Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Citilink Adalah Maskapai Lokal Terbaik Saat Ini

Firdaus Deni Febriansyah oleh Firdaus Deni Febriansyah
24 April 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Citilink merupakan maskapai penerbangan yang merupakan anak perusahaan dari Garuda Indonesia. Untuk Anda yang belum pernah naik pesawat, ciri khas badan pesawatnya adalah didominasi warna putih hijau dan terdapat logo Garuda Indonesia.

Selama 20 tahun lebih hidup di dunia ini, saya pernah merasakan beberapa kali naik pesawat dengan maskapai yang berbeda-beda yakni Star Air, Batavia Air, Lion Air, dan Citilink. Dari semua maskapai yang pernah saya coba tersebut, menurut saya Citilink-lah yang paling bagus karena beberapa hal berikut ini.

#1 Tarifnya tidak terlalu mahal

Berbicara soal harga tiket, Citilink dengan mottonya, “Menawarkan penerbangan dari kota ke kota dengan berbiaya murah (LCC)”, memang betul menawarkan tiket dengan biaya murah. Memang sih bukan yang paling murah, tapi masih cukup terjangkau untuk kalangan menengah seperti saya.

Tarif tiket Citilink saat ini berada di kisaran Rp700 ribu sampai Rp800 ribu untuk penerbangan Jakarta Denpasar. Anda yang berpenghasilan UMR Jakarta, saya yakin mampu secara finansial naik pesawat yang satu ini.

#2 Memberikan pelayanan yang sangat ramah

Sebenarnya semurah apa pun tiketnya, kalau petugas dan pramugarinya nggak ramah dan nggak murah senyum, saya kurang suka juga. Namun, hal tersebut tidak berlaku pada maskapai penerbangan Citilink.

Bagi saya, Citilink telah memberikan pelayanan yang cukup baik kepada penumpangnya. Mulai dari masih di bandara pemberangkatan, di pesawat, hingga turun di bandara tujuan. Saya tidak pernah sekalipun mengalami pelayanan yang buruk dari maskapai ini.

Para pramugara maupun pramugari Citilink sangat murah senyum. Memang, maskapai lain pramugara dan pramugarinya juga tersenyum, tapi bagi saya tetap senyum yang paling tulus adalah senyumnya pramugara dan pramugari Citilink.

Beberapa kali maskapai ini memang pernah delay saat hendak penerbangan, tapi ini lebih disebabkan karena faktor cuaca buruk. Jadi, ya, wajar saja. Daripada maksa berangkat, nyawa saya dan penumpang lain yang jadi taruhannya.

Baca Juga:

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Liburan ke Luar Negeri Bukan Soal Gengsi, tapi Pilihan Masuk Akal karena Tiket Pesawat Domestik Sudah Kelewat Mahal

Selama delay tersebut pihak maskapai tetap bertanggung jawab dengan memberikan makanan kepada calon penumpang. Maskapai ini benar-benar bisa bekerja sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP).

#3 Menghibur dengan pantun

Anda yang sudah pernah naik pesawat Citilink, pasti sudah tau kalau pramugara dan pramugari maskapai berwarna ijo ini sering kali berpantun? Terutama saat kita sudah berada di dalam pesawat. Momen inilah yang paling disukai dan selalu saya tunggu-tunggu setiap naik pesawat Citilink.

Selain menghibur, adanya pantun juga membuat saya tidak mengantuk dan bisa selalu terjaga. Ya, meskipun terkadang ada pantun yang nggak nyambung, tapi nggak masalah. Hal yang terpenting, diri ini bisa terhibur sehingga bisa mengurangi stres akibat memikirkan deadline yang tak kunjung usai.

#4 Merasa nyaman

Masuk ke dalam pesawat, saya merasakan begitu nyaman saat duduk di kursi yang cukup lega. Tidak terlalu sempit yang membuat kaki saya lebih mudah untuk digerakkan.

Nggak hanya itu, proses take off dan landingnya pun juga sangat alus dan seperti tidak ada goncangan sama sekali. Ini pesawatnya yang memang bagus atau pilotnya yang terlalu pro, ya? Ah sudahlah, yang terpenting saya aman dan nyaman terbang bersama Citilink.

#5 Bagasi kabin yang luas

Bagasi kabin yang ada di dalam pesawat terlihat sangat luas membuat saya lebih mudah meletakkan tas yang saya miliki. Nggak ada lagi cerita tas satu penumpang dan penumpang lain saling berhimpitan satu sama lainnya.

Kalau dikira-kira, sih, mungkin ukurannya sekitar 55 x 35 x 25 cm. Pokok segitulah kira-kira, saya kurang tau juga ukuran pastinya. Bagasi kabin yang luas ini juga membuat proses pengambilan barang saat pesawat sudah sampai bandara tujuan jadi lebih mudah dilakukan, nggak sampai berebutan untuk mengambil barang itu.

Bukan maskapai lain sangat buruk kualitasnya, dan bukan pula maskapai Citilink tidak ada kekurangan sama sekali. Setiap maskapai tentu punya plus minusnya masing-masing. Namun, bagi saya Citilink adalah maskapai terbaik berdasarkan pengalaman saya beberapa kali naik pesawat ini ke beberapa daerah di Indonesia.

Kalau Anda lebih suka naik Lion Air atau Batik Air, ya silakan~

BACA JUGA Menanggapi Jagat Maya dan Mahalnya Tiket Pesawat Tidak Perlu Baper dan tulisan Firdaus Deni Febriansyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2021 oleh

Tags: Citilinkpantunpesawatpramugari
Firdaus Deni Febriansyah

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

ArtikelTerkait

10 Pantun Jarjit dalam Upin Ipin dari yang Lucu, Gagal, sampai Bikin Emosi Terminal Mojok

10 Pantun Jarjit dalam Upin Ipin dari yang Lucu, Gagal, sampai Bikin Emosi

9 Desember 2022
Toilet Pesawat, Toilet Paling Nggak Nyaman

Toilet Pesawat, Toilet Paling Nggak Nyaman

4 Mei 2022
Kasta Maskapai Penerbangan yang Paling Tepat Waktu hingga Langganan Delay Mojok.co

Kasta Maskapai Penerbangan yang Paling Tepat Waktu hingga Langganan Delay

23 Agustus 2024
Tiket Pesawat Murah Nggak Melulu Soal Keberuntungan, Ada Tips dan Triknya! Mojok.co

Tiket Pesawat Murah Nggak Melulu Soal Keberuntungan, Ada Tips dan Triknya!

12 Agustus 2024
Perbandingan 2 Maskapai Penguasa Pangsa Pasar Penerbangan Indonesia: Batik Air Masih Lebih Unggul daripada Citilink

Perbandingan 2 Maskapai Lokal Terbaik: Batik Air Masih Lebih Unggul daripada Citilink

14 Maret 2023
8 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Pesawat, Saya Terpaksa Tulis karena Semakin Banyak Penumpang Nggak Peka Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Saat Naik Pesawat, Jangan Lakukan kalau Nggak Mau Dibilang Norak!

30 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026
8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya Mojok.co

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

19 Mei 2026
Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Dosa Jogja kepada Tukang Becak Tradisional: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.