Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Tips Apply CV via LinkedIn biar Nggak Cuma Ngetik “Interested” di Kolom Komentar

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
30 April 2021
A A
Tips Apply CV via LinkedIn biar Nggak Cuma Ngetik "Interested" di Kolom Komentar terminal mojok.co

Tips Apply CV via LinkedIn biar Nggak Cuma Ngetik "Interested" di Kolom Komentar terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Di era disruptif seperti sekarang ini, ada banyak cara dalam apply CV ke banyak perusahaan untuk segala posisi yang diinginkan dan sesuai dengan kualifikasi. Di ruang lingkup profesional, LinkedIn menjadi salah satu platform yang populer saat ini karena cukup user friendly dan sangat mudah dalam proses registrasi. Tampilannya cukup menarik karena seperti media sosial pada umumnya. Bisa posting status, story, dan terkoneksi sekaligus berkomunikasi dengan HRD perusahaan secara langsung melalui fitur yang tersedia.

Sampai dengan saat ini, ada banyak sekali HRD yang posting iklan lowongan kerja di akun LinkedIn-nya masing-masing dengan berbagai syarat dan format yang dicantumkan. Bagi kandidat yang berminat dengan lowongan kerja yang diposting, kebanyakan akan diminta untuk apply CV ke email kantor yang sudah dilampirkan. Namun, tidak sedikit pula yang mencantumkan nomor kontak untuk lebih memudahkan.

Berkaitan dengan hal tersebut, sebagai recruiter, saya pun terbiasa posting iklan lowongan kerja yang dibutuhkan perusahaan melalui LinkedIn. Bagi siapa pun yang berminat untuk apply, saya selalu mempersilakan untuk apply CV melalui email resmi kantor yang sudah dicantumkan pada setiap postingan yang dibuat.

Persoalan yang sering kali saya hadapi setelahnya, hampir selalu ada kandidat atau pencari kerja yang merespons di kolom komentar dengan kalimat, “Interested, Pak”, “Berminat”, dan sebangsanya. Maksud saya, jika memang berminat dan ingin coba kirim CV dan/atau surat lamaran, sangat dipersilakan untuk mengikuti format yang sudah dianjurkan sesuai iklan yang di-posting di LinkedIn. Bukan dengan berkomentar, “Interested”, tentunya.

Fenomena seperti ini masih berlanjut sampai dengan saat ini, seakan menjadi kebiasaan yang patut dipertahankan saat ingin menunjukkan ketertarikan sekaligus melamar kerja melalui LinkedIn.

Setiap kali lihat job seeker bilang "Interested" di iklan loker di LinkedIn, rasanya mau bisikin halus:

"Pak / Bu, kenapa gak langsung kirim CV aja? Kan udah tertulis email rekruter!!!!!!" 🥲🥲

— @rekrutmen.co.id (@rekrutmen_idn) April 27, 2021

Entah siapa yang memulai dan bagaimana prosesnya. Nyatanya, cara tersebut cukup populer dilakukan oleh para pencari kerja yang aktif di LinkedIn—meski bagi saya, cara ini sangat tidak disarankan. Sebab, pada dasarnya, paling aman jika kirim CV sesuai format atau prosedur yang ditentukan oleh HRD. Agar lebih mudah saat menyortir CV kandidat yang sesuai dengan kualifikasi.

Percaya, deh. Setiap HRD punya prosedur dan formatnya masing-masing saat posting iklan lowongan kerja. Ini untuk meminimalisir apply CV atau melamar di luar dari format yang sudah ditentukan. Kalaupun tetap ngotot melakukan hal tersebut, konsekuensinya akan memperkecil peluang kalian untuk terpilih mengikuti proses awal dari HRD.

Baca Juga:

Bukannya Upgrade Diri, Malah Nyalahin dan Bilang LinkedIn Aplikasi Toksik, Aneh!

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Dibanding melakukan sesuatu yang over-inisiatif—dengan memberi komentar “Interested” tapi tidak memberi dampak apa pun—saya punya saran yang lebih bisa dipertanggungjawabkan dan sangat mungkin dilakukan, semisal kalian tertarik dengan iklan lowongan kerja yang di-posting di LinkedIn.

Pertama, hindari berkomentar “interested” jika tidak diminta/menjadi persyaratan dari HRD. Akan lebih baik jika add profil HRD di LinkedIn, lalu menyapa via fitur message dengan sopan dan sebagaimana mestinya. Perkenalkan diri, beritahu skill yang dimiliki, juga pernyataan bahwa kalian tertarik dengan posisi tersebut. Ingat, hindari penggunaan “P” jika belum direspons oleh HRD terkait. Pokoknya, jangan.

Kedua, kalaupun HRD lupa mencantumkan format untuk submit CV, dibanding hanya berkomentar “interested” akan lebih profesional jika bertanya tentang format kirim CV atau prosedur yang harus dipenuhi. Dalam hal ini, kata “interested” tidak akan memberi dampak yang signifikan. Opsi lain, kalian bisa juga add profil HRD yang dituju, lalu kirim pesan bersamaan dengan CV kalian. Tunjukkan bahwa kalian memang antusias untuk mengikuti proses seleksi karyawan di perusahaan tersebut.

Ketiga, jika ada seseorang yang kurang jelas juntrungannya, posting info lowongan kerja, tapi tidak ada nomor kontak atau alamat email khusus, lalu malah meminta kalian untuk memberi respons di kolom komentar dengan kata “interested”, “berminat”, termasuk, “Tolong cek profil saya, Pak” dan lain sebagainya, sebaiknya jangan diikuti.

Lagipula, bagaimana caranya orang tersebut bisa menentukan profil para pelamar kerja cocok dengan kualifikasi yang dibutuhkan hanya bermodalkan kata “interested”? Screening profil-nya gimana gitu? Oke, bisa dengan mengklik profil LinkedIn satu per satu. Namun, uji validitasnya bagaimana dan seperti apa?

FYI, hati-hati dengan hal sebangsa itu. Alih-alih di-review untuk proses interview, akun yang menyarankan untuk memberi respons “interested” di kolom komentar malah hanya ingin memanfaatkan moment agar engagement profilnya di LinkedIn naik. Ya, sistemnya sebelas-dua belas lah dengan momen, “Ketik 1 di kolom komentar agar kalian masuk surga.”

BACA JUGA Suka Duka Jasa Pembuat CV dan Surat Lamaran Kerja: Nggak Lolos Seleksi Dicerca, Giliran Sukses Dianggap Biasa dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2021 oleh

Tags: cvkarierLinkedInlowongan pekerjaan
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Menerka Isi Profil Kak Ros Upin Ipin di LinkedIn

Menerka Isi Profil Kak Ros “Upin Ipin” di LinkedIn

16 November 2023
cara menyusun cv cara memakai linkedin stafsus presiden staf khusus kontroversi billy mambrasar linkedin west wing white house gedung putih as hujatan netizen bio mojok

Kenapa Stafsus & CEO seperti Billy Mambrasar Sampai Perlu Punya Akun LinkedIn?

18 April 2020
Ada yang Salah dengan Anggapan Lulus SMA Harus Kuliah, Lalu Kerja

Ada yang Salah dengan Anggapan Lulus SMA Harus Kuliah atau Kerja

6 Mei 2022
pelamar kerja wawancara kerja lamaran kerja calon karyawan surat lamaran cv copas melamar kerja mojok.co

Menerka Mana yang Lebih Efektif: Melamar Pekerjaan secara Online atau Konvensional?

10 Oktober 2020
dunia kerja lowongan kerja perusahaan info lowongan pekerjaan IPK Plus Minus Posting CV di Media Sosial bagi Pelamar Kerja terminal mojok.co bikin cv lamaran kerja desain kreatif

Cara Menyiasati Syarat ‘Berasal dari Universitas Ternama’ pada Info Lowongan Pekerjaan

12 Juni 2021
witing tresno jalaran soko kulino atlet bucin pengalaman selingkuh pacaran dari sudut pandang laki-laki mojok.co

Dari Sekian Banyak Atlet Bucin, kok yang Dipermasalahin Cuma Atlet Sepak Bola ya?

16 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Buat Anak Organisasi Mahasiswa, Berhenti Bolos Masuk Kelas, Kegiatanmu Tidak Sepenting Itu!

Wajar Banget kalau Mahasiswa Sekarang Mikir 2 Kali Sebelum Masuk Organisasi Mahasiswa

7 Januari 2026
4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7 Mojok.co

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7

10 Januari 2026
Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA Mojok.co

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

9 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026
Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

7 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa
  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku
  • Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji
  • Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi
  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.