Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Susahnya Film Horor Indonesia Awal 2023 Tembus Sejuta Penonton

Muhammad Rizal Fikry oleh Muhammad Rizal Fikry
7 Maret 2023
A A
4 Keanehan para Ulama di Film Horor Indonesia Terminal Mojok.co

4 Keanehan para Ulama di Film Horor Indonesia (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semenjak kondisi pandemi mulai membaik, dan bioskop di Indonesia mulai dibuka, jumlah penonton film di bioskop Indonesia meningkat pesat. Masyarakat seperti terbebas dari kekangan dan menonton bioskop menjadi salah satu pelampiasan. Hal itu terlihat dari jumlah penonton bioskop pada 2022 yang meningkat pesat.

Film horor Indonesia bisa dibilang menjadi salah satu genre favorit pada 2022. Berdasarkan data laman filmindonesia.or.id, dari 15 film Indonesia terlaris di 2022, sembilan di antaranya merupakan film horor.

ADVERTISEMENT

Jumlah penonton film horor pada 2022 juga bisa dibilang stabil besar. Terlepas dari KKN di Desa Penari yang tembus 10 juta penonton, film-film lain pun mayoritas dapat penonton di atas satu juta. Tren kebiasaan ini menjadi tanda kalau film horor masih menjadi idola mayoritas penonton film-film lokal.

Berlomba-lomba menakuti penonton

Hal-hal ini tentu saja membuat berbagai rumah produksi dan produser untuk memanfaatkan momen. Mereka terus memproduksi film-film horor. Hasilnya, awal 2023 di bulan Januari dan Februari, film horor Indonesia masih mendominasi daftar rilis.

Tak main-main, nama-nama sutradara besar dan aktor, serta aktris kelas A, turut meramaikan film horor Indonesia di awal 2023. Mulai dari cerita orisinal, adaptasi film klasik, hingga sekuel, semua ada.

Kalau melihat track record di sepanjang 2022, awal 2023 seperti akan menjadi momen untuk terus memanjakan penonton bioskop Indonesia. Deretan film horor yang bertubi-tubi dirilis harusnya bisa melanjutkan rekor-rekor yang sebelumnya pernah dicapai.

Film horor Indonesia tak lagi bertaji?

Namun, yang terjadi malah sebaliknya. Hingga awal Maret 2023, belum ada film horor Indonesia yang mampu mencetak jumlah penonton yang mengesankan. Hingga 6 Maret 2023, menurut data filmindonesia.or.id, baru ada satu judul film horor yang mampu menembus satu juta penonton.

Film Waktu Maghrib hingga 6 Maret 2023 sudah mampu mengumpulkan 1,9 juta penonton. Perolehan tersebut dicapai dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Capaian ini juga didukung dengan hype Waktu Maghrib sebagai film Indonesia pertama di 2023 yang tembus satu juta penonton.

Baca Juga:

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

Review Film Abadi nan Jaya: Layak Dipuji meski Biasa Saja dan Cenderung Basi

Waktu Maghrib merupakan bukti kalau nama besar sebenarnya tidak cukup untuk membuat sebuah film laris. Film ini disutradarai oleh Sidharta Tata. Seorang sutradara debutan untuk film panjang. Sidharta Tata sebelumnya lebih aktif dalam dunia film pendek.

Dari segi pemain pun, Waktu Maghrib tidak dibintangi nama-nama besar. Mayoritas pemerannya nama-nama baru, atau nama-nama lama yang bukan top tier artis, seperti Ali Fikry,  Bima Sena, Andri Mashadi, Aulia Sarah, Sadana Agung, dan Muhammad Abbe.

Kesuksesan Waktu Maghrib dalam menggaet penonton ini belum bisa dilakukan oleh film-film lain. Jarak jumlah penonton dengan film horor lain di awal tahun 2023 malah bisa dibilang sangat jauh dengan Waktu Maghrib. Mayoritas hanya mampu mengumpulkan penonton 50 ribu hingga 200 ribuan.

Penonton film Indonesia melesu?

Sebenarnya, kalau dilihat dari penonton film-film Indonesia di awal 2023, bukan film horor saja yang pendapatan penontonnya terkesan melambat.  Hal ini terjadi di semua genre film. Sebuah sekuel dari franchise populer pun tak mampu menembus satu juta penonton selama masa penayangan hampir satu bulan.

Apakah ini tanda-tanda kalau penonton film Indonesia mulai melesu? Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan tersebut secara pasti. Bisa saja hal ini terjadi karena berbagai isu yang terjadi di akhir tahun 2022.

Isu akan terjadinya resesi di Indonesia kemungkinan besar menjadi salah satu pemicu masyarakat mulai mengerem pengeluaran. Meski demikian, anggapan ini bisa sedikit terbantahkan karena meskipun penonton bioskop melambat, berbagai festival yang berbayar masih tetap ramai penonton.

Perlambatan penonton ini bisa saja terjadi karena perasaan terkekang selama pandemi mungkin saja sudah terobati di tahun 2022 sehingga masyarakat seolah-olah sudah cukup nonton bioskopnya.

Meski demikian, sekarang masih sangat dini untuk menyebut penonton bioskop Indonesia melesu. Masih ada bulan-bulan selanjutnya dan segala sesuatu masih bisa terjadi.

Penulis: Muhammad Rizal Fikry
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pak Erick Thohir, NU Itu Bukan Voters KLB PSSI, Salah Sasaran, Bung!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2023 oleh

Tags: Film Horor Indonesiapenontonsejuta penonton
Muhammad Rizal Fikry

Muhammad Rizal Fikry

Blogger dan penulis lepas yang juga jaga toko alat elektronik.

ArtikelTerkait

Berkat Pagebluk, Jaranan Turonggo Yakso Lahir dan Berkembang di Trenggalek jathilan dongko trenggalek terminal mojok.co

3 Tipe Penonton Jathilan di Kampung Halaman Selain Pura-pura Kesurupan

3 Juli 2021
7 Serial Netflix yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya

7 Serial Netflix yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya

22 Januari 2024
Film Horor Indonesia Overdosis Eksploitasi Agama Islam

Film Horor Indonesia Overdosis Eksploitasi Agama Islam dan Jawa untuk Menakut-nakuti semata Biar Laku

23 Maret 2024
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Review Film Abadi nan Jaya: Layak Dipuji meski Biasa Saja dan Cenderung Basi

Review Film Abadi nan Jaya: Layak Dipuji meski Biasa Saja dan Cenderung Basi

25 Oktober 2025
7 Istilah yang Terdengar Aneh dan Nyeleneh Saat Ngobrolin Drakor, Ada "K-Trauma" hingga "Jadi Umbi" Mojok

7 Istilah yang Terdengar Aneh dan Nyeleneh Saat Ngobrolin Drakor, Ada “K-Trauma” hingga “Jadi Ubi”

23 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026
Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

24 Juni 2026
4 Tempat di Kota Malang yang Butuh Direlokasi karena Memiliki Masalah Terus Berulang

Selamat Datang di Kota Malang, Kota Pendidikan yang Gang Sempitnya Menjadi Sirkuit Uji Nyali Para Pengendara

29 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.