Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tuhan Menutup Aib Kita, tapi Wartawan Gosip Tidak

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
23 April 2021
A A
wartawan gosip artis lambe turah mojok

wartawan gosip artis lambe turah mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Keretakan rumah tangga Sule menemui babak baru. Akhirnya, nenek Natalie—istri Sule, bukan assassin—buka suara tentang tabiat Sule. Saya baru baca berita tersebut, dan saya benar-benar takjub. Maksudnya, takjub amat sama wartawan gosip yang tega bener gali rahasia orang lain.

Gila aja, demi berita perceraian saja, mereka rela bertindak macam detektif. Saya yakin kalau wartawan gosip itu kerja buat Avengers, dah ketahuan tuh kalau Zemo adalah biang di balik kematian T’Chaka. Nggak perlu itu mereka berantem di bandara, ganggu orang lagi nongkrong aja di pinggiran.

Eh, di luar negeri gitu sekitar bandara ada yang jual cilok nggak ya?

Di sini saya nggak sedang bahas rumah tangga Sule. Bodo amat lah ya dia mau cerai, mau kagak, mau nambah istri, persetan. Urusan rumah tangga orang ngapain dah kita urus. Yang saya mau bahas adalah perkara absurdnya wartawan gosip ketika mengejar informasi.

Level pencarian informasi mereka saya anggap sudah selevel detektif. Anggap saja kayak detektif KPK. Mereka akan mencari informasi lewat jaringan-jaringan yang ada. Ya kalau detektif KPK mungkin nanyain orang-orang di sekitar terduga tersangka, kalau wartawan gosip bisa nanyain dari keluarga sampai tukang sayur. Masih wajar, sampai di sini.

Tetapi, mungkin ini bedanya wartawan gosip dengan detektif KPK. Kalau detektif KPK, saya yakin mereka nggak akan nanya orang random perkara isu yang ada. Tapi, kalau wartawan gosip, mereka bisa tanya pendapat orang yang benar-benar nggak ada hubungannya dengan berita yang ada.

Kita nggak sekali dua kali melihat berita macam “Retaknya rumah tangga Naruto, inilah pendapat dari Tanjiro Kamado”, “Cristiano Ronaldo pisah ranjang, inilah pendapat Ivan Gunawan”. Itulah maksud saya, orang random dimintai pendapat. Demi apa? Ya demi klik, dan pemburu bangkai nyatanya suka sekali dengan berita macam itu.

Apakah hal ini benar untuk dilakukan? Tergantung. Kalau Anda adalah pengikut Lambe Turah, melihat wartawan bekerja seperti itu Anda pasti menganggap itu benar. Tapi, kalau bicara common sense, hal itu amat buruk dilakukan.

Baca Juga:

Membayangkan Yeo Jeong Woo di Drama Korea Doctor Slump Tinggal di Indonesia: Tersandung Kasus Malapraktik dan Masuk Lambe Turah

Working Mom Mending Tinggal di Perumahan agar Terhindar dari Tetangga Nyinyir

Coba ngana bayangkan. Nenek Nathalie ditanyain perkara rumah tangga cucunya, opo yo patut? Garis privasi dilanggar demi sensasi. Saya tidak bisa membayangkan jika suatu saat nanti ada artis baru naik daun dan tiba-tiba keluarganya dicecar informasi seperti ini.

Bahwa berita tentang artis itu adalah hal yang dicari banyak orang, jelas. Tapi, ketika wartawan gosip bertindak absurd seperti mewawancarai nenek sang artis, saya pikir itu sudah seharusnya dikecam. Ketika kau mulai berani mengejar anggota keluarga agar membuka informasi yang harusnya mereka simpan rapat, tak ada lagi batas yang bisa menahanmu.

Informasi perceraian, rumah tangga, skandal para artis tak punya urgensi yang mendesak untuk disebarkan. Andaikan Sule dan Nathalie memang punya masalah, bukan berarti satu Indonesia harus tahu dan berkomentar. Menjadi publik figur bukan berarti menjadi hewan yang harus siap dicabik-cabik oleh predator kapan saja.

Sebab, jujur saja, sebenarnya kehidupan artis itu nggak menarik-menarik amat. Perbedaan mereka dengan kita manusia biasa ini hanya di perkara popularitas dan kekayaan. Mereka berak, mereka terpeleset, mereka punya rambut baru, itu bukanlah hal yang seharusnya diwartakan kepada seluruh penduduk Indonesia.

Jujur saja, berita macam Syahrini ganti hape, keretakan rumah tangga Sule, atau gosip murahan dari Lambe Turah itu tak ada faedahnya untuk kehidupan. Membaca hal-hal tersebut hanyalah membuat sel-sel di otak kita bunuh diri massal. Sejujurnya, kalian sebenarnya nggak butuh berita-berita seperti itu kan?

Wartawan gosip mencari berita dengan cara absurd seperti itu tentu karena tuntutan pekerjaan. Tapi, selama tidak ada demand, dan tidak membiarkan demand diciptakan dengan aturan yang jelas, berita gosip murahan lambat laun akan menghilang. Ini kalau saya ditanya solusi lho, walau saya sendiri nggak yakin itu akan berhasil.

Tapi, saya sih optimis, bahwa suatu saat nanti, berita seperti ini akan mati karena tak lagi diminati. Dan jujur saja, saya menunggu hari itu datang.

BACA JUGA Pertempuran Ikan Asin Antara Hotman Paris dan Galih Ginanjar dan artikel Rizky Prasetya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2021 oleh

Tags: GosipLambe Turahperceraian artisskandal artisWartawan gosip
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

tipe ibu-ibu tetangga gosip mojok

3 Jenis Ibu-ibu Tetangga yang Harus Anda Hindari

16 Agustus 2021
bipolar disorder depresi penyakit mental masa lalu mojok

Masa Lalu Orang Bukan Konsumsi Umum, Gaes!

18 Oktober 2020
ikan asin

Pertempuran Ikan Asin Antara Hotman Paris dan Galih Ginanjar

27 Juni 2019
Skandal Kim Seon Ho dan Kenyataan Cancel Culture dalam Budaya Populer Korea Selatan terminal mojok

Skandal Kim Seon Ho dan Sadisnya Cancel Culture di Korea Selatan

21 Oktober 2021
mulut

Mulutmu Harimaumu: Aduh Mbak, Awas Badan Binasa

24 Juni 2019
hamil di luar nikah

Menuduh Orang Lain Hamil Di Luar Nikah Padahal Dia yang Belum Paham HPHT

25 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.