Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Transjakarta Koridor 10 Jurusan PGC 2-Tanjung Priok, Bus yang Menguji Peruntungan Penumpang

Muhammad Arifuddin Tanjung oleh Muhammad Arifuddin Tanjung
12 September 2023
A A
Transjakarta Koridor 10 Jurusan PGC 2-Tanjung Priok, Bus yang Menguji Peruntungan Penumpang

Transjakarta Koridor 10 Jurusan PGC 2-Tanjung Priok, Bus yang Menguji Peruntungan Penumpang (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalannya lurus-lurus aja

Satu hal yang menarik dari Transjakarta Koridor 10 adalah rute jalannya yang lurus-lurus aja. Mulai dari Halte PGC 2, bus ini hanya berjalan lurus sepanjang kurang lebih 18 kilometer ke arah utara hingga Halte Permai Koja, halte ketiga terakhir. Kemudian bus akan berbelok ke kiri di Pertigaan Mambo menuju Halte Enggano dan berakhir di Terminal Tanjung Priok. Arah sebaliknya pun sama, bus hanya berbelok sekali ke kanan di Pertigaan Mambo, lalu berjalan lurus ke arah selatan hingga Halte PGC 2.

Selain jalannya yang lurus-lurus aja, jalur Transjakarta Koridor 10 ini jarang diserobot oleh kendaraan pribadi. Jadi bisa dibilang koridor ini 98 persen bebas dari macet. Memang sih jalan raya yang membentang dari PGC hingga Tanjung Priok itu cukup lebar dan jarang terjadi kemacetan, kecuali kalau ada kecelakaan. Satu-satunya titik di koridor bus ini yang jalurnya kerap dimasuki oleh kendaraan pribadi berada di lampu merah pertigaan Kalimalang. Jujur aja perjalanan bus jadi tersendat di sini.

Naik Transjakarta Koridor 10 menguji peruntungan

Menurut penuturan teman saya selaku pengguna setia Transjakarta Koridor 10 PGC 2-Tanjung Priok ditambah pengalaman pribadi, kondisi di dalam bus nggak bisa diprediksi kapan waktu ramai dan sepinya penumpang, bahkan pada jam sibuk sekalipun. Kadang, situasi di dalam bus cukup lengang, tapi bisa juga padat sekali.

Kalau sedang beruntung, kita bisa duduk dengan nyaman atau terpaksa berdiri sepanjang jalan sekalipun nggak berdesak-desakkan. Nah, kalau ternyata lagi apes banget, kita bisa tuh berdesak-desakkan sepanjang jalan di dalam bus. Intinya, soal sepi atau nggaknya bus ini bersifat gambling alias untung-untungan.

Hal serupa berlaku untuk jam kedatangan bus. Jika kondisi dalam bus penuh ditambah kondisi lalu lintas ramai lancar, bus akan berhenti lebih lama di satu halte karena banyak penumpang yang naik turun. Waktu berhenti yang lama inilah yang mempengaruhi jam kedatangan bus di halte berikutnya.

Sebaliknya, kalau sedang sepi, perjalanan cenderung lebih cepat karena hanya sedikit penumpang yang naik turun. Akan tetapi kondisi ini bisa berubah saat bus tiba di halte transit. Bus yang tadinya kosong bisa saja langsung terisi penuh penumpang dan laju kecepatannya jadi melambat.

Begitulah cerita mengenai Transjakarta Koridor 10. Meski menguji peruntungan penumpangnya, koridor yang telah ada sejak rute TJ terbentuk ini telah membantu jutaan masyarakat Jakarta dan sekitarnya dalam mengakses wilayah utara dan timur kota. Peranannya begitu penting dalam membantu mengurangi tingkat kemacetan dan polusi udara Jakarta.

Penulis: Muhammad Arifuddin Tanjung
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

Culture Shock Fresh Graduate yang Mengadu Nasib di Jakarta: Baru Sampai Langsung Ditipu Driver Ojol, Ibu Kota Memang Lebih Kejam daripada Ibu Tiri!

BACA JUGA Transjakarta Koridor 9 Jurusan Pinang Ranti-Pluit Menyimpan Banyak Masalah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 13 September 2023 oleh

Tags: PGCTanjung PrioktransjakartaTransjakarta Koridor 10
Muhammad Arifuddin Tanjung

Muhammad Arifuddin Tanjung

Seorang sosialis yang percaya bahwa kemanusiaan hanya bisa tegak jika kita berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Pemula yang haus akan ilmu.

ArtikelTerkait

Naik Bus Transjakarta Jadi Nggak Nayaman karena Banyak Penumpang Aneh Mojok.co

Naik Bus Transjakarta Jadi Nggak Nyaman karena Banyak Penumpang Aneh

6 April 2024
Saya Lebih Suka Halte Bundaran HI yang Dulu: Minimalis tapi Tetap Estetis

Saya Lebih Suka Halte Bundaran HI yang Dulu: Minimalis tapi Tetap Estetis

6 September 2023
Jalan Raya Plumpang Jakarta, Saksi Bisu Keganasan Lalu-Lalang Kontainer di Tanjung Priok

Jalan Raya Plumpang Jakarta, Saksi Bisu Keganasan Lalu-Lalang Kontainer Tanjung Priok

13 Oktober 2024
Panduan Singkat buat Kamu yang Mau Pergi ke Priok

Panduan Singkat buat Kamu yang Mau Pergi ke Priok

21 Januari 2022
Jakarta Utara, Perwujudan Nyata "Jakarta Keras", Tempat Paling Tepat untuk Membentuk Mental

Jakarta Utara, Perwujudan Nyata “Jakarta Keras”, Tempat Paling Tepat untuk Membentuk Mental

14 November 2024
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Culture Shock Fresh Graduate yang Mengadu Nasib di Jakarta: Baru Sampai Langsung Ditipu Driver Ojol, Ibu Kota Memang Lebih Kejam daripada Ibu Tiri!

26 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Arteri Mojok.co

Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Nasional

19 Juni 2026
3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan Mojok

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan

18 Juni 2026
Kecamatan Purwokerto Lebih Populer daripada Kabupatennya, Banyumas, Bikin Banyak Orang Salah Paham Mojok.co

Kecamatan Purwokerto Lebih Populer daripada Kabupatennya, Banyumas, Bikin Banyak Orang Salah Paham

21 Juni 2026
Sisi Gelap Budak Elite di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta (Unsplash)

Sisi Gelap Budak Korporat di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta: Ketika Pekerja Menggadai Kewarasan demi Terlihat Elite

20 Juni 2026
Derita Punya Usaha Rumahan di Apartemen Kelas Menengah (Unsplash)

Pengalaman Pahit Buka Usaha Rumahan Kios Makanan di Apartemen Kelas Menengah Jaktim, Mulai dari Rekan Bisnis Berkonflik sampai Menu Jualan Selalu Ditiru Pesaing

18 Juni 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

Anggaran Perpustakaan Itu Mahal, tapi Kita Tak Pernah Peduli karena Maunya Terima Jadi

22 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.