Tips Untuk Kamu Yang Baru Berkunjung Ke Kedai Kopi – Terminal Mojok

Tips Untuk Kamu Yang Baru Berkunjung Ke Kedai Kopi

Artikel

Avatar

Beberapa waktu belakangan mulai ramai dan mulai berkembang kebiasaan-kebiasaan baru anak muda yang satu ini. Apalagi kalau bukan nongkrong di kedai kopi—atau yang lebih sering kita dengar dengan coffee shop—yang kekinian dan instagramable. Soal rasa dan kualitas kopi yang disajikan ya nomer sekianlah—yang penting bisa upload foto atau sekedar bikin Instagram Story.

Setelah saya melakukan survei rahasia—ternyata 85% dari orang-orang seperti kamu ini berkunjung ke coffee shop hanya untuk ikut-ikutan gaul dan berujung pada penyesalan karena salah pesan menu dengan harga yang relatif lebih mahal.

Saya yang kebetulan baru saja menggeluti bisnis kedai kopi selama setahun ke belakang merasa ikut andil untuk bertanggung jawab atas semua yang terjadi pada lifestyle yang satu ini. Lho kenapa? Jadi gini, sebagian besar anak muda gaul ini hanya ikut-ikutan tren saja, mereka seringkali merasa menyesal setelah menikmati kopi yang mereka pesan karena ketidaktahuan mereka tentang kopi dan segala tetek bengeknya. Maka dari itu, saya akan mencoba berbagi beberapa tips (yang siapa tau) bermanfaat bagi kamu semua.

Yang pertama, kalau kamu bener-bener nggak ngerti macam-macam kopi pastikan kamu dateng ke kedai kopi dengan temanmu yang sudah sedikit paham. Karena ketika kamu nggak tau harus pesan apa—kamu bisa konsultasi ke temanmu itu. Setidaknya dia akan kasih kamu referensi menu apa yang harus kamu pesan.

Baca Juga:  6 Celetukan yang Sering Keluar Saat Nonton Film Horor

Kedua, kalau kamu seorang single fighter—yang tiap kemana-mana selalu sendirian—kamu bisa tanya ke tukang seduh kopi di kedai yang kamu kunjungi. Kamu bisa tanya rekomendasi menu sekaligus ngobrol ringan sembari dia menyiapkan pesananmu. Karena kebanyakan kedai kopi sudah banyak menggunakan konsep streetbar yang mana kamu bisa duduk di kursi yang berhadapan langsung dengan tukang seduh kopinya.

Lanjut ketiga, ini tips untuk kamu yang sebenernya bukan penikmat kopi tapi mau ikut kekinian dan nggak mau kalah dengan temanmu yang selalu unggah foto di berbeda kedai kopi di setiap unggahannya. Saya punya rekomendasi menu kopi yang hampir selalu ada di setiap kedai kopi manapun. Udah ada yang tau? Iyap betul—es kopi susu. Nggak perlu diperdebatkan, itu adalah menu yang hampir pasti selalu ada di setiap kedai kopi. Ini akan membantu kamu yang bukan penikmat kopi, karena rasa kopi yang tipis dan didominasi oleh susu.

Keempat, untuk kamu yang baru mengenal kopi jangan sekali-kali memesan espresso baik single shot apalagi double shot. Mungkin kamu tahu espresso itu jenis seduhan kopi terkenal yang pernah digunakan untuk nama sebuah permen kopi yang rasanya manis. Perlu di ketahui bahwa espresso adalah seduhan ekstraksi kopi dengan air panas dibawah tekanan tinggi dan menghasilkan 30 mililiter untuk single shot. Rasanya? Mirip seperti jamu kalau kalian memang belum pernah meneguknya.

Baca Juga:  Rombengan Online di Facebook Adalah Forum Jual Beli Paling Cepat Laku

Yang kelima nih, saat pesanan menu kamu sudah sesuai keinginan dan sudah diantarkan oleh pelayan—jangan lupa untuk menyiapkan kata-kata bijak untuk caption foto yang kamu unggah di Instagram. Untuk soal caption terserah kamu semua dah mau yang seperti apa. Kalau bisa sesuaikan dengan apa yang lagi kamu rasain sekarang agar supaya ada kepuasan batin saat kamu mengunggah fotonya.

Oh iya, jangan lupa untuk menambahkan tagar di caption foto kamu, supaya like dan comment di unggahan kamu banyak, seperti #itscoffeeoclock, #coffeetime, #coffeeholic, #coffeesnob, dan masih banyak lagi.

 

Lima tips saja cukup, kan? Nggak perlu ribet untuk bisa tampil kekinian dan instagramable di era sosial media saat ini. Ya kalau saran saya sih nggak perlu lah kamu iri atau cemburu sama teman-temanmu yang gaul dan kekinian nongkrong di kedai kopi hype dan fancy gitu.

Kamu punya kuasa penuh atas diri kamu sendiri. Jangan sampai kebebasan yang seharusnya kamu miliki malah kalah dengan perasaan iri dan cemburu—yang nggak akan ada habisnya. Justru makin menambah rasa jengkel ketika kamu nggak bisa melebihi teman-temanmu itu.

---
21


Komentar

Comments are closed.