Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Tokopedia, e-Commerce Paling Dipercaya dan Nyaman buat Milenial & Gen Z

Isidorus Rio Turangga Budi Satria oleh Isidorus Rio Turangga Budi Satria
26 Agustus 2022
A A
Tokopedia, e-Commerce Paling Dipercaya dan Nyaman buat Milenial & Gen Z Terminal Mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Enam bulan lalu, ketika saya bilang saya lebih nyaman pakai Tokopedia ketimbang e-commerce lain, beberapa orang yang saya kenal mengernyitkan dahi. Kata mereka, nggak pernah ada akun di TikTok yang spamming spill product pakai Tokopedia sebagai referensi. Namun kemarin, akhirnya saya punya data penguat argumen yang saya tulis di awal tadi. Dari data survei Kumparan yang melibatkan 577 responden dengan rentang usia 17-35 tahun, Tokopedia menempati posisi pertama sebagai platform e-commerce yang paling sering dipakai, terpercaya, dan dianggap paling aman untuk bertransaksi secara digital.

Opini saya mungkin tidak valid, tapi di kalangan milenial dan Gen Z, agaknya, apa yang selama ini ditampilkan Tokopedia sudah menjadi dasar paripurna kenapa platform ini begitu mudah disukai. Saya mulai dari poin yang paling gampang; kesederhanaan atau simplicity.

Kata Pinterest, sih, beside the novelty, millennial and Gen Z loves simplicity. Kalau novelty adalah kebaruan atau hal-hal baru, simplicity adalah kesederhanaan. Singkat kata, sesuatu yang simpel dan nggak neko-neko. Itu saya temukan semua di Tokopedia.

Tidak perlu pembuktian yang wasweswos karena dengan membuka aplikasi Tokopedia untuk pertama kali, kamu akan bisa menemukan jawaban kenapa secara tampilan muka dan pengalaman berada di dalam platform Tokopedia cukup bikin nyaman.

Sudah sejak lama, user interface Tokopedia yang lebih simpel dan informatif, begitu disukai karena rapi, estetik, dan to the point. Kenapa orang membuka aplikasi e-commerce? Ya untuk belanja, what else? Dan untuk tujuan utama itu, Tokopedia, setidaknya buat saya ya, memberikan esensi itu sejak dari awal kamu membuka aplikasi. Dan lagi, tampilan interface yang user friendly ini juga membuat pemula sekalipun, akan dengan mudah menggunakannya meski tanpa guidance dari teman atau keluarga.

Poin kedua adalah load web yang ringan. Meski sebagian besar pengguna akan bertransaksi memakai aplikasi di gawai, tapi tampilan di situs tetap tak boleh diabaikan. Buat saya, tidak ada yang lebih baik antara tampilan di aplikasi atau situs. Pasalnya, semakin tidak ada beda antara tampilan di aplikasi dan situs, maka semakin bagus product tersebut. Ini karena pengguna nggak perlu adaptasi untuk berganti platform. Dan di poin itu, buat saya sekali lagi, Tokopedia juaranya.

Tanpa perlu basa-basi, kamu bisa langsung membuktikan omongan saya dengan membuka Tokopedia via situs web. Kamu akan merasakan bahwa loading website Tokopedia terasa ringan dan cepat. Biasanya, di platform lain akan terasa jeda waktu cukup lama saat membuka toko tertentu atau fitur yang ada di dalamnya. Akan tetapi di Tokopedia, loading yang lama itu bisa diminimalisir dengan baik.

Milenial dan Gen Z adalah generasi yang juga sering dipanggil Zoomers. Kami generasi yang serba-cepat: cepat mengadopsi hal baru, cepat mencoba barang baru, dan tentu saja menyukai sesuatu yang berjalan dengan cepat dan tidak bertele-tele. Dan bukan kebetulan pula kalau data dari Kumparan membuktikan, di kuartal III 2021 kemarin, Tokopedia masih jadi e-commerce dengan kunjungan website terbanyak mencapai 158,1 juta kunjungan. Angka ini naik 7% dari kuartal sebelumnya di tahun yang sama.

Baca Juga:

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Kami Adalah Tumbal Romantisasi “Bakti Anak” yang Terpaksa Menjadi Dana Pensiun Berjalan Bagi Orang Tua yang Gagal Menabung

Lalu poin ketiga, Tokopedia menjadi platform dengan metode pembayaran yang beragam. Tersedianya banyak pilihan pembayaran, juga dibarengi dengan berkembangnya layanan dompet digital, turut jadi pemantik kenapa popularitas Tokopedia meroket pesat di kalangan anak muda. Pasalnya, 65,7% responden dari kalangan usia 17-35 tahun yang disurvei Kumparan, memilih dompet digital sebagai metode pembayaran paling favorit.

Dan terakhir, mungkin ini preferensi pribadi, tapi buat saya, beragamnya pilihan ekspedisi ketika berbelanja di Tokopedia, bisa jadi poin plus yang tak bisa dianggap remeh. Milenial dan Gen Z ini generasi yang banyak mau, I have to admit that. Dengan beragamnya pilihan, pengguna di kelompok usia ini jadi punya banyak alasan untuk terus belanja di Tokopedia. Otomatis, ini membuat produk e-commerce tersebut menjadi top of mind bagi mereka.

Pilihan ekspedisi yang beragam memungkinkan pengguna menentukan preferensi dan favorit mereka masing-masing. Saya misalnya, lebih suka pakai GoSend sementara istri saya maniak sejati JNE. Perbedaan pilihan itu tak jadi masalah karena keduanya sering kali ada sebagai opsi ekspedisi yang ditentukan oleh seller dan bisa di-request oleh pembeli di Tokopedia.

Dan dari semua hal itu, nggak berlebihan kalau saya bilang Tokopedia ada di jalur yang pas dan tepat untuk berlari kencang dan tumbuh bersama milenial dan Gen Z. Generasi ini adalah generasi yang digadang-gadang jadi ‘the next big thing’ di era yang serba digital ini. Dunia digital yang gesit ini membutuhkan lari yang kencang dan efisien. Sekali lepas atau hilang momentum untuk berlari, butuh waktu yang lama untuk mengejar ketertinggalan itu.

Jadi, akan berlari sampai ke mana Tokopedia nantinya?

Penulis: Isidorus Rio Turangga Budi Satria
Editor: Audian Laili

BACA JUGA Survei: Tokopedia Paling Memuaskan Pengguna, Salip 5 Marketplace Lain

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Agustus 2022 oleh

Tags: gen zmarketplaceMilenialtokopedia
Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Dulu nulis bola, sekarang nulis tekno.

ArtikelTerkait

Menjadi Buruh Pabrik Adalah Keputusan Terburuk dalam Hidup Saya, Pantas Gen Z Tidak Betah

Menjadi Buruh Pabrik Adalah Keputusan Terburuk dalam Hidup Saya, Pantas Gen Z Tidak Betah

10 Mei 2025
5 Fungsi TV Bagi Milenial yang Udah Stop Nonton Sinetron Terminal Mojok

5 Fungsi TV Bagi Milenial yang Udah Stop Nonton Sinetron

6 Januari 2021
7 Ide Hampers Natal buat Orang Tersayang Terminal Mojok

7 Ide Hampers Natal buat Orang Tersayang

25 November 2022
jakarta selatan

Here’s Bumi Manusia for Millenials Jakarta Selatan

19 Agustus 2019
Hei Olshop yang Sering Bilang “Cek DM”: Kalian Niat Jualan Nggak, sih?

Hei Olshop yang Sering Bilang “Cek DM”: Kalian Niat Jualan Nggak, sih?

4 Maret 2020
10 Rekomendasi Hampers Lebaran yang Bisa Kamu Temukan di Tokopedia Terminal Mojok

10 Rekomendasi Seller Hampers Lebaran di Tokopedia

12 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Stasiun Indro Bikin Gresik Jadi Daerah Industri yang Terlihat Menyedihkan Mojok.co

Stasiun Indro yang Menyedihkan Membuat Kota Industri Gresik Jadi Terlihat Payah

27 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.