Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tambun, Daerah Salah Urus Korban Pemerintah Kabupaten Bekasi Nggak Serius

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
7 Februari 2024
A A
Tambun, Daerah Salah Urus Korban Pemerintah Kabupaten Bekasi Nggak Serius

Tambun, Daerah Salah Urus Korban Pemerintah Kabupaten Bekasi Nggak Serius (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Kabupaten Bekasi harusnya lebih serius mengurus Tambun biar nggak jadi daerah yang problematik.

Beberapa waktu lalu, di Terminal Mojok, saya pernah menulis tentang desa terbaik di Kabupaten Bekasi. Desa tersebut adalah Telagamurni. Alasan utama menjadikan Telagamurni sebagai desa terbaik bukan karena merupakan kampung halaman saya sendiri. Melainkan fasilitas di desanya cukup lengkap untuk ukuran Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan kali ini, saya mau membahas daerah di Kabupaten Bekasi yang perlu perhatian ekstra pemerintah. Khususnya, pemerintah daerah setempat. Nama daerah di Kabupaten Bekasi yang saya maksud adalah Tambun. Buat orang Jabodetabek, nama Tambun sepertinya sudah tak asing lagi.

Di Tambun Bekasi kerap terjadi berbagai peristiwa yang bikin saya tertegun. Beragam peristiwa tersebut harus segera ditangani pemerintah, tidak bisa tidak. Biar nggak menebak-nebak, saya akan beberkan beberapa kasus di Tambun yang bisa membuat orang tertegun.

Peristiwa intoleran mencederai nama Tambun Bekasi

Di Tambun Kabupaten Bekasi kadang terjadi peristiwa intoleran. Sejak masih berseragam putih abu-abu saja saya kerap mendengar peristiwa intoleran di sini. Salah satu kejadiannya terjadi pada tahun 2012, saat itu ibadah salah satu gereja diganggu oleh sekelompok orang intoleran.

Kejadian serupa kembali terjadi tahun lalu. Kabarnya, ada ketua RT yang mengusik ibadah jemaat gereja. Kejadian ini cukup viral lantaran videonya tersebar di internet.

Karena kejadiannya berulang, pihak Pemkab Bekasi perlu ambil peran supaya kejadian serupa nggak terulang. Kasihan kan saudara-saudara kita lainnya, mau ibadah saja susah.

Terkenal karena tawuran

Kalau di DKI ada Jakarta Timur yang dikenal sebagai kota tawuran, di Kabupaten Bekasi ada Tambun yang juga nggak kalah ramai kabar soal tawurannya. Terutama tawuran antar kelompok pelajar.

Baca Juga:

Perjalanan Pulang Kerja Naik Bus Bekasi-Cikupa, Pahit yang Harus Dijalani Tiap Hari

Sisi Gelap Budak Korporat di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta: Ketika Pekerja Menggadai Kewarasan demi Terlihat Elite

Untuk jejak digital tawuran di Tambun Bekasi nggak perlu susah-susah mencarinya. Bulan lalu juga ada video pelajar tawuran di daerah ini. Parahnya, lokasi tawurannya di dalam kompleks perumahan elite yang seharusnya sudah dijaga ketat oleh pihak keamanan.

Sebenarnya Pemkab Bekasi harus cepat menuntaskan permasalahan ini. Pasalnya, tawuran di Tambun bukan hanya meresahkan masyarakat saja. Tawuran di Tambun Bekasi juga memakan korban jiwa. Masa harus nunggu semakin banyak korban jiwa baru bertindak?

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Kasus bullying yang sadis

Kasus bullying terjadi di mana-mana. Celakanya, salah satu tempat yang paling sering terjadi kasus bullying adalah sekolah. Ya, sekolah yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman dan aman bagi siswa untuk belajar malah jadi neraka bagi sebagian siswa yang dibully.

Kasus pembullyan pun terjadi di Tambun. Namun kasus pembullyan di Tambun ini tingkatnya sadis banget. Korban bullying sampai meninggal dunia. Bahkan sebelum meninggal, kaki korban bullying sampai harus diamputasi. Lebih gawatnya lagi, pelaku dan korban bullying ini masih SD, lho.

Akan tetapi masih ada lagi bagian terburuk dari kasus ini. Bagian tersebut adalah tanggapan pihak sekolah. Salah satu guru SD di sana bilang bahwa pelaku bullying hanya bercanda semata. Kayaknya setan pun salim kalau ketemu guru SD tersebut.

Kasus bullying ini bukan hanya luar biasa parah. Kasus ini juga menjadi sorotan publik. Makanya pemerintah harus hadir untuk mencegah kasus serupa terulang kembali. Serta, sebaiknya, segera memecat tenaga pendidik yang punya logika gila macam guru SD tersebut.

Banjir

Sama halnya dengan Jakarta, momok Tambun Bekasi setiap tahunnya adalah banjir. Banyak sudut di Tambun yang sangat rawan banjir. Bagi orang Tambun, banjir itu kayak koran zaman dulu, sudah menjadi langganan.

Saya tau persis Tambun sering banjir karena om saya menjadi salah satu korbannya. Om saya rumahnya terletak pada salah satu perumahan di Tambun Kabupaten Bekasi. Hampir setiap tahun, om saya dan keluarganya ngungsi ke rumah orang tua. Gara-gara banjir yang menimpa rumahnya.

Anehnya, pemerintah seolah melakukan pembiaran. Sebab, masalah banjir ini tak pernah benar-benar selesai. Belum ada solusi jitu dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah banjir di sini.

Tambun Bekasi tempat balap liar tumbuh subur

Tawuran bukan satu-satunya kenakalan remaja yang sering terjadi di Tambun. Selain tawuran, masih ada kenakalan remaja lain, yaitu balap liar. Jalanan di Tambun Kabupaten Bekasi ini kerap menjadi trek balap liar para remaja.

Memang sejak saya SMA, daerah ini terkenal menjadi tempat balap liar. Jalan Hasanudin, salah satu jalan yang kerap jadi trek balap liar. Bahkan di Jalan Hasanudin, balap liar sampai menutup jalan. Gokil nggak tuh, Gaes?

Saya memiliki angan-angan balap liar hilang dari Tambun. Tapi, bukan dengan pelarangan dan kekerasan. Melainkan memberikan wadah dan tempat yang tepat bagi anak muda Tambun untuk menyalurkan hobi balapannya.

Begitu sekiranya berbagai kejadian di Tambun Bekasi yang membuat saya tertegun. Tulisan ini menjadi pesan bagi Pemkab Bekasi untuk lebih serius mengurus Tambun. Jangan sampai daerah ini menjadi daerah salah urus oleh pemerintah.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Panduan Memperkenalkan Kabupaten Bekasi ke Orang Awam Tanpa Perlu Fafifu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2024 oleh

Tags: bekasiJawa Baratkabupaten bekasipemkab bekasiTambun
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Mengenal Es Sinar Garut, Primadona Es Campur dan Teler Asal Garut yang Merajai Pasar Es Planet Bekasi terminal mojok

Mengenal Es Sinar Garut, Primadona Es Campur dan Teler Asal Garut yang Merajai Pasar Es Planet Bekasi

26 April 2021
Selamat Tinggal Bekasi, Ternyata Semarang Lebih Indah untuk Ditinggali dialek semarang

Selamat Tinggal Bekasi, Ternyata Semarang Lebih Indah untuk Ditinggali

3 April 2023
3 Hal yang Bisa Bikin Warga Tambun Bekasi Bangga

3 Hal yang Bisa Bikin Warga Tambun Bekasi Bangga

3 Oktober 2023
pernikahan adat sunda bekasi campuran bahasa ciri khas budaya akulturasi mojok

Percampuran Budaya Sunda dan Betawi di Pernikahan Orang Bekasi

23 April 2020
Pemindahan Unpad ke Jatinangor Katanya Terinspirasi dari Kota Akademik Tsukuba di Jepang. Tapi kok Gini, ya?

Pemindahan Unpad ke Jatinangor Katanya Terinspirasi dari Kota Akademik Tsukuba di Jepang. Tapi kok Gini, ya?

5 Agustus 2023
bekasi dan jakarta

CLBK Bekasi dan Jakarta: PDKT Terus, Kapan Jadiannya?

27 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah Mojok.co

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah

6 Juli 2026
5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal

5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal, salah satunya bikin malu saja

11 Juli 2026
5 jajanan yang menyadarkan saya kalau Tegal lebih dari sekadar sate kambing Mojok.co

5 jajanan yang menyadarkan saya kalau Tegal lebih dari sekadar sate kambing

8 Juli 2026
Ketika arah mata angin jadi masalah buat orang Jogja di Jakarta (Unsplash)

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

11 Juli 2026
Desa Jangkar, Desa Paling Nyaman di Bangkalan Madura. Menetap Sehari, Langsung Ingin Datang Lagi

Desa Jangkar Bangkalan: desa paling anomali di Madura saat musim kemarau, tapi bikin desa lain cemburu

12 Juli 2026
Universitas Terbuka, Kampus Negeri yang UKT-nya Tidak Kenal Sistem Golongan, Banyak Beasiswa Pula! Mojok.co

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

9 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.