Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

8 Januari 2026
Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

10 Januari 2026
Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno Hatta (Unsplash)

Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno-Hatta, Hotel Alternatif yang Memudahkan Hidup

11 Januari 2026
Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.