Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Suka Duka Jasa Pembuat CV dan Surat Lamaran Kerja: Nggak Lolos Seleksi Dicerca, Giliran Sukses Dianggap Biasa

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
23 April 2021
A A
Suka Duka Jasa Pembuat CV dan Surat Lamaran Kerja_ Nggak Lolos Seleksi Dicerca, Giliran Sukses Dianggap Biasa terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Di zaman serba instan ini, segala usaha yang berfokus pada penawaran jasa diminati oleh banyak kalangan. GoFood menjadi contoh sempurna dari premis yang dimaksud. Alasannya sederhana, dengan GoFood, semuanya menjadi lebih praktis dan efisien. Tinggal menunggu makanan yang diinginkan datang tanpa harus datang ke restoran secara langsung. Dalam ruang lingkup pekerjaan, ada juga usaha dalam bentuk jasa yang diciptakan oleh banyak orang, yakni jasa pembuat CV dan surat lamaran kerja.

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa, “Ngapain bikin CV sampai harus minta buatin ke orang lain? Bayar pula. Cari kerja bukannya dapat duit, malah harus ngeluarin duit di awal.”

ADVERTISEMENT

Ya gimana, ya. Namanya juga jasa, menawarkan kemudahan bagi siapa saja yang membutuhkan. Alasan seseorang membuat CV melalui jasa pembuat CV pun beragam. Ada yang memang kurang terampil, nggak punya waktu luang, hingga alasan nggak mau ribet saja gitu.

Bukan tanpa alasan saya mengetahui hal tersebut. Melalui beberapa informan yang menawarkan jasa pembuatan CV kepada siapa pun yang membutuhkan, mereka bercerita tentang bagaimana proses pengerjaan dari awal hingga akhir, sesuai dengan permintaan yang diajukan oleh para pelanggan.

Untuk menggali informasi lebih dalam lagi, saya berdiskusi dengan dua orang kenalan yang sudah menjalankan usaha ini selama kurang lebih dua tahun. Sebut saja Lala dan Lele.

Lala dan Lele menjadikan jasa pembuatan CV sebagai usaha sampingan. Lantaran keduanya masih aktif bekerja sebagai karyawan di suatu perusahaan. Keduanya akan aktif menggarap CV yang diinginkan pelanggan saat ada pesanan.

Mereka berdua mengaku terbiasa membuat CV untuk berbagai posisi. Menurut Lala, “Toh, semua CV formatnya kurang lebih sama, yang membedakan hanya isinya saja. Jadi, tinggal edit sesuai permintaan.” Sedangkan Lele punya pendapat lain. Baginya, tingkat kesulitan dalam membuat CV tiap orang selalu berbeda dan menyesuaikan rincian pesanannya.

Sampai dengan saat ini, mereka berdua mengaku biasa menerima pesananan pembuatan CV paling tinggi untuk level leader/supervisor. Kebanyakan untuk level staf. Cara pemasarannya pun sederhana: dari mulut ke mulut, posting di Instastory, dan status WhatsApp.

Baca Juga:

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Mereka berdua punya pemikiran yang sama soal strategi dalam menjalankan usaha ini: targetnya adalah kerabat terdekat. Toh, kalau ada yang puas dengan hasilnya, informasi biasa disebar kembali oleh pelanggan melalui mulut ke mulut, dan berujung kepada pesan singkat berisikan, “Maaf, Bang. Kata si A, bisa bikin CV, ya? Saya mau juga, Bang. Tarifnya berapa, ya?”

Bicara soal tarif, antara Lala dan Lele mematok harga yang berbeda. Untuk satu CV, Lala memberi harga Rp50 ribu dengan opsi revisi hingga sesuai dengan yang diinginkan pelanggan. Selain itu, Lala juga membebaskan terkait desain. Apakah pelanggan yang menentukan atau dibebaskan kepada Lala.

Menurut Lala, Rp50 ribu terbilang masih terjangkau untuk pembuatan CV dengan revisi berkali-kali. Di luar sana, dengan jasa yang sama, masih banyak yang mematok tarif lebih dari itu dengan kisaran harga sampai dengan Rp150 ribu.

Lain Lala, lain juga ketentuan yang diterapkan oleh Lele. Lele memberi harga pembuatan per CV Rp20 ribu, tanpa revisi mayor. Selain itu, desain yang ditawarkan sudah ada template-nya. Jadi, pelanggan tinggal memilih ingin menggunakan yang mana.

Harga yang dipatok Lele terbilang murah karena menurutnya, hampir semua template-nya sederhana dan nggak ribet. Apalagi tanpa revisi mayor dan hanya menerima revisi minor. Typo, misalnya.

Baik Lala maupun Lele, sama-sama mengaku bahwa usaha sampingan ini cukup menguntungkan bagi mereka untuk penghasilan tambahan. “Lumayan buat jajan tambahan. Beli es kopi susu, beli bensin, atau sekadar isi kuota internet,” kata mereka.

Namun, jangan salah. Selain suka, mereka juga merasakan duka selama menjalani usaha sampingan ini. Saat pelanggan menerima panggilan wawancara kerja sampai dengan diterima bekerja di suatu perusahaan bermodalkan CV yang dipesan dari Lala atau Lele, ada yang berterimakasih karena CV-nya cocok, ada juga yang cuek-cuek saja.

Di sisi lain, ketika tidak kunjung mendapat panggilan kerja dari perusahaan mana pun, hampir selalu ada pelanggan yang komplain sambil misuh-misuh via chat. Anggapannya, CV yang sudah dibuat nggak bagus dan nggak menarik perhatian HRD. Ada juga yang CV-nya dilirik HRD, tapi tidak lolos wawancara kerja.

Lah, para pelanggan yang juga para pencari kerja ini lupa, ya, mau bagaimanapun, dalam prosesnya, hasil akhir dari suatu proses seleksi karyawan kan tergantung kalian masing-masing, bukan jasa pembuat CV. Apalagi jika sudah sampai diundang wawancara atau psikotes oleh HRD.

BACA JUGA PKWT dan PKWTT Itu Beda! Sebagai Calon Karyawan, Kamu Jangan Sampai Salah dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2021 oleh

Tags: bikin cvcvHRDjasalamaran kerjapenawaran jasa
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

3 Jasa Unik yang Tidak Saya Sangka Dijual di Threads, dari Jaga Orang Sakit sampai Gendong Anak

3 Jasa Unik yang Tidak Saya Sangka Dijual di Threads, dari Jaga Orang Sakit sampai Gendong Anak

17 Juli 2025
alternatif profesi di era media sosial mojok

4 Alternatif Profesi di Era Media Sosial yang Bisa Dilamar oleh Lulusan Semua Jurusan

3 Agustus 2021
Proses Layoff Memang Nggak Pernah Mudah, Termasuk bagi para HRD dan Perusahaan Terminal Mojok.co

Proses Layoff Memang Nggak Pernah Mudah, Termasuk bagi para HRD dan Perusahaan

25 Mei 2022
Jangan Ngiler Gaji 2 Digit dan Posisi Manager! Fresh Graduate Perlu Tahu 3 Hal Berikut Terminal Mojok

Memangnya Kenapa Kalau Fresh Graduate Melakukan Negosiasi Sekaligus Punya Obsesi Gaji yang Tinggi?

13 Agustus 2023
Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega

Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja: Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega

14 Agustus 2024
Panduan Mengikuti Wawancara Kerja dengan Metode FGD biar Hasilnya Lebih Maksimal terminal mojok

Panduan Mengikuti Wawancara Kerja dengan Metode FGD biar Hasilnya Lebih Maksimal

12 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara

15 Juli 2026
Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

18 Juli 2026
Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya Mojok.co

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya

19 Juli 2026
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran

15 Juli 2026
Motor matic itu kutukan yang selalu rusak kalau saya punya uang (Unsplash)

Saya curiga, motor matic punya indra penciuman terhadap saldo rekening karena selalu rusak ketika saya punya uang

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.