Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tipe-tipe Orang yang Hadir dalam Tahlilan

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
1 Desember 2020
A A
Ketika Orang Aceh Tahlilan di Jakarta

Tipe-tipe Orang yang Hadir dalam Tahlilan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Menghadiri tahlilan merupakan hal yang sudah sangat biasa bagi saya. Apalagi sedari kecil saya dibesarkan dengan kultural NU yang cukup kuat, karena pengaruh dari keluarga dan lingkungan, serta pesantren saya. Saat tahlilan saya tidak hanya fokus membaca surat dan doa saja, melainkan juga iseng-iseng melihat sekitar saya.

Dalam tahlilan saya menemukan beberapa jenis orang yang sangat kelihatan “alasan” mereka datang ke sana. Mulai dari yang sangat kelihatan, sampai yang sangat tipis-tipis kelihatannya. Mungkin memang ini adalah kegiatan gabut, tapi menurut saya ini sangat relate dan sering kali terjadi jika kita sering mengikuti tahlilan.

#1 Paling kencang baca Yasin dan tahlil

Kalau saat tahlilan, pasti selalu ada orang yang seperti ini. Bacanya selalu lantang, apalagi saat pembacaan kalimat tahlil. Seluruh penjuru bisa dengar kali “teriakan” orang tersebut, soalnya keras banget. Yang memimpin tahlil juga kalah suara, mungkin. Entah alasannya karena sungguh-sungguh ikut tahlilan, atau ada alasan lain yang bikin orang-orang macam ini sangat semangat.

Namun, kadang-kadang yang begini biasanya juga anak-anak kecil yang kalau tahlilan teriaknya kenceng minta ampun. Walaupun disuruh santai, tetap hajar terus bacanya kencang banget. Nggak tahu kenapa, ya. Saat kecil rasanya itu bawaannya pengin meledak-ledak, sampai baca surat Yasin dan tahlil saja ikutan teriak-teriak. Hadehhh~

#2 Ngantuk-ngantuk dan ketiduran

Yang begini juga ada. Entah habis begadang atau capek karena sehabis pulang kerja, tapi saya tetap respek dengan orang-orang seperti ini. Walaupun tidur, setidaknya niatnya untuk datang sudah sangat baik, bukan? Soal niat utama mah belakangan. Akan tetapi, kadang-kadang ada juga yang saat pembacaan tahlilan molor saja, eh pas sudah selesai dan doa penutup tiba-tiba bangun. Apalagi kalau sudah diberikan berkat dan makanan, woilah langsung segerrr.

#3 Celingak-celinguk sambil melihat kanan dan kiri

Kalau menemukan orang yang macam ini di tahlilan, ada dua kemungkinan besar yang bisa kita tebak. Pertama, orang tersebut lupa bawa buku yasin sendiri. Walaupun kadang-kadang disediakan, boleh jadi datang telat makanya kehabisan. Kedua, adalah orang Muhammadiyah atau yang tidak pernah ikut tahlilan jadi celingak-celinguk kebingungan. 

Kenapa dengan alasan kedua? Sebab saya sendiri yang pernah melakukan demikian. Maksudnya, saya pernah mengajak teman saya yang seorang Muhammadiyah dan ia sekalipun tidak pernah ikut tahlilan. Jadilah, saat tahlilan kelakuannya begitu. Ia celingak-celinguk sambil melihat sekeliling, seperti orang yang kebingungan. Mungkin dalam benaknya, “Oh jadi ini tahlilan, ya.” 

#4 Tidak dikenal dan bawa plastik kresek

Saat tahlilan kita kadang-kadang pasti melihat orang yang tidak dikenal. Itu wajar, barangkali memang teman atau saudara dari tuan rumah yang tidak sekampung. Tapi, pernah melihat orang-orang yang tidak dikenal dan bawa plastik kresek? Kemungkinan ada dua. Kalau bukan santri, ya, mahasiswa. 

Baca Juga:

Pengalaman Menyenangkan Saya Menjadi Anak dari Bapak NU dan Ibu Muhammadiyah

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

Sebab, hanya kemungkinan dua itu saja yang bakalan bawa kresek. Maklum, namanya juga mahasiswa atau santri, kesempatan nyihaha. Kresek dibawa supaya bisa bawa banyak makanan dan rokok kalau tersedia. Saya sendiri soalnya pernah begitu, saat dulu di pesantren dan setelah jadi mahasiswa. Nggak apa lah, ya. Kan tidak bikin rugi amat, yang penting insyaAllah niat doa dan ikut tahlilan tulus~

#5 Kerjaannya mondar-mandir

Di antara orang-orang yang tahlilan, bahkan saat pembacaan tahlil pasti ada saja orang yang mondar-mandir dan tidak sama sekali yang menegur. Alasannya hanya satu, orang tersebut adalah yang bantu-bantu di dapur untuk makanan orang tahlilan. Kalau ditegur, nanti dia kesel, kita nggak dapat berkat! Wqwqwq. 

Biasanya mereka ini masih ingin ikut tahlilan, tapi duduknya agak mojok biar saat dipanggil langsung siap sedia. Biasanya, mulai mondar-mandir saat penghujung tahlilan. Mulai dah tuh, mondar-mandir balik ke dapur untuk ambil minuman, makanan, sampai berkat untuk dibagikan ke para tamu. Agak capek juga, walaupun sekadar melihatnya. Tapi, saya sendiri juga pernah begitu saat ada tahlilan di kampung saya, memang agak ribet dan susah, ya. Mau tahlilan, tapi ribet di dapur.

#6 Paling banyak bawa makanan

Sudah jelas yang satu ini adalah pemimpin tahlil atau pemuka agama atau yang dituakan di kampung. Biasanya memang orang-orang seperti ini duduk di antara orang-orang biasa, walaupun begitu pasti ditarik ke depan. Lantaran dihormati dan dituakan oleh tuan rumah.

Kalau pemimpin tahlilan memang jelas, ya, karena memimpin tahlil makanya dapat banyak makanan. Sementara yang para tetua atau pemuka agama ini hanya datang, tapi paling banyak makanannya. Kalau tamu biasa hanya air mineral gelas, mereka pasti botolan. Kalau kita dapat berkat satu saja, mereka dikasih lebih dari dua. Memang enak kalau jadi orang berilmu~

Kalau kalian, apakah pernah melihat atau malah jadi salah satunya? 

BACA JUGA Mengapa Ngaji Online Kiai Sepi, padahal Jumlah Santri Tidak Sedikit? dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform Use Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 November 2020 oleh

Tags: Muhammadiyahnutahlilan
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

PSSI, Erick Thohir, AFC, Bali United (M. Wigya Permana Putra via Shutterstock.com)

Pak Erick Thohir, NU Itu Bukan Voters KLB PSSI, Salah Sasaran, Bung!

6 Februari 2023
Usulan supaya Zendo, Ojol Milik Muhammadiyah, Jadi Lebih Manusiawi Mojok.co

Kecewa pada Zendo, Ojol Muhammadiyah yang Kurang Manusiawi

16 Januari 2025
Bersekolah di SMA Muhammadiyah Adalah Salah Satu Keputusan Terbaik yang Pernah Saya Ambil Dalam Hidup Ini

Bersekolah di SMA Muhammadiyah Adalah Salah Satu Keputusan Terbaik yang Pernah Saya Ambil Dalam Hidup Ini

22 Januari 2026
cara menghitung tamu undangan di nganjuk

Begini Cara Warga Nganjuk Menghitung Tamu Hajatan

20 Oktober 2021
Ketika Orang Aceh Tahlilan di Jakarta

4 Alat yang Sering Dipakai sebagai Penghitung Zikir Fida’ pada Tahlilan

30 Januari 2021
Ayahku Adalah Orang Muhammadiyah, tapi Soal Rokok Dia NU Tulen terminal mojok.co

Ayah Saya Adalah Orang Muhammadiyah, tapi Soal Rokok Dia NU Tulen

11 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
ASN Deadwood Memang Sebaiknya Dipecat Saja!

Kalau Ada yang Bilang Semua ASN Kerjanya Nganggur, Sini, Orangnya Suruh Berantem Lawan Saya

30 Maret 2026
Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

28 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.