Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tak Kuat Hadapi Protes, Sejumlah Kampus Sepakat Penuhi Tuntutan UKT Mahasiswa  

Rofii Zuhdi Kurniawan oleh Rofii Zuhdi Kurniawan
24 Juli 2020
A A
Tanggapan buat Netizen yang Ngeluh Prestasi Bidang Agama Tak Pernah Diliput Media terminal mojok.co

Tanggapan buat Netizen yang Ngeluh Prestasi Bidang Agama Tak Pernah Diliput Media terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Awal semester baru di universitas-universitas tak berjalan mulus karena protes pengurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tengah marak yang dilancarkan mahasiswa. Maklum, pandemi COVID-19 berdampak kepada menurunnya penghasilan orang tua mahasiswa sehingga kampus dituntut untuk meringankan biaya UKT atau mengratiskannya selama satu semester ke depan. Ditambah berbagai kegiatan kampus dari mulai ospek hingga kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Dua alasan itu menjadi dasar protes mahasiswa kepada pihak kampus.

Tuntutan mahasiswa tersebut rata-rata berkisar pada tiga isu, yaitu penurunan UKT, transparansi penggunaan UKT, dan pemberian fasilitas atau insentif penunjang pembelajaran online.

Gejala sama ditunjukkan sebagian besar rektorat kampus dengan tidak menggubris tuntutan mahasiswa. Namun, berkat Mendikbud yang diam-diam mengancam akan menghentikan bantuan kepada kampus apabila tidak memenuhi tuntutan mahasiswa, sejumlah kampus mulai ketakutan.

Ancaman juga datang dari Kementerian BUMN yang melarang perusahaan di bawah naungannya untuk bekerja sama dengan kampus yang tidak memenuhi tuntutan mahasiswa. Akhirnya, rektorat beberapa kampus memutuskan berkonsolidasi secara online guna membahas protes mahasiswa.

Berikut hasil kesepakatan rektorat beberapa kampus terkait tiga tuntutan mahasiswa yang rencananya akan diumumkan pada minggu depan:

#1 Penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan diberlakukan selama pembelajaran masih dilakukan secara online

UKT akan kembali normal setelah vaksin Covid-19 didistribusikan sehingga pembelajaran bisa dilakukan secara tatap muka. UKT bagi beberapa kampus yang ikut dalam pertemuan hari ini disepakati akan dipotong sebesar 50 persen-100 persen. Potongan 50 persen berlaku merata bagi seluruh mahasiswa, lalu potongan 100 persen atau gratis diberlakukan bagi mahasiswa semester akhir, mahasiswa kurang mampu, dan mahasiswa yang penghasilan orang tuanya terdampak Covid-19.

#2 Transparansi UKT akan dilakukan guna menunjukkan integritas serta komitmen kampus terhadap pemberantasan KKN

Transparansi penggunaan UKT kampus sudah diwacanakan sejak lama, namun terhambat LPJ yang belum lengkap dari masing-masing fakultas. Transparansi UKT dibuat dalam bentuk file yang berisi data penggunaan UKT, jumlah pemasukan UKT, dan penggunaan sisa dana UKT.

Mahasiswa disarankan membaca Permenristekdikti 39/2017 sebagai pengantar untuk mengetahui dasar pemberian golongan UKT pada masing-masing mahasiswa dan sumber dana kampus selain UKT. File tentang transparansi UKT akan diunggah di website kampus masing-masing.

Baca Juga:

Kuliah di UT Adalah Bentuk Bertahan Paling Tangguh, Kok Bisa?

Stop Mengira Kuliah Online UT Itu Main-main, Kenyataannya Lebih Serius dan Menantang Dibanding Kuliah Konvensional

#3 Pemberian fasilitas atau insentif penunjang pembelajaran online akan diberikan kepada mahasiswa yang memiliki masalah jaringan internet dan keterbatasan ekonomi untuk membeli kuota

Kampus sudah menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah di bawah Kemendagri dan Kemendikbud serta BUMN dan BUMD. Mahasiswa bisa datang ke kantor terkait untuk bisa mengikuti pembelajaran secara online dengan cara menunjukkan KTM dan surat dari kampus.

Terkait teknis pengajuan surat dari kampus untuk bisa memanfaatkan fasilitas instansi pemerintah dan perusahaan, akan disesuaikan dengan sistem birokrasi kampus masing-masing. Jaringan wi-fi dan fasilitas PC di instansi serta perusahaan tersebut diharapkan mampu menunjang mahasiswa dalam pembelajaran online.

Insentif berupa kuota juga akan dilakukan secara merata kepada seluruh mahasiswa melalui kerja sama dengan provider. Kampus dan provider berhasil membuat kesepakatan tentang bantuan kuota sebesar 14 GB/bulan kepada masing-masing mahasiswa.

Ketiga kesepakatan beberapa kampus di atas akan dituangkan pada draf peraturan rektor masing-masing kampus disertai ketentuan yang lebih detail. Mahasiswa dimohon bersabar karena pengumuman secara resmi baru bisa dilakukan minggu depan. Pantengin terus website dan akun media sosial masing-masing kampus kalian.

Sayangnya, kesepakatan di atas hanya diikuti oleh beberapa kampus ternama. Tercatat ada delapan kampus yang sepakat dengan tiga poin di atas, yaitu Akademi Sains Umbulharjo (ASU), Universitas Negeri Carita Harapan (UNCH), Universitas Akuntansi dan Sosial Umum (UASU), Universitas Angkatan Negeri Jaringan Industri dan Relasi (UANJIR), Universitas Wuluwatu Utara (UWU), Universitas Negeri Yogya Utara (UNYU), Institut Teknologi Industri Kayu (ITIK), dan Universitas Pembangunan Industri dan Lokakarya (UPIL).

Nama-nama kampus di atas bukan berada di Indonesia dan hanya ada dalam ranah fiksi. Lagi pula untuk apa sih berharap penurunan UKT, wong pas hari normal saja kampus harus berebut kerja sama dengan BUMN dan BUMS untuk bisa membangun fasilitas kampus. Apalagi pas lagi susah seperti sekarang.

Kampus oh kampus, kamu itu institusi pendidikan bukan perusahaan. Jangan cari laba terus dong, sekali-kali berkorbanlah.

BACA JUGA Mahasiswa Demo UKT, Universitas Jatuhi Sanksi. Demokrasi kok Ngeri dan tulisan Rofi’i Zuhdi Kurniawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Juli 2020 oleh

Tags: kuliah onlineUKTwabah corona
Rofii Zuhdi Kurniawan

Rofii Zuhdi Kurniawan

Mahasiswa S2 yang menjalani perjalanan belajar antara Yogyakarta dan Jakarta, sambil mengumpulkan pengalaman dan sudut pandang dari setiap persinggahan.

ArtikelTerkait

Wahai Bapak Ibu Dosen, Kenapa Sering Sekali Mengganti Jam Kuliah Online Sih? terminal mojok.co

Bapak dan Ibu Dosen, Anjuran Kampus Itu Kuliah Online Bukan Ngasih Tugas

27 Maret 2020
UKT PTN Indonesia Makin Mahal, Mending Kuliah ke 5 Negara Ini Saja. Biaya Kuliah Murah dan Kualitasnya Lebih Baik Mojok.co

UKT PTN Indonesia Makin Mahal, Mending Kuliah ke 5 Negara Ini Aja. Biaya Kuliah Murah dan Kualitasnya Lebih Baik

21 Mei 2024
panduan merawat mobil selama pandemi bengkel mojok.co

Panduan Merawat Mobil yang Jarang Dipakai Gara-gara Pandemi

26 Mei 2020
petasan mercon ramadan rindu cara main anak kompleks beli dilarang mojok

Cara Anak Kompleks Mengadakan Pesta Mercon selama Ramadan

27 April 2020
rektor uny selebgram sutrisna wibawa penurunan ukt penyesuaian ukt unybergerak mojok.co

Gini Amat Rasanya Punya Rektor UNY Nyambi Selebgram seperti Pak Sutrisna Wibawa

8 Juli 2020
Calon Mahasiswa Baru Indonesia Juga Butuh Jeongwaja (Changing Majors) kayak di Korea biar Nggak Dibohongi Kampus dan Prodi

Calon Mahasiswa Baru Indonesia Juga Butuh Jeongwaja (Changing Majors) kayak di Korea biar Nggak Dibohongi Kampus dan Prodi

27 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
Ilustrasi Purwokerto dan Purwakarta, Bikin Kurir Ekspedisi Kena Mental (Unsplash)

Purwokerto dan Purwakarta: Nama Mirip Beda Provinsi yang Bikin Paket Nyasar, Ongkir Membengkak, dan Kurir Ekspedisi Kena Mental

19 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026
Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

14 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.