Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Terminal Tawang Alun Jember: Sempat Jadi Primadona, Kini Ditinggal Penggunanya

Anik Sajawi oleh Anik Sajawi
1 Juni 2023
A A
Terminal Tawang Alun Jember: Sempat Jadi Primadona, Kini Ditinggal Penggunanya

Terminal Tawang Alun Jember: Sempat Jadi Primadona, Kini Ditinggal Penggunanya (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Menjadi mahasiswa di Kabupaten Jember, pasti tidak akan asing dengan nama Terminal Tawang Alun, yang terletak di Kecamatan Rambipuji sisi barat kawasan perkotaan Jember. Setidaknya sekali seumur kuliah di Kota Seribu Gumuk, pasti melewati depan terminal ini lantaran letaknya di jalur utama tapal batas Jember dan Lumajang.

Terminal Tawang Alun Jember saat ini yang notabene menjadi Induk (Tipe A) untuk menampung penumpang dari terminal lain seperti di Pakusari dan Jember sebenarnya jadi titik penting. Tapi, kini nasibnya tak lagi sama. Terminal ini, tak lagi seramai dulu.

Jika menilik sejarah, lokasi Terminal Tawang Alun Jember saat ini bukanlah tempat pertama yang digunakan. Pada masa lampau lokasi terminal induk di Jember berada tidak Jauh dari Pasar Tanjung di tengah jantung kota Jember. Lalu pada 1975 aturan berubah dan memindahkan terminal itu ke Kelurahan Gebang di Kecamatan Patrang.

Terminal Tawang Alun Jember berada di lokasi saat ini baru pada 1992 dan bertahan hingga 31 tahun kemudian. Tujuan memindahkan terminal itu lantaran kepadatan di pusat Kota Jember yang tak lagi bersahabat. Untuk menyiasatinya, dibangunlah terminal di sisi barat berjarak delapan kilometer dari terminal induk pertama.

Pada medio 2000-an, harus diakui kalau terminal ini menjadi primadona. Lantaran pilihan moda transportasi kala itu memang terbatas. Namun, ironisnya terminal ini kini ditinggalkan oleh sebagian besar penumpang. Fenomena tersebut menunjukkan perubahan tren dan tantangan yang dihadapi oleh terminal transportasi di era modern seperti saat ini.

Masa kejayaan yang berangsur meredup

Pada masa kejayaannya di medio 2000-an, Terminal Tawang Alun menjadi pusat transportasi di Kabupaten Jember. Ribuan penumpang setiap hari memadati terminal ini, menghubungkan kota dengan berbagai tujuan di dalam dan luar daerah. Pun fasilitas yang memadai, sistem transportasi yang terorganisir, dan berbagai pilihan moda transportasi menjadikan terminal ini sebagai pusat vital bagi mobilitas masyarakat utamanya di wilayah selatan Jawa Timur.

Namun, seiring berjalannya waktu dan kemajuan teknologi transportasi, terminal ini menghadapi tantangan yang signifikan. Peningkatan jumlah kendaraan pribadi, seperti mobil dan sepeda motor. Serta adanya alternatif transportasi seperti travel umum, kereta api yang semakin lebih baik, telah mengubah pola perjalanan masyarakat.

Saat ini lebih banyak orang memilih menggunakan kendaraan pribadi atau layanan transportasi kereta api yang lebih tepat waktu dan nyaman. Inilah yang membuat masa kejayaan Terminal Tawang Alun berangsur meredup hingga akhirnya ditinggal penggunanya.

Baca Juga:

Situbondo, Bondowoso, dan Jember, Tetangga Banyuwangi yang Berisik Nggak Pantas Diberi Respek

Alasan Jember Kota yang Tepat untuk Melanjutkan Kuliah di Jawa Timur

Tidak adanya peremajaan bangunan terminal

Tantangan lain yang dihadapi oleh Terminal Tawang Alun saat ini ialah infrastruktur yang sudah uzur dan kurang mendukung. Fasilitas terminal yang tidak lagi memadai, kurangnya parkir, serta kondisi bangunan yang memerlukan perbaikan, telah membuat penumpang beralih stasiun kereta api yang lebih modern dan nyaman.

Hal tersebut tentunya berdampak pada kepercayaan penumpang terhadap aspek kenyamanan pengguna terminal yang memanfaatkannya untuk bepergian. Bahkan tidak jarang penumpang lebih memilih menunggu bus di luar terminal.

Padahal peremajaan bangunan terminal memiliki beberapa kepentingan yang signifikan. Termasuk memungkinkan peningkatan dan pemeliharaan fasilitas yang ada. Terlihat sepele, tapi efeknya begitu besar.

Baca halaman selanjutnya

Terminal Tawang Alun Jember juga tidak kalah dengan kejahatan yang merugikan penumpang…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 2 Juni 2023 oleh

Tags: jemberprimadonaterminal tawang alun
Anik Sajawi

Anik Sajawi

Anak bungsu ideoligis Jean-Paul Sartre yang menulis untuk keabadian. Gemar menonton drama korea yang sesekali menulis untuk berbagi cerita.

ArtikelTerkait

Stasiun Garahan Jember dan Secuil Kisah Masa Kecil Bersama Pedagang Pecel Pincuk Legendaris

Stasiun Garahan Jember dan Secuil Kisah Masa Kecil Bersama Pedagang Pecel Pincuk Legendaris

14 Juni 2023
Jember Cocok untuk Slow Living asal Hal-hal Ini Diperbaiki Dulu Mojok.co

Jember Cocok untuk Slow Living asal Hal-hal Ini Diperbaiki Dulu

26 Desember 2024
4 Kegiatan Emak-emak di Jember yang Hanya Dilakukan ketika Musim Tembakau Tiba terminal mojok

4 Kegiatan Emak-emak di Jember yang Hanya Dilakukan ketika Musim Tembakau Tiba

17 Agustus 2021
5 Kuliner Khas Jember yang Jarang Dinikmati Orang Jember Asli Terminal Mojok

5 Kuliner Khas Jember yang Jarang Dinikmati Orang Jember Asli

16 Januari 2022
4 Kemungkinan Kenapa Banyuwangi Tidak Diajak Kerja Sama oleh Tiga Kabupaten Tetangganya

4 Kemungkinan Kenapa Banyuwangi Tidak Diajak Kerja Sama oleh Tiga Kabupaten Tetangganya

18 Oktober 2025
4 Rekomendasi Kafe di Jember yang Cocok untuk Healing

4 Rekomendasi Kafe di Jember yang Cocok untuk Menangis

14 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banyu Urip, Kelurahan Paling Menderita di Surabaya (Unsplash)

Banyu Urip Surabaya Kelurahan Paling Menderita, Dibiarkan Kebanjiran Tanpa Menerima Solusi Sejak Dulu

10 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

13 Januari 2026
Niatnya Hemat Kos Murah, Malah Dapat Kamar Bekas Aborsi (Unsplash)

Demi Hemat Ratusan Ribu, Rela Tinggal di Kos Murah yang Ternyata Bekas Aborsi

12 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.