Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Trik Bertanya Ke Dosen biar Nggak Dikira Caper

Muhammad Rifai oleh Muhammad Rifai
19 Oktober 2023
A A
Trik Bertanya Ke Dosen biar Nggak Dikira Caper

Trik Bertanya Ke Dosen biar Nggak Dikira Caper (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika perkuliahan berlangsung saat di dalam kelas, pasti ada sesi tertentu di mana dosen mempersilakan mahasiswanya untuk bertanya langsung mengenai mata kuliah yang baru saja dijelaskan. Hal tersebut merupakan suatu kebiasaan yang lumrah rasanya bagi mahasiswa di setiap kampus yang ada di negeri kita tercinta ini.

Sesi tersebut diadakan dosen pasti memiliki tujuan yang penting. Seperti mengetahui tingkat keseriusan dan pemahaman mahasiswa terkait mata kuliah yang diajarkan. Serta memberikan nilai plus karena keaktifan mahasiswanya yang memancing diskusi dari pertanyaan.

Namun permasalahannya, hanya ada segelintir mahasiswa yang berani bertanya kepada dosen saat di kelas. Terkadang dosen tersebut sampai beberapa kali menyuruh kepada mahasiswa agar bertanya, tetapi tetap saja tidak ada, lalu menutup kelas tanpa adanya diskusi.

Ada banyak kemungkinan penyebab mahasiswa tidak mengajukan pertanyaan kepada dosen. Misalnya mager karena bisa saja mencari tau sendiri melalui internet. Atau mau cepat-cepat pulang ke kos. Atau bisa saja takut dikira caper ke dosen oleh teman-teman.

Wait, what?

Iya, kayak gini tuh beneran ada. Nggak jarang ada mahasiswa kena label caper karena sering tanya. Ya memang ada yang caper, tapi yang genuine bertanya tentu jauh lebih banyak.

Padahal ketika aktif bertanya, secara tidak langsung kita banyak memperoleh keuntungan. Misalnya, melatih otak untuk berpikir kritis sehingga muncul pertanyaan. Kita bisa melatih public speaking. Selain itu, kita juga mendapatkan ilmu baru. Benefitnya betul-betul banyak.

Tenang saja, ada trik yang bisa digunakan ketika ingin bertanya sewaktu di kelas dan menghindari prasangka teman-teman bahwa kita caper kepada dosen.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Pasang wajah serius dan sampaikan dengan jelas

Ketika menyampaikan pertanyaan kepada dosen, pasanglah wajah serius dengan sedikit senyuman yang elegan. Ini menandakan bahwa kita memang serius. Bedakan ekspresi ketika bertanya dan berbicara biasa. Jangan sampai saat kita bertanya sambil cengengesan apalagi tertawa. Hal ini akan mengundang prasangka teman-teman dan dosen.

Selain itu, sampaikan pertanyaan dengan suara dan artikulasi yang jelas. Sehingga teman-teman kita bisa ikut dapat manfaatnya.

Pertanyaan harus berbobot

Sampaikan pertanyaan yang berbobot dan kalau perlu sisipkan contoh-contoh/permasalahan yang relate dengan kehidupan. Pokoknya jangan lontarkan pertanyaan bodoh atau yang sudah jelas jawabannya. sebisa mungkin sih, jangan bertanya hal yang sudah dijelaskan, kecuali memang butuh informasi detil.

TLDR: tanya yang penting, bukan yang penting tanya.

To the point

Saat menyampaikan pertanyaan hendaknya kita langsung to the point pada inti pertanyaan saja. Jangan sampai muter-muter, apalagi ngomongin hal yang nggak nyambung. Kalau kayak gitu, malah dianggap caper kalian, meski niat kalian nggak seperti itu.

Bisa jadi kita dianggap orang yang tidak bisa menghargai waktu orang lain seperti dosen dan teman-teman. Ya soalnya kalian muter-muter nanyanya.

Setelah ini sih, harusnya kalian sudah nggak takut lagi tanya ke dosen. Tapi ya ingat-ingat betul kata saya, tanya yang penting, bukan yang penting tanya. Kalau gitu sih nggak bakalan dianggap caper, tapi dianggap kurang kompeten. Dan itu, jelas jauh lebih berbahaya.

Penulis: Muhammad Rifa’i
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Dosen: Saya Sopan, tapi Anda Read doang!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2023 oleh

Tags: DosenMahasiswapertanyaan
Muhammad Rifai

Muhammad Rifai

Sanitarian muda yang hobi menulis

ArtikelTerkait

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Petaka Terbesar Dunia Kampus adalah ketika Dosen Menjadi Joki Skripsi

29 Oktober 2025
Nggak Ada Gunanya Dosen Ngasih Tugas Artikel Akademik dan Wajib Terbit, Cuma Bikin Mahasiswa Stres!

Nggak Ada Gunanya Dosen Ngasih Tugas Artikel Ilmiah dan Wajib Terbit, Cuma Bikin Mahasiswa Stres!

17 November 2025
Melepas Penat dengan Berkemah ala Warlok Queensland Australia Mojok.co

Pengalaman Melepas Penat dengan Camping ala Warlok Queensland Australia

6 Oktober 2025
Alasan Kenapa Anak Kost Harus Memelihara Kocheng

Alasan Kenapa Anak Kos Harus Memelihara Kocheng

17 Maret 2020
bendahara pelaksana

Menanggapi Tulisan Panitia yang Paling Capek itu Divisi Perlengkapan: Maaf Mas, Belum Pernah Tahu Rasanya Menjadi Bendahara Pelaksana, ya?

21 Agustus 2019
Jurusan ilmu politik, Hukum Catur Haram dan Kegemaran Menyusahkan Diri dengan Selalu Bertanya “Hukumnya Apa?”

A-Z Jurusan Ilmu Politik: Jurusan yang Dikira Lulusnya Auto Jadi Anggota DPR

26 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.