Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Suzuki Carry 1000, Mobil Serbaguna yang Sering Dipandang Sebelah Mata

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
30 Juli 2023
A A
Suzuki Carry 1000, Mobil Serbaguna yang Sering Dipandang Sebelah Mata

Suzuki Carry 1000, Mobil Serbaguna yang Sering Dipandang Sebelah Mata (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Suzuki Carry 1000 milik keluarga kami dulu kerap dipandang sebelah mata lantaran dianggap tak bertenaga.

Saya dan bapak terkadang menyempatkan untuk sekadar ngobrol bersama di malam hari. Banyak hal yang biasanya kami obrolkan. Salah satunya adalah pengalaman bapak saat masih muda dan perjuangannya untuk bisa membeli sebuah mobil. Kadang, di sela-sela obrolan kami juga membandingkan antara satu merek mobil dengan mobil lainnya. Semua kami bahas, mulai dari suspensi mobil, bahan bakar, hingga perkara ban.

Terhitung sejak awal menikah hingga sekarang, bapak sudah ganti mobil sebanyak dua kali. Mobil pertamanya adalah Suzuki Carry 1000. Sedangkan mobil kedua adalah Suzuki Futura yang pernah saya ceritakan di sini. Kali ini, saya akan membahas mobil pertama bapak yang memiliki jasa besar dalam hidup saya. Mobil itu adalah Suzuki Carry 1000 keluaran tahun 1985 yang kerap dipandang sebelah mata lantaran dianggap tak bertenaga.

Alasan memilih Suzuki Carry 1000

Berdasarkan penuturan bapak saya, blio memutuskan untuk membeli mobil ini karena saya. Kok bisa anak kecil seperti saya menjadi alasan bapak untuk membeli mobil?

Jadi ceritanya begini. Dulu, bapak meminjam mobil Suzuki Carry 1000 dari kakak perempuannya alias bude saya. Saat mobil mau dikembalikan, saya yang masih kecil merengek dan menangis nggak memperbolehkan mobil itu dikembalikan. Selain itu, dulu keluarga kami tengah merintis usaha toko kelontong. Akhirnya setelah mempertimbangkan aspek ekonomi dan manfaat, bapak memutuskan untuk membeli mobil keluaran tahun 1985 tersebut.

Saking luasnya bisa buat menaruh barang kulakan

Meskipun sudah berumur, salah satu faktor yang membuat bapak akhirnya membeli Suzuki Carry 1000 adalah kapasitas mobil ini. Mobil ini mampu menampung sekitar 7 orang dewasa. Dua orang di kursi depan, dua orang di kursi tengah, dan tiga orang di kursi belakang. Kursi tengah memang hanya mampu menampung dua orang lantaran di sebelah pintu tengah ada space kosong yang memudahkan penumpang masuk ke kursi belakang.

Orang tua saya yang memulai usaha toko kelontong memanfaatkan mobil tersebut untuk berbelanja ke daerah Purbalingga kota setiap seminggu sekali. Lantaran barang dagangan yang cukup banyak, sebelum berangkat biasanya bapak melepas jok tengah dan jok belakang. Hal ini dilakukan bapak agar barang dagangan bisa masuk semua ke dalam mobil. Fyi, model jok mobil ini nggak bisa dilipat, makanya tiap mau belanja harus dibongkar dulu.

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Suzuki Aerio, Mobil Bekas yang Masih Layak Dipinang Saat Banyak Orang Beralih ke LCGC

Siapa bilang Suzuki Carry 1000 nggak bertenaga?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2023 oleh

Tags: Mobil Suzukisuzukisuzuki carrySuzuki Carry 1000
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Suzuki Satria Pro Punya Fitur Keren di Balik Bodi yang Tampak Payah Mojok.co

Suzuki Satria Pro Punya Fitur Keren di Balik Bodi yang Tampak Payah

10 November 2025
Suzuki Smash, Motor Kelas Bawah, tapi Melebihi motor Honda (Shutterstock)

Suzuki Smash, Motor Kelas Bawah yang Lebih Berkualitas ketimbang Motor Honda pada Zamannya

9 Desember 2023
Menyiksa Suzuki Shogun Setiap Hari di Jalan Parangtritis Jogja (Unsplash)

Derita Tinggal di Dekat Jalan Parangtritis Jogja, Memaksa Saya Harus Menyiksa Suzuki Shogun Setiap Hari

10 Mei 2025
suzuki spin MOJOK.CO

Suzuki Spin 125: Motor Matik yang Tercipta untuk Melatih Kesabaran

7 Juli 2020
suzuki ecstar motogp joan mir mojok

Penantian Panjang Suzuki di MotoGP Sedikit Lagi Terbayarkan

14 November 2020
Suzuki APV, Mobil Serbaguna yang Siap Diajak Rekasa

Dikasih Sekalipun, Saya Tetap Nggak Mau Punya Suzuki APV, Apa Bedanya sama Gerobak Dikasih Mesin?

18 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.