Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Tips Menghindari Calo di Terminal Bungurasih bagi Newbie agar Tidak Terjebak dan Tertekan

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
1 Maret 2025
A A
Terminal Bungurasih Surabaya Bukan Milik Calo dan Tukang Palak (Unsplash)

Terminal Bungurasih Surabaya Bukan Milik Calo dan Tukang Palak (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak dulu, Terminal Bungurasih sangat terkenal sebagai terminal yang punya wajah yang kurang ramah bagi penumpang bis. Banyak calo, pencopet, hingga penipu, ada di terminal ini. Makanya ketika pertama kali harus naik bis dari terminal ini, saya diminta waspada dan berhati-hati, terutama dengan para calo yang kesannya memaksa, agresif, dan mengintimidasi sehingga bikin nggak nyaman. Sudah begitu, tiket yang mereka tawarkan pun sangat mahal, khususnya pada malam hari.

Seiring perkembangan zaman, sistem dan fasilitas di Terminal Bungurasih memang mengalami perbaikan yang cukup signifikan. Tapi sayangnya, keberadaan para calo tidak serta-merta hilang begitu saja. Mereka masih tetap lestari di dalamnya sehingga membuat para penumpang Bis sebaiknya tetap waspada terhadap tindak-tanduk mereka.

Nah bagi para penumpang bus yang naiknya dari Terminal Bungurasih, ada beberapa strategi yang bisa digunakan agar terbebas dari para calo yang menyebalkan itu. Strategi ini berdasarkan pengalaman saya dan beberapa orang yang sering menghadapi calon di Terminal Bungurasih.

Hafal dan pahami seluk beluk dari Terminal Bungurasih

Penumpang bus yang kebingungan adalah sasaran empuk bagi para calo yang kurang ajar di Terminal Bungurasih. Untuk mengantisipasi hal itu, penumpang setidaknya perlu mencari tahu terlebih dahulu semua tentang terminal satu ini. Mulai dari pintu masuknya, letak loket tiket atau agennya, hingga posisi toiletnya.

Informasi seperti ini mudah diperoleh dari gambar denah terminal yang bertebaran di internet atau video di YouTube. Ketika sudah paham, penumpang jadi lebih percaya diri dan nggak terlihat kebingungan.

Selain itu, penumpang juga jadi meminimalisir terjadinya kontak komunikasi yang berlebihan dengan calo. Kalau misal ditanya, kita bisa menjawab seperlunya dengan lugas dan nggak ragu-ragu.

Tanya semua informasi di petugas resmi yang ada di pintu masuk utama

Kalau nggak sempet nyari informasi detail soal terminalnya, paling tidak tanyakan dengan detail terkait lokasi agen bus kepada petugas resmi yang ada di pintu masuk utama. Biasanya mereka akan terlihat jelas kok karena menggunakan seragam resmi dari dinas perhubungan.

Lebih baik tanya sebelum masuk terminal daripada tanya ketika sudah di dalam. Karena potensi dijadikan sasaran oleh calo sangat besar.

Baca Juga:

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Sidoarjo Mengajarkan Saya untuk Melambat dan Lebih Menikmati Hidup

Gunakan headset selama di Terminal Bungurasih

Salah satu trik yang saya gunakan adalah menggunakan earphone atau headset ketika masuk ke dalam terminal. Penggunaan earphone ini nggak harus selalu sambil dengerin music kok. Nggak mendengar apa pun juga nggak apa-apa. Misalnya kita bisa berpura-pura sambil menerima telpon. Setidaknya ini memberikan kesan bahwa kita memang sedang terburu-buru sehingga tidak mudah diajak ngobrol oleh para calo.

Dan saya rasa, strategi ini cukup efektif. nggak apa-apa dikira sombong, lah dari pada tekor uang dan tenaga? Apalagi harus buang-buang waktu meladeni para calo kan?

Hindari kontak mata atau respon yang berlebihan

Kalau memang pada akhirnya kita harus menghadapi para calo, usahakan tetap tenang dan percaya diri. Hindari kontak mata yang terlalu lama. Karena mereka bisa saja memperdaya dengan mimik yang mengintimidasi atau bahkan memelas. Makin lama kita meladeni mereka, kita akan makin hanyut dalam mantra-mantra persuasif mereka yang memperdaya itu.

Intinya respons sekadarnya dengan sikap yang sedikit cuek. Tapi ingat, tetap dengan tutur bahasa yang sopan dan santun, supaya nggak mengundang amarah mereka.

Jangan ngecek isi dompet di tengah Terminal Bungurasih

Sekali kalian kelihatan berduit, maka calo-calo itu akan mengerubungi kita layaknya semut mengerubungi gula. Dan situasi seperti itu tentu bikin nggak nyaman. Maka dari itu, sebisa mungkin jangan buka dompet sembarang. Kalaupun mau beli sesuatu, sediakan uang beberapa lembar di dalam saku secukupnya sehingga nggak mengundang para calo tersebut.

Kuasai bahasa atau dialek Jawa Timuran

Bagi orang Jawa tapi bukan Jawa Timuran, menirukan dialek Jawa Timuran cukup membantu memberikan kesan bahwa kita adalah orang lokal. Jadi kita seolah menegaskan bahwa saya orang lokal dan paham soal motif-motif kalian itu. Sementara bagi orang luar Jawa, setidaknya ketahui bahasa Jawa yang mengarah pada penolakan, seperti mboten usah (nggak usah), sampun gadha tiket (sudah ada tiket), atau sejenisnya.

Tapi ini opsional sih dan agak ribet, terutama bagi mereka yang berasal dari orang luar Jawa. Apalagi orang Sunda atau orang timur, tentu bahasa Jawanya sangat tidak Njawani karena kurang medok.

Pesan tiket secara online

Paling aman dan ampuh agar bisa terhindar dari para calo adalah memesan tiket secara online, atau kalau udah kenal agennya, ya pesan via daring aja. nggak usah beli di Terminalnya. Jadi ketika tiba di Terminal Bungurasih, kita nggak perlu bingung harus nyari bis atau agen yang mana. Karena biasanya kalau pesan via online, penumpang akan dihubungi beberapa jam sebelum keberangkatan.

Para agen akan langsung memberikan informasi tentang letak loket tiketnya dan posisi bis yang akan dinaiki. Hal itu tentu akan mengurangi potensi interaksi dengan para calo.

Nah itulah beberapa tips atau strategi yang bisa dilakukan agar terhindar dari para calo di Terminal Bungurasih. Setidaknya kalian bisa aman dan nggak menggerutu ketika sudah ada di dalam bis karena tidak dikerjai calo yang kurang ajar menjual tiket dengan harga nggak ngotak.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Paling Sibuk se-Asia Tenggara Itu Nggak Cuma Berisi Calo dan Tukang Palak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Februari 2025 oleh

Tags: calo buspencopetSidoarjoSurabayaterminal bungurasih
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Kalau Ngomong Pakai Bahasa Jonegoroan, Kenapa Harus Diketawain?

Kalau Ngomong Pakai Bahasa Jonegoroan, Kenapa Harus Diketawain?

14 Desember 2019
Penderitaan Kuliah di Semarang dan Surabaya, Kota Mana yang Paling Menyiksa Mahasiswa?

Penderitaan Kuliah di Semarang dan Surabaya, Kota Mana yang Paling Menyiksa Mahasiswa?

13 Oktober 2025
4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Liburan ke Surabaya Mojok.co bandung

Culture Shock Warga Bandung ketika Menjadi Arek Suroboyo: Motoran Pake Sarung? Nasi Goreng Merah?

27 Juni 2025
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

26 Januari 2026
Pasar Dupak Magersari, Wujud Perjuangan Orang Surabaya (Unsplash)

Pasar Dupak Magersari: Potret Nyata Saat Kota Surabaya Tidak Menyediakan Ruang, Warga Pinggiran Membuat Ruangnya Sendiri

6 Januari 2026
4 Jenis Nasi Goreng yang Laris di Surabaya, Bukan Nasi Goreng Biasa!

4 Jenis Nasi Goreng yang Laris di Surabaya, Bukan Nasi Goreng Biasa!

12 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026
Ayam Geprek Sejajar dengan Gudeg Jogja Menjadi Kuliner Khas (Wikimedia Commons)

Mengapresiasi Ayam Geprek Sebagai Kuliner Khas Sejajar dengan Gudeg Jogja

26 Januari 2026
Kopi Klotok Jogja Tidak Buka Cabang (Foto milik Hammam Izzudin)

Kopi Klotok Jogja Tidak Buka Cabang karena Fenomena Ndeso Itu Mewah Tidak Bisa Ditiru

26 Januari 2026
4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

27 Januari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.