Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

The Mist, Film Sci-Fi Horor dengan Ending Paling Brutal

Yunika Putri Annisah oleh Yunika Putri Annisah
25 April 2022
A A
The Mist, Film Sci-Fi Horor dengan Ending Paling Brutal

The Mist, Film Sci-Fi Horor dengan Ending Paling Brutal (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya nobatkan The Mist sebagai film sci-fi horor dengan ending paling brutal. Pedih, Buos.

Siapa sih yang nggak tahu Stephen King? Stephen King adalah salah satu dari sekian banyak penulis kontemporer berprestasi yang telah menerbitkan 64 novel dan lima buku non-fiksi. Novel yang dibuat oleh Stephen King umumnya bergenre horor, fiksi ilmiah, dan fantasi. Karya-karya King sebagian telah diadaptasi menjadi layar lebar. Salah satu karya King yang diadaptasi ke dalam film layar lebar adalah novelet The Mist.

Stephen King (George Korones via Shutterstock.com)

The Mist adalah novelet yang terbit pada 1980, dan diterbitkan oleh Viking Press. The Mist adalah bagian dari antologi Dark Forces. Novelet ini diadaptasi ke dalam film layar lebar pada 2007 oleh sutradara Frank Darabont yang kerap kali menciptakan masterpiece. Sebelumnya Darabont juga pernah mengangkat beberapa novel dan novelet karya Stephen King ke layar lebar, seperti The Shawshank Redemption (1994) dan The Green Mile (1999).

Film The Mist berlatar tempat di Maine yang merupakan kampung halaman Stephen King. Fyi, King sering sekali menggunakan Maine sebagai latar tempat untuk karya-karyanya. The Mist menceritakan tentang suatu pagi setelah badai besar, seorang pelukis bernama David Drayton bersama istrinya yang bernama Stephanie dan anaknya yang bernama Billy melihat keanehan di tengah danau. Terdapat kabut tebal yang perlahan-lahan mendekati daratan. David pun membawa anaknya, Billy untuk membeli persediaan makanan ke supermarket.

Maine (Shutterstock.com)

Tiba-tiba saja kabut tebal yang dilihat David di danau menutupi area supermarket yang membuat semua orang di dalam supermarket panik. Mereka harus bertahan hidup dari ancaman sesuatu yang bersembunyi di balik kabut tebal.

Seperti yang kita ketahui, banyak novel yang diadaptasi jadi film. Tapi, tak semuanya berhasil. Bahkan, banyak yang dibilang jelek pun belum. Untungnya, The Mist tidak berakhir menjadi film adaptasi yang gagal. Darabont, yang berpengalaman menggarap film karya King, mungkin sudah paham formula apa yang harusnya dipakai. Sehingga, film ini bisa berhasil dan bahkan menuai pujian dari Stephen King.

Yang namanya film adaptasi, pasti ada yang diubah. Dan ubahan itu, terkadang, menentukan nasib film tersebut. Film ini pun tak luput dari hal tersebut. Satu hal yang paling mencolok yang diubah oleh Darabont adalah adegan pada ending The Mist. Di novel, ending-nya David dan empat orang lain, termasuk anaknya, terus melaju menggunakan mobil menembus kabut lalu cerita pun selesai. Ending-nya terasa menggantung tanpa ada simpulan yang jelas bagaimana nasib orang-orang yang berada di mobil tersebut.

Peluru (Pixabay.com)

Sedangkan ending di film, David menembak empat orang yang ada di dalam mobil, termasuk anaknya, dengan empat peluru yang tersisa karena putus asa tidak ada tanda-tanda kehadiran bala bantuan. Lalu yang menjadi gongnya adalah tak lama kemudian setelah David menembak empat orang yang ada di dalam mobil, termasuk anaknya, pasukan militer hadir dari balik kabut bersama orang-orang yang berhasil mereka evakuasi, dan bencana kabut tersebut pun berhasil diatasi.

Baca Juga:

Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet 

5 Tayangan Netflix yang Sebaiknya Jangan Ditonton Saat Makan, Bikin Mual!

Ngeri.

Jika mengingat-ingat lagi ending film ini, rasanya saya ingin berteriak. Coba saja jika David sedikit bersabar menunggu beberapa menit lagi, empat nyawa tidak perlu terbuang sia-sia. After taste yang pahit ini sangatlah membekas dalam benak penonton. Meskipun film ini sedih dan sedikit brutal, banyak penonton yang mengapresiasi ending dari film The Mist.

The Mist pun sempat dibuat menjadi sebuah serial pada 2017, tetapi tetap saja hal itu tidak bisa menandingi nama besar filmnya. Jika ingin menonton film The Mist, kalian bisa menontonnya di platform Netflix. 

Penulis: Yunika Putri Annisah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 Rekomendasi Film Indonesia 21+ buat Kalian yang Bermental Baja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 April 2022 oleh

Tags: FilmHororstephen kingthe mist
Yunika Putri Annisah

Yunika Putri Annisah

Teteh-teteh Jurusan Public Relations yang suka film horor dan boyband BTS

ArtikelTerkait

20 Rekomendasi Film Action Terbaik Netflix Bulan November 2023

20 Rekomendasi Film Action Terbaik Netflix Bulan November 2023

16 November 2023
3 Rekomendasi Film tentang Bencana Alam selain 2012 yang Bikin Ngeri Terminal Mojok

3 Rekomendasi Film tentang Bencana Alam selain 2012 yang Bikin Ngeri

29 Mei 2022
Film 'Ayat-Ayat Cinta' Bikin Saya Sempat Terobsesi Jadi Ke-Fahri-Fahrian terminal mojok.co

Film ‘Ayat-Ayat Cinta’ Bikin Saya Sempat Terobsesi Jadi Ke-Fahri-Fahrian

27 April 2021
trailer film

Baru Nonton Trailer Film-nya, Udah Ngegas Aja

19 September 2019
kkn di desa penari

Persamaan Pengalaman KKN Saya dengan KKN di Desa Penari

5 September 2019
5 Film yang Bisa Bikin Parno selain Final Destination

5 Film yang Bisa Bikin Parno selain Final Destination

17 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.