Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Takut Kepencet Like Twitter? Ada 5 Cara Mengatasinya

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
12 Januari 2021
A A
Takut Kepencet Like Twitter Ada 5 Cara Mengatasinya Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Di Twitter beberapa hari belakangan ramai tagar yang menyudutkan akun Fadli Zon. Disinyalir, akun dirinya itu (((nggak sengaja))) memencet tombol like di akun yang berisi konten-konten dewasa. Dalam waktu kurang dari semalam, kejadian ini tentu saja langsung membuat ramai dunia maya, apalagi buzzer yang tidak suka sama si Fadli. Wqwqwq.

Sebagaimana netizen pada umumnya, banyak yang punya pendapat akan hal ini, baik yang pro atau kontra. Ada yang menganggap nge-like akun esek-esek adalah hal lumrah, karena yang bersangkutan juga seorang manusia. Tapi, ada yang bilang itu adalah sebuah kemunafikan lantaran beliau pernah berbicara soal pornografi dan terlihat anti. Makanya, banyak yang kesal dan menghujat blio. Sungguh kasihan. Kasihan, oh kasihan.

Terlepas dari perkara kasus yang sedang menyandung Fadli Zon, sebenarnya nggak sengaja memencet tombol like akun esek-esek adalah hal yang cukup umum. Kenapa saya katakan begitu? Sebab, banyak yang berkomentar lucu atas kejadian tersebut, dan juga pernah merasakan hal yang serupa. Malah banyak yang memberi saran pula. Berkat komentar-komentar netizen tersebut, saya berhasil merangkum tips untuk menghindari ketidaksengajaan memencet tombol like di akun esek-esek. Inilah tipsnya yang tipis-tipis~

#1 Gunakan tangan kiri untuk scrolling

Saran yang paling banyak ditemukan, paling dasar, dan paling mudah adalah dengan menggunakan tangan kiri saat sedang melihat lini masa. Memang sih, menggunakan tangan kanan itu yang paling enak saat sedang melihat lini masa Twitter, tapi sayangnya itulah penyebab paling banyak “ketidaksengajaan” memencet tombol like. 

Kalau menggunakan tangan kiri, justru meminimalkan risiko tersebut. Walaupun nggak sengaja kepencet, paling hanya tombol reply saja, bukan like. Memang agak nggak enak pakai tangan kiri, tapi cukup setimpal untuk menghindari hal-hal yang diinginkan. Lagi pula tangan kanannya kan bisa sambil… Sambil apa hayooo?

#2 Buat second account

Kalau mau lebih leluasa, buatlah akun kedua. Semata-mata agar lebih enak bermain medsos loh, ya. Kalau menggunakan akun utama, biasanya isinya penuh dengan orang-orang dekat yang ada di dunia nyata juga, jadi harus tetap jaga image untuk menghindari hal-hal yang kurang mengenakkan.

Punya akun kedua adalah solusi dari itu. Kita bisa bebas berseliweran di medsos, khususnya Twitter, tanpa khawatir aktivitas kita dilihat oleh orang yang dikenal. Kita bebas ngapain saja, mencuit apa pun, bahkan bebas untuk memencet tombol like apa pun. Termasuk like akun yang “anu-anu”. Wqwqwq~

#3 Gembok akun

Baik di Twitter atau media sosial lainnya, kini sudah ada fitur untuk menggembok akun. Fitur tersebut membatasi akun kita agar nggak bisa dilihat oleh orang-orang yang nggak follow, jadi mereka harus follow terlebih dahulu agar bisa melihat aktivitas media sosial kita. Sebuah fitur yang cocok untuk sebuah “ketidaksengajaan” kan?

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Akun Affiliate yang Jualan Numpang Tragedi Itu Biadab, dan Semoga Nggak Laku!

Memang sih, yang sudah follow akun tetap bisa melihat gerak-gerik di medsos, tapi setidaknya meminimalkan risiko. Lagi-lagi, itu yang penting. Makanya, hati-hati juga dalam mengizinkan orang untuk follow, jika mau menggunakan fitur tersebut. Filter ada di tanganmu sendiri, Bor. Memang sedikit susah sih, tapi namanya usaha nggak ada yang gampang.

#4 Salahkan admin kalau sudah telanjur ketahuan khalayak umum

Cara ini hanya bisa dilakukan oleh akun orang-orang terkenal loh, ya. Kok gitu? Biasanya, orang-orang terkenal dengan jumlah follower yang banyak akan merekrut admin untuk mengelola media sosial miliknya, dan biasanya adminnya nggak cuma satu orang.

Jadi, terkadang kesalahan ada bukan karena pemilik akun asli, melainkan kelalaian dari admin media sosial. Itu pun kalau memang benar-benar salah adminnya. Hahaha. Kalau menggunakan cara ini, kesannya memang sangat cuci tangan sekali. Ya gimana nggak cuci tangan, wong ada “kambing” yang dihitamkan.

Dari banyaknya saran yang diberikan netizen, sebagian besar yang saya rangkum kebanyakan adalah empat di atas. Bahasanya atau cara penyampaian mungkin berbeda-beda setiap orang, tapi tetap saja maksudnya yang saya tangkap hampir mirip tipis-tipis. Wah, sebagai orang Indonesia yang sering kali mengambil hikmah, kejadian macam ini ternyata justru memberikan tips baru yang bisa saya sampaikan kepada kisanak sekalian. Gimana, ada yang mau praktik langsung?

BACA JUGA Mengenal Kalimat-kalimat Template dalam Obrolan Julid dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform Use Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: tombol likeTwitter
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Kenalan dengan Arti 5 Calon Logo IKN biar Nggak Nyinyir Mulu

Kenalan dengan Arti 5 Calon Logo IKN biar Nggak Nyinyir Mulu

8 April 2023
wawancara dengan akun twitter bintik pemilik bintik @bintik_ mojok.co

Wawancara sama Mbaknya si Bintik, Kucing Gemas Penyegar Timeline Twitter

8 September 2020
Suatu Hal yang Harus Dipelajari Netizen dari Kegaduhan Cuitan Ardhito Pramono

Suatu Hal yang Harus Dipelajari Netizen dari Kegaduhan Cuitan Ardhito Pramono

1 Februari 2020
Dea Anugrah dan Betapa Melawan Influencer Itu Nggak Ada Gunanya terminal mojok

Dea Anugrah dan Betapa Melawan Influencer Itu Nggak Ada Gunanya

4 Juni 2021
imam darto mojok

Menalar Logika Ngawur Imam Darto Soal Korupsi Dana Bansos Covid-19

7 Desember 2020
dark jokes mencandai kematian orang akun twitter meninggal dunia didi kmepot ashraf sinclair mojok

Pelajaran dari Kasus Akun Twitter yang Suka Menjadikan Artis Meninggal sebagai Becandaan

6 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ramainya Jogja Sudah Nggak Masuk Akal, bahkan bagi Orang Luar Kota Sekalipun kota jogja

Hal Unik yang Lumrah Terjadi di Perkampungan Padat Penduduk Kota Jogja, dari yang Biasa Saja sampai yang Menyebalkan

8 Januari 2026
4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang "Kalah" dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar Mojok.co

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

11 Januari 2026
Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

8 Januari 2026
Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

10 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.