Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Tipe-Tipe Orang Saat Ikut Seminar

Suci Fitrah Syari oleh Suci Fitrah Syari
5 November 2019
A A
Tipe-Tipe Orang Saat Ikut Seminar
Share on FacebookShare on Twitter

Hari ini saya baru saja mengikuti seminar di salah satu kampus di Yogyakarta. Seperti biasa, saya datang terlambat 30 menit. Karena sudah saya duga, kegiatan mulai 30 menit lebih lama dari waktu yang dibagikan di poster.

Sudah cukup lama saya tidak mengikuti kegiatan mahasiswa seperti ini. Sebab, sudah setahun lamanya tak lagi menyandang status mahasiwa, setelah mendapat gelar sarjana. Nggak usah ngiri, ya~

Nah, karena seminar kali ini umum dan tentunya gratis, maka saya mengagendakan waktu untuk datang. Selain itu, topik yang dikaji juga menarik perhatian saya, dan sekalian menambah pengetahuan otak saya yang sudah lama berjaring laba-laba.

Ketika duduk di kursi, seperti biasa, saya memilih tempat paling bagus (baca: di belakang). Duduk di tempat yang paling bagus, membuat saya bisa dengan jelas mengamati orang-orang yang duduk di hadapan saya. Mengamati gerak-gerik mereka, topik pembicaraannya, gaya berpakaiannnya, dan berbagai hal yang bisa saya amati dengan memanfaatkan panca indra saya dengan sebaik-baiknya.

Sebenarnya, saya sangat ingin bisa fokus, melihat lima pemateri yang ada di depan dengan penjelasan mereka, tapi fokus itu selalu terganggu. Bukan karena saya tak paham apa yang para pemateri sampaikan, karena dari awal hingga akhir menggunakan bahasa Inggris. Akan tetapi, karena dengan jejeran bangku yang ada di depan saya. Hingga akhirnya, selesai kegiatan, saya hanya bisa mencatat tidak lebih dari tiga kalimat pendek saja.

Jika diingat-ingat kembali pemandangan seperti itu sudah sering saya lihat di kegiatan mahasiswa. Tak hanya dilihat, saya juga biasa menjadi salah satu pelakunya. Paling tidak, ada lima tipe orang yang mengikuti seminar dengan berbagai tingkahnya. Penasaran kamu masuk yang mana? Sok Cekidot!

Satu: Kelompok Cuma Pengin Absen

Jika kelas libur hari ini, mana yang akan kamu pilih? Istirahat sambil makan, jalan, nonton drama, atau ikut seminar?

Tentu saja kebanyakan mahasiswa bakal memilih pilihan pertama. Tapi sayangnya, pilihan itu akan berubah pada pilihan kedua jika redaksinya diganti oleh ketua kelas, “Besok mata kuliah pertama nggak masuk, diganti dengan ikut seminar Pak Bejo di Audit. Sekalian absensi di sana.”

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Nah, jadilah pas seminar, dibetah-betahin duduk mengikuti seminar dengan penuh seksama. Pas udah absen, lima menit kemudian komplotan itu menghilang.

Dua: Kelompok Pemburu Sertifikat

Emang ada jenis seperti ini? Oh, ya jelas. Inilah seluk-beluk mengapa biasanya sertifikat seminar atau kegiatan lainnya dibagikan pada akhir kegiatan.

Sertifikat ini berguna banget, khususnya buat mahasiswa yang butuh mengumpulkan banyak poin, sebagai syarat untuk yudisium atau ujian tutup. Nah, poin ini berasal dari sertifikat-sertifikat yang sudah dikumpulkan. Poinnya akan semakin tinggi jika seritifikatnya berasal dari seminar atau kegiatan nasional hingga internasional. Jadi, udah berapa nih poin kamu hingga bisa dapat gelar sarjana?

Tiga: Kelompok Gosip

Nggak perlu ditanya, ini mah nggak hanya di seminar aja, tapi di hidup orang juga banyak. Nah, biasanya pelakunya terdiri dari dua atau sekelompok orang. Topiknya? Jarang banget tentang tema seminar pastinya. Yang ada paling kisah hidup orang kan? Ngaku hayooo?

Empat: Kelompok Tugas

Tentu saja saya tidak masuk dalam kelompok ini. Secara, saya bukan mahasiswa, kan? Eh tapi, emang ada tipe yang seperti ini? Iya ada. Tadi saya liat pakai mata kepala saya sendiri, kok. Rajin banget kan? Jadi mereka tuh bawa laptop, terus ngerjain tugas yang dikasih minggu lalu dan deadline-nya besok. Usut punya usut, ternyata mereka merangkap jadi kelompok absensi juga, Gaes!

Lima: Kelompok Penyimak

Nah, kalau tipe yang ini, datang emang serius nih pengin nambah wawasan. Mereka biasanya suka bawa buku catatan. Menyimak pemateri. Nggak ngomong kanan-kiri. Bukan karena datang sendiri loh, yah. Mereka juga mencatat poin-poin penting yang disampaikan.

Saya termasuk dalam kelompok ini dong: menyimak dengan baik. Menyimak orang yang duduk bareng siapa, orang yang baru dateng pakai baju apa, orang yang ngomong di sebelah bicarain tentang apa. Yah gitu deh. Emang yang disimak agak beda jauh, tapi sama-sama nyimak, kok.

Jadi, itu dia beberapa tipe orang yang datang ikut seminar. Kira-kira kamu masuk yang mana? Nanya saya? Kalau saya mah udah pernah coba semua. Hahaha. Kan udah sarjana. Udah rasain asam manisnya mahasiswa. Eh, nggak boleh ngiri.

BACA JUGA Punya CV Menjulang, tapi Jadi Pembicara Kok Biasa Aja? atau tulisan Suci Fitrah Syari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 November 2019 oleh

Tags: Mahasiswaseminarsertifikat
Suci Fitrah Syari

Suci Fitrah Syari

ArtikelTerkait

5 Istilah di Jurusan Ilmu Politik yang Kerap Disalahpamahi. Sepele sih, tapi Bikin Emosi Mojok.co

5 Istilah di Jurusan Ilmu Politik yang Kerap Disalahpahami. Sepele sih, tapi Bikin Emosi

15 November 2025
10 Fitur Microsoft Word yang Perlu Dikuasai Mahasiswa yang Sedang Skripsi

10 Fitur Microsoft Word yang Perlu Dikuasai Mahasiswa yang Sedang Skripsi

25 Agustus 2024
sastra inggris mojok

3 Pandangan Umum yang Keliru tentang Jurusan Sastra Inggris

9 Juli 2020
Orang Demak Culture Shock ketika Merantau ke Jogja, Ternyata Jogja Nggak Sempurna Mojok.co

Orang Demak Culture Shock ketika Merantau ke Jogja, Ternyata Jogja Nggak Sesempurna Itu

2 Mei 2024
Ngekos di Pogung Sleman Memang Nyaman, asal Bisa Berdamai dengan Jalannya yang Menyesatkan Mojok.co

Ngekos di Pogung Sleman Memang Nyaman, asal Bisa Berdamai dengan Jalannya yang Menyesatkan

18 Juni 2024
4 Hal yang Bikin Saya Iri sama Mahasiswa UNNES

4 Hal yang Bikin Saya Iri sama Mahasiswa UNNES

31 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wisata Wonosobo Enak Dinikmati, tapi Tidak untuk Ditinggali (Unsplashj)

5 Wisata Wonosobo Selain Dieng yang Tak Kalah Indah untuk Dinikmati, meski Nggak Enak untuk Ditinggali

14 Februari 2026
Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Lumpia Semarang Cerita Cinta yang Dibungkus Kulit Tipis (Wikimedia Commons)

Lumpia Semarang: Cerita Cinta Lelaki Tionghoa dan Perempuan Jawa yang Dibungkus Kulit Tipis

14 Februari 2026
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.