Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tips Nongkrong Hemat Cukup dengan Biaya Goceng

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
27 November 2020
A A
Tips Nongkrong Hemat Cukup dengan Biaya Goceng terminal mojok.co senja dan kopi indie cafe barista

Tips Nongkrong Hemat Cukup dengan Biaya Goceng terminal mojok.co senja dan kopi indie cafe barista

Share on FacebookShare on Twitter

Nongkrong menjadi sebuah gambaran perlunya manusia bersosialisasi. Nongkrong biasanya ya begitu itu. Anda yang sering nongkrong pasti tahu. Anda mungkin suka nongkrong di kafe, angkringan, rumah sendiri, rumah teman, depan mini market, tugu masuk komplek, pos ronda dan masih banyak lagi. Tapi, Anda perlu tahu ada yang namanya mode nongkrong hemat.

Nongkrong memang bisa dibagi menurut orang yang melakukannya. Biasanya dibagi secara mudah yaitu nongkrong orang kaya dan nongkrong orang kere.

Jadi gini, kaya itu kan tergantung sudut pandang. Kaya atau kere itu relatif. Namun, kere lebih sering menjurus ke absolute. Gini saja, kita jangan lihat dari jenis dan jumlah harta benda. Sebab, susah ngitungnya dan saya malas juga cari data. Kita langsung saja berlanjut ke nongkrong hemat model saya dan teman-teman.

Nongkrong jenis ini punya banyak nama. Tapi saya dan kawan-kawan sejawat menyebutnya “nongkrong gocengan”.

Nongkrong hemat jenis ini bisa dilakukan sobat kere ataupun kaya tanpa memandang suku, ras ataupun agama. Semua orang bisa melakukanya.

Nongkrong gocengan biasanya dilakukan saat malam. Kami bukan pemuda yang suka minuman beralkohol. Kami pemuda pencinta kopi secengan dan mie instan beserta sosis sonice. Nongkrong jenis ini sudah ada sejak saya SMP dulu. Beberapa syarat yang harus Anda perhatikan untuk melakukan nongkrong hemat akan saya jabarkan.

#1 Tempat

Kita cari rumah teman yang sepi. Harus sepi karena nongkrong jenis ini bisa sampai pagi. Sebenarnya bisa dilakukan di mana pun selama kita nyaman. Tapi, nongkrong jenis ini asyiknya di rumah temen. Tidak harus rumah yang sultan dan punya kolam renang. Asal punya dapur dan colokan listrik hayuk aja.

Kalau semua rumah teman tak ada yang sedang sepi, ya di dekat pos ronda. Tinggal bawa panci sama teko. Beres mikir tempat lanjut ke syarat yang berikutnya.

Baca Juga:

FamilyMart, Tempat Nongkrong, Momong Anak, dan WFA Terbaik yang Bisa Kalian Coba

Menghitung Waktu Ideal Nongkrong di Coffee Shop jika Memesan Es Teh Seharga 15 Ribu

#2 Gocengan yang hqq

Tak layak jika nongkrong gocengan dilakukan tanpa kehadiran uang kusut Rp5 ribuan. Dikira ngumpulin gocengan mudah. Ada saja anak yang nggak mau ngeluarin iuran. Kan kampret, tiap kumpul pasti nggak bawa duit. Ada juga yang cuma ngasih Rp3.000 atau Rp2.000. 

Tapi, tenang, selalu ada anak sultan yang bawa duit lebih. Biasanya si sultan yang begini pasti punya motor matic pemberian ortu. Intinya ngumpulin iuran itu wajib. Nongkrong tanpa sesajen adalah kehancuran. Setelah uang terkumpul salah satu anak harus ada yang turun gunung membeli kopi sachet, mi instan, dan sosis sonais.

#3 Chef dan barista

Di antara teman nongkrong gocengan, pasti ada yang selalu bersedia jadi chef. Tak perlu yang sejago chef Juna, asal bisa masak aja. Tanpa seorang chef yang merangkap barista, bisa kacau nongkrong kita. Kalau anak yang berperan jadichef ini nggak berangkat, pasti mi dan kopi nggak jadi-jadi. Semua orang saling menyuruh karena sedang asyik main hp dan gitar. Kalau sudah begini, biasanya si tuan rumah yang mengalah dan menjadi koki dadakan. Maka dari itu hargailah teman yang jadi chef dan barista. Padahal harusnya kan yang ngerjain adalah anak yang nggak ikut iuran. 

#4 Tanpa hape lebih baik

Hape kadang mengganggu keakraban kita saat nongkrong. Baiknya diganti gitar saja biar bisa nyanyi bareng-bareng. Kalau tak ada gitar pakailah speaker untuk mendengarkan musik sambil saling bercerita tentang hari-hari yang dilewati. Speaker tak perlu yang mahal. Cukup bisa bunyi dan ada bassnya dikit-dikit. Biasanya obrolan diselingi dengan nonton film bareng. Bisa juga sambil gibah dan ngomongin lawan jenis.

Dulu saat saya SMK, hampir tiap malam kami ngobrol banyak hal sambil dengerin lagu Avenged Sevenvold. Nongkrong hemat kala itu saya lakukan bersama teman sekampung, teman sekolah, teman satu band, dll.. Nongkrong hemat jenis ini sekarang sudah tak pernah saya lakukan. 

Tapi, saya lihat adik-adik di kampung saya masih mengamalkanya. Semoga mereka semua bisa menikmati masa nongkrong hematnya dengan baik.

Jadi, buat Anda yang masih sekolah, kuliah, atau baru kerja, nikmatilah masa nongkrong hematmu itu. Percayalah saat anda tertawa dan menikmati kopi secengan bersama teman, anggaplah itu saat nongkrong terakhir Anda. Lakukan nongkrong hemat dengan sebaik mungkin. Sebab, saat anda sudah lebih tua nanti, hal itu akan sulit terulang lagi. Maunya nongkrong di kafe, nongkrong mahal, menghabiskan lebih banyak lagi uang.

BACA JUGA Ronda Adalah Kegiatan yang Paling Sering Kumat-kumatan dan tulisan Bayu Kharisma Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 November 2020 oleh

Tags: Pergaulantempat nongkrong
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

merokok cengkeh ingatan tentang nenek MOJOK.CO

Tips Bergaul dengan Perokok walau Tidak Merokok

24 Juli 2020
Sudut Pandang Anak Rumahan yang Lihat Teman-temannya Hobi Nongkrong terminal mojok.co

Sudut Pandang Anak Rumahan yang Lihat Teman-temannya Hobi Nongkrong

23 November 2020
Indomaret Memang Tempat Nongkrong Terbaik bagi Semua Kalangan

Indomaret Memang Tempat Nongkrong Terbaik bagi Semua Kalangan

17 Mei 2023
Seandainya Lagu 'Surti Tejo' Milik Jamrud Tercipta di Masa Kini terminal mojok.co

Seandainya Lagu ‘Surti Tejo’ Milik Jamrud Tercipta di Masa Kini

2 Maret 2021
Rahasia di Balik Kata 'Rasa' dalam Makanan dan Minuman Kemasan terminal mojok.co

Mari Bersepakat Bahwa Indomaret Lebih Baik Daripada Alfamart

25 Juni 2019
nongkrong

Mau Nongkrong Takut Kere, Tak Ikut Nongkrong Malah Dighibahin, Tuman!

2 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

9 Maret 2026
Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik

Salatiga Tidak Punya Stasiun, Cukup Merepotkan bagi Orang yang Terbiasa Bepergian dengan Kereta Api

10 Maret 2026
5 Fakta Menarik tentang Kebumen yang Tidak Diketahui (Unsplash)

Liburan di Kebumen Itu Aneh, tapi Justru Bisa Jadi Pilihan yang Tepat buat Kita yang Muak dengan Kota Besar

10 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK (Unsplash)

Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK, tapi Masih Bingung Mau Jadi Apa

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.